Pasien COVID-19 Sembuh, Terapi Tradisional Cina Dibawa ke Italia

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang apoteker meracik obat tradisional Cina di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Cina di Hefei, Provinsi Anhui, Cina Timur, 24 Februari 2020. Rumah sakit tersebut bertanggung jawab untuk meracik, merebus dan mengirim obat tradisional Cina ke tujuh rumah sakit yang ditunjuk untuk merawat pasien virus Corona di Hefei. Xinhua/Zhou Mu

    Seorang apoteker meracik obat tradisional Cina di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Cina di Hefei, Provinsi Anhui, Cina Timur, 24 Februari 2020. Rumah sakit tersebut bertanggung jawab untuk meracik, merebus dan mengirim obat tradisional Cina ke tujuh rumah sakit yang ditunjuk untuk merawat pasien virus Corona di Hefei. Xinhua/Zhou Mu

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah terapi pengobatan tradisional Cina mengklaim cukup efektif menolong pasien infeksi virus corona COVID-19. Terapi itu adalah pembersihan paru-paru dan detoksifikasi tubuh dengan cara penyerapan, distribusi, biotransformasi ,dan ekskresi molekul toksin.

    Terapi itu disebutkan telah diuji terhadap beberapa kelompok pasien dan tak menemukan efek samping yang membuat kasus infeksi ringan berkembang parah. Ini seperti yang diungkap Tong Xiaolin dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok yang juga kepala kelompok perawatan di Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional Cina (TCM).

    Menurut Xiaolin, terapi diberikan kepada 1.261 pasien infeksi COVID-19 dari 10 provinsi di Cina. Hasilnya, sebanyak 97,78 persen menunjukkan efektivitas terapi. "Sebanyak 1.102 orang yang disembuhkan," katanya seperti dikutip dari thepaper.cn pada Sabtu, 14 Maret 2020.

    Terhadap kasus infeksi yang parah, terapi obat tradisional dipercaya telah menyebabkan 28 dari mereka kini telah dipulangkan setelah menerima perawatan terapi TCM, 12 masih di rumah sakit, dan 10 lainnya telah kini beralih ke status infeksi ringan.

    Pada 6 Februari lalu, Komisi Kesehatan Nasional Cina dan Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional Cina bersama-sama mengumumkan rekomendasi untuk menerapkan pembersihan paru dan detoksifikasi dalam pengobatan COVID-19. Rekomendasi menyusul uji ke 214 kasus dan dianggap efektif. 

    Seorang dokter dari rumah sakit pengobatan tradisional China (traditional Chinese medicine/TCM) Shijiazhuang mengukur tekanan darah seorang warga setempat di Distrik Chang'an di Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China, 12 Maret 2020. Sebuah rumah sakit TCM keliling menyediakan layanan kesehatan bagi penduduk setempat di tengah perang melawan virus corona atau COVID-19. Xinhua/Liang Zidong


    Wen Chengping, Wakil Presiden Universitas Medis Cina Zhejiang, universitas yang berpartisipasi merawat pasien di Rumah Sakit Hangzhou Xixi, menerangkan perbedaan terapi itu dengan medis atau kedokteran Barat. Menurutnya, dunia medis barat memulai pengobatan ketika pasien dikonfirmasi dengan tes, tapi terapi TCM menawarkan pengobatan berdasarkan gejala tidak hanya untuk kasus yang dikonfirmasi, tapi juga untuk yang dicurigai.

    Para ahli di Cina dikabarkan membawa dua jenis terapi TCM itu ke Irak dan Italia untuk membantu mengendalikan penularan virus COVID-19 di kedua negara itu. Kabar ini diberikan Zhang Boli, akademisi di Chinese Academy of Engineering dan anggota dkelompok ahli pemerintah pusat di Wuhan. 

    Dalam uji klinis pada awal Februari, tingkat peralihan pasien dari infeksi ringan ke parah adalah 11,8 persen dengan terapi TCM. "Sementara kelompok kontrol yang diobati dengan pengobatan Barat 29,4 persen," kata Zhang.

    Faktor eksperimental lainnya, termasuk waktu pembersihan demam dan waktu negatif asam nukleat, semuanya menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diobati pengobatan Barat.

    GLOBAL TIMES | THEPAPER.CN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.