70 Awak Kapal Induk AS Kena Corona, Komandan Minta Diselamatkan

Reporter

Editor

Erwin Prima

Kapal Induk USS Theodore Roosevelt. REUTERS/U.S. Navy/Mass Communication Specialist 2nd Class Scott Fenaroli

TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Kapal Induk Angkatan Laut AS USS Theodore Roosevelt -- tempat virus corona telah menyebar ke setidaknya 70 awak -- telah memperingatkan kepemimpinan Angkatan Laut bahwa tindakan tegas diperlukan untuk menyelamatkan nyawa awak kapal.

"Kita tidak berperang. Para pelaut tidak perlu mati. Jika kita tidak bertindak sekarang, kita gagal merawat dengan baik aset kita yang paling terpercaya - pelaut kita," Capt. Brett Crozier menulis dalam memo ke Armada Pasifik Angkatan Laut. Tiga pejabat pertahanan AS telah mengkonfirmasi surat itu ke CNN, Rabu, 1 April 2020.

"Penyebaran penyakit ini sedang berlangsung dan semakin cepat," tambahnya. "Diperlukan tindakan tegas. Menghapus sebagian besar personel dari kapal induk nuklir AS yang dikerahkan dan mengisolasi mereka selama dua minggu mungkin tampak seperti tindakan luar biasa," tulisnya dalam memo itu.

San Francisco Chronicle pertama kali melaporkan permintaan bantuan komandan itu.

Komandan Armada Pasifik AS menolak untuk mengatakan berapa banyak pelaut di atas kapal induk bertenaga nuklir itu terbukti positif terkena virus corona, tetapi mengatakan bahwa tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

"Apa yang akan saya katakan adalah saya tidak punya pelaut yang dirawat di rumah sakit, saya tidak punya pelaut dengan ventilator, saya tidak punya pelaut dalam kondisi kritis, tidak ada pelaut dalam status ICU di Theodore Roosevelt," ujar Laksamana John Aquilino kepada wartawan.

Ditanya tentang surat Crozier, Aquilino berkata, "Kami menyambut umpan balik. ... Kami ingin memastikan bahwa kami benar-benar memahami apa yang dibutuhkan oleh pemimpin di lapangan."

"Kami memiliki tujuan yang sama dan saya benar-benar berusaha mewujudkannya lebih cepat tetapi ada beberapa kendala yang kami alami," kata Aquilino, yang mengatakan bahwa kapten kapal ingin tindakan yang lebih cepat daripada apa yang saat ini diambil.

Salah satu masalah menunda proses adalah kurangnya kapasitas untuk menampung, mengisolasi dan karantina pelaut di Guam di mana kapal saat ini berlabuh.

"Perwira komandan Theodore Roosevelt memperingatkan kepemimpinan di Armada Pasifik pada Minggu malam tentang berlanjutnya tantangan dalam mengisolasi virus," kata seorang pejabat Angkatan Laut AS kepada CNN.

"Komandan kapal menganjurkan untuk menampung lebih banyak awak di fasilitas yang memungkinkan isolasi yang lebih baik," pejabat itu menambahkan.

Seorang pejabat Angkatan Laut kedua mengatakan bahwa jumlah kasus virus corona di kapal induk telah melampaui 70 pada hari Selasa pagi, seraya menambahkan bahwa Angkatan Laut memperkirakan angka itu meningkat.

Wabah tampaknya meningkat dengan cepat. Seminggu yang lalu Pentagon mengkonfirmasi tiga pelaut di Roosevelt telah dites positif dan jumlah itu meningkat menjadi 25 dua hari kemudian. Sejak itu jumlah kasus hampir tiga kali lipat. Pada hari Senin, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN bahwa kapal induk AS kedua, USS Ronald Reagan, juga menghadapi "sedikit" kasus positif.

CNN | SAN FRANCISCO CHRONICLE






Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

3 hari lalu

Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

Otoritas di Cina mengklaim infeksi virus corona sudah lewati puncaknya. Namun ahli memperingatkan terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.


China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

3 hari lalu

China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

China mengungkap kasus harian Covid-19 ketika mencapai puncaknya dengan penderita bertambah 7 juta per hari dan kematian 4.000


China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

6 hari lalu

China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di China disebut tak mencerminkan angka sebenarnya.


China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

12 hari lalu

China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

China buka-bukaan soal data Covid-19 ke WHO. Sejak kebijakan nol-Covid dicabut pada Desember lalu, kasus Corona di China melonjak tajam.


Kematian Akibat Covid-19 di Cina Nyaris 60 Ribu Orang

14 hari lalu

Kematian Akibat Covid-19 di Cina Nyaris 60 Ribu Orang

Cina mempublikasi laporan berdasarkan catatan rumah sakit bahwa kematian akibat Covid-19 hampir mendekati angka 60 ribu orang


Perbatasan Dibuka, Hampir 500 Ribu Orang Keluar Masuk China Setiap Hari

15 hari lalu

Perbatasan Dibuka, Hampir 500 Ribu Orang Keluar Masuk China Setiap Hari

Sejak pelonggaran kebijakan Covid-19 awal pekan ini, jumlah perjalanan ke China meningkat.


Omicron XBB.1.5 Mulai Menyebar, WHO Minta Penumpang Pakai Masker di Pesawat

18 hari lalu

Omicron XBB.1.5 Mulai Menyebar, WHO Minta Penumpang Pakai Masker di Pesawat

WHO meminta agar penumpang pesawat memakai masker di perjalanan. Varian Omicron XBB.1.5 mulai menyebar di Amerika Serikat.


Bentley Cetak Rekor Penjualan Tertinggi di 2022, Tembus 15.174 Unit

19 hari lalu

Bentley Cetak Rekor Penjualan Tertinggi di 2022, Tembus 15.174 Unit

SUV Bentley Bentayga menjadi model terlaris dengan kontribusi 42 persen dari total penjualan sepanjang 2022.


Covid-19 di China Belum Reda, Hampir 90 Persen Penduduk Henan Terinfeksi Corona

19 hari lalu

Covid-19 di China Belum Reda, Hampir 90 Persen Penduduk Henan Terinfeksi Corona

Hampir 90 persen penduduk di Henan terinfeksi virus Corona. Covid-19 di China meledak setelah pemerintah mencabut pembatasan.


Update Covid-19 di Cina, Yunani, Jerman dan Swedia Ikut Kencangkan Aturan ke Pelancong

22 hari lalu

Update Covid-19 di Cina, Yunani, Jerman dan Swedia Ikut Kencangkan Aturan ke Pelancong

Yunani, Jerman dan Swedia bergabung dengan negara-negara yang memberlakukan pembatasan pada pelancong dari Cina butut kenaikan Covid-19 di sana