BMKG Lapor Presiden: Cuaca Tak Bisa Bendung COVID-19 Karena ....

Seorang warga menggunakan payung saat cuaca terik di pedestrian Jalan Juanda, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa 22 Oktober 2019. Menurut BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) suhu udara Kota Bekasi yang mencapai 38 derajat celcius disebabkan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang menghalangi terik matahari juga sangat kecil. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Bandung - Pengaruh faktor cuaca Indonesia terhadap upaya menangkal wabah virus corona COVID-19 telah menjadi perdebatan sejak awal virus itu dikhawatirkan menyebar dari Cina pada awal tahun ini. Sejumlah dokter meyakini cuaca tropis tak ramah virus corona itu--seperti halnya virus penyebab flu musiman, tapi para peneliti virus menolak mempercayainya begitu saja karena fakta virus yang masih misterius dan fakta infeksi virus yang sudah lebih dulu ditemukan di negara tetangga Indonesia.

Belakangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bergabung dengan keyakinan yang pertama. Menyatakan melakukan riset bersama Universitas Gadjah Mada (UGM), BMKG menilai kondisi cuaca atau iklim dan bahkan kondisi geografi kepulauan di Indonesia relatif lebih rendah untuk risiko berkembangnya wabah COVID-19.

Lalu kenapa ditemukan kasus infeksinya di Indonesia? Hingga saat artikel ini disiapkan terhitung setidaknya hampir 2.000 angka kasus infeksi dan 181 orang meninggal karenanya. Angka-angka itu diyakini sebagian kalangan sebenarnya jauh lebih besar lagi.

Tim peneliti gabungan BMKG-UGM menduga itu akibat faktor mobilitas manusia dan interaksi sosial yang lebih kuat. Tim merekomendasikan, apabila mobilitas penduduk dan interaksi sosial benar-benar dapat dibatasi disertai dengan intervensi kesehatan masyarakat maka faktor suhu dan kelembapan udara dapat menjadi faktor pendukung dalam mitigasi atau mengurangi risiko penyebaran COVID-19.

Warga berjemur di bawah sinar matahari di Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 3 April 2020. Hal tersebut dilakukan warga untuk memperkuat imunitas tubuh selama wabah virus Corona. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati lewat siaran pers yang dibagikannya Sabtu, 4 April 2020, mengatakan bahwa riset tim diperkuat sebelas doktor di bidang Meteorologi, Klimatologi dan Matematika, Mikrobiologi, dan Kesehatan Masyarakat UGM. Mereka melakukan kajian berdasarkan analisis statistik, pemodelan matematis, dan studi literatur tentang pengaruh cuaca dan iklim dalam penyebaran COVID-19.

“Hasil kajian telah disampaikan kepada Presiden dan beberapa kementerian terkait pada 26 Maret 2020,” katanya.

Hasil kajian menunjukkan sebaran kasus COVID-19 saat outbreak gelombang pertama berada pada zona iklim yang sama yaitu pada posisi lintang tinggi atau wilayah subtropis. Kesimpulan sementara menyatakan bahwa negara-negara dengan lintang tinggi cenderung mempunyai kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara tropis.






Cuaca Jakarta Diprediksi Berawan Hari Ini, Tetap Waspadai Perubahannya

5 jam lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Berawan Hari Ini, Tetap Waspadai Perubahannya

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini diprediksi berawan. Warga diminta tetap waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.


Prakiraan Cuaca BMKG: 2 Bibit Siklon, Hujan, Banjir Pesisir, Siaga 3 Provinsi

8 jam lalu

Prakiraan Cuaca BMKG: 2 Bibit Siklon, Hujan, Banjir Pesisir, Siaga 3 Provinsi

Bibit siklon tropis 95S terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dan bibit siklon tropis 97S di Samudra Hindia selatan NTB.


BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

20 jam lalu

BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

Keberadaan fasilitas pelayanan terpadu BMKG ini dapat semakin memperkuat sistem peringatan dini multibencana di wilayah timur Indonesia.


Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

1 hari lalu

Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

Gempa bumi pertama hari ini mengguncang wilayah Kota Jayapura pada pukul 11:47:24 WIT.


BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

1 hari lalu

BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

Segmen Aceh khususnya di bagian utara termasuk salah satu seismic gap yang sudah sangat lama tidak terjadi gempa signifikan.


BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

1 hari lalu

BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

Kenaikan air laut ini berpotensi menimbulkan terjadinya banjir rob.


Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

1 hari lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

Pada siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi hujan ringan.


Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

1 hari lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

1 hari lalu

BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

Warga diimbau untuk memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.


6 Cara Mengatasi Bibir Kering

1 hari lalu

6 Cara Mengatasi Bibir Kering

Kulit bibir termasuk salah satu kulit paling sensitif di tubuh dan rentan terhadap kekeringan. Berikut cara mengatasi bibir kering.