Vaksin Corona Didanai Bill Gates Mulai Diuji pada Pasien di AS

Pegawai Philipp Hoffmann, dari perusahaan biofarmasi Jerman CureVac, menunjukkan alur kerja penelitian pada vaksin untuk penyakit virus Corona (COVID-19) di sebuah laboratorium di Tuebingen, Jerman, 12 Maret 2020. Foto diambil pada 12 Maret 2020. [REUTERS / Andreas Gebert]

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah perusahaan biotek, Inovio Pharmaceuticals, di Pennsylvania, Amerika Serikat, berencana untuk mulai menyuntik sukarelawan sehat dengan vaksin virus corona potensial pekan ini, setelah menerima izin resmi untuk memulai uji klinis. Upaya tersebut dilakukan setelah menerima dana dari Bill and Melinda Gates Foundation dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi.

Kandidat vaksin dari Inovio, disebut INO-4800, adalah vaksin virus corona kedua yang potensial untuk memulai uji coba manusia di Amerika. Untuk studi vaksin Inovio, perusahaan mendaftarkan hingga 40 peserta dewasa yang sehat di Philadelphia, di sekolah kedokteran Universitas Pennsylvania, dan di Kansas City, Missouri, di Pusat Penelitian Farmasi.

Setiap sukarelawan akan menerima dua dosis vaksin, terpisah selama empat minggu. Inovio mengatakan mereka mengharapkan pendaftaran cepat dalam penelitian dan status keamanan dalam waktu dekat. Jika hasil itu positif, perusahaan akan memulai penelitian lain yang berfokus pada penilaian kemanjuran vaksin terhadap virus, demikian dikutip laman Business Insider, Senin, 6 April 2020.

Mengingat permintaan global yang belum pernah terjadi sebelumnya, vaksin apa pun yang terbukti aman dan efektif akan menghadapi tantangan besar di bidang manufaktur. Inovio mengatakan sedang meningkatkan kemampuan produksinya dan bertujuan untuk menghasilkan 1 juta dosis tersedia pada akhir 2020, yang dapat digunakan dalam uji klinis tambahan atau untuk keadaan darurat.

Namun, Anthony Fauci, pemimpin unit penyakit menular National Institutes of Health, berulang kali mengatakan, membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk mengetahui apakah ada vaksin yang aman dan efektif melawan virus. Sementara perusahaan bioteknologi Moderna Massachusetts memulai uji keamanannya pada pertengahan Maret.

BUSINESS INSIDER






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Cuaca Buruk Tunda Penerbangan di Manado, Vaksin

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Cuaca Buruk Tunda Penerbangan di Manado, Vaksin

Topik tentang penerbangan di Bandara Manado tertunda akibat hujan dan angin kencang menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

1 hari lalu

Vaksin Campak dan Covid-19 Bisa Diberikan Bersamaan, Cek Syaratnya

Pakar kesehatan membolehkan vaksin campak diberikan bersama vaksin COVID-19, termasuk booster kedua. Ini yang perlu diperhatikan.


Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

2 hari lalu

Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

masyarakat umum sudah bisa mendapatkan vaksin booster kedua. Bagaimana cara mendapatkannya?


Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

2 hari lalu

Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

Otoritas di Cina mengklaim infeksi virus corona sudah lewati puncaknya. Namun ahli memperingatkan terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.


Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

3 hari lalu

Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

Karena vaksin tidak dapat memberikan perlindungan lengkap, maka seseorang dapat melakukan beberapa hal ini untuk menghindari tipes.


China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

3 hari lalu

China Ungkap Puncak Covid-19: Kasus Harian 7 Juta dan Kematian 4.000

China mengungkap kasus harian Covid-19 ketika mencapai puncaknya dengan penderita bertambah 7 juta per hari dan kematian 4.000


China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

6 hari lalu

China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di China disebut tak mencerminkan angka sebenarnya.


Campak Mewabah, Dokter Anak: Komplikasi Paling Sering Pneumonia

7 hari lalu

Campak Mewabah, Dokter Anak: Komplikasi Paling Sering Pneumonia

Pandemi Covid-19 diduga berdampak kepada penurunan cakupan imunisasi campak. Panen wabahnya terjadi saat ini.


RI Jajaki Investasi Vaksin Demam Berdarah dari Takeda, Bahlil: Jangan Hanya Impor, Produksi Juga di Indonesia

9 hari lalu

RI Jajaki Investasi Vaksin Demam Berdarah dari Takeda, Bahlil: Jangan Hanya Impor, Produksi Juga di Indonesia

Bahlil Lahadalia menemui Chief Executive Officer (CEO) Takeda Pharmaceutical Company, Christophe Weber di Swiss, 18 Januari 2023.


China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

12 hari lalu

China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

China buka-bukaan soal data Covid-19 ke WHO. Sejak kebijakan nol-Covid dicabut pada Desember lalu, kasus Corona di China melonjak tajam.