Eks Bos Keamanan Facebook Bantu Aplikasi Zoom Hadapi ZoomBombing

Seorang murid mengikuti pelajaran bersama murid-murid lainnya secara daring memanfaatkan Aplikasi Zoom di sebuah rumah di El Masnou, Barcelona sebelah utara, Spanyol, 2 April 2020. Seperti di banyak lokasi di banyak negara lainnya, pembelajaran seperti itu dipilih selama wabah virus corona COVID-19. (ANTARA/ REUTERS/ Albert Gea/TM)

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan aplikasi Zoom merekrut mantan kepala keamanan Facebook Alex Stamos sebagai konsultan. Aplikasi penyelenggara konferensi video itu membutuhkan jalan keluar atas masalah privasi pengguna yang menjegalnya di tengah popularitas saat wabah pandemi COVID-19 ini.

Stamos mengungkap perekrutan dirinya sebagai konsultan keamanan di Zoom Video Communications Inc. Dia memutuskan untuk bergabung setelah menjawab panggilan telepon langsung dari pendiri sekaligus CEO Zoom, Eric Yuan, pada pekan lalu.

Yuan mendekatinya setelah Stamos membela Zoom di Twitter ketika perangkat lunak konferensi video itu banyak menuai kritik dari media sosial. Aplikasi ini didera "Zoombombing," tren saat ini di mana orang tak bertanggung jawab dan tak diundang mengganggu rapat dan berbagi konten yang mengejutkan atau bahkan mengganggu.

"Seperti yang saya katakan kepada siswa ilmu komputer dalam kursus Kepercayaan dan Keselamatan Rekayasa saya dua minggu terakhir, kesalahan pengkodean dan masalah kriptografi adalah penting," ujar dia seperti dikutip laman ZDnet, Rabu, 8 April 2020.

Stamos juga mengklarifikasi bahwa dirinya tidak akan bergabung dengan Zoom sebagai karyawan, tapi hanya sebagai penasihat. Dia akan membantu perusahaan melalui masa sulit keamanan saat ini dan merancang produk yang aman untuk digunakan.

Menurutnya, Zoom memiliki beberapa pekerjaan penting yang harus dilakukan dalam keamanan aplikasi inti, desain kriptografi, dan keamanan infrastruktur. "Dan saya menantikan untuk bekerja dengan tim teknik Zoom pada proyek-proyek itu," kata dia menuturkan.

Per 1 April, Aplikasi Zoom telah membekukan semua pekerjaan pada fitur baru untuk fokus pada peningkatan keamanan aplikasinya. Zoom Video telah mengatasi beberapa masalah, seperti mengaktifkan ruang tunggu dan memaksa kata sandi untuk panggilan video baru, sebagai cara untuk mencegah tren peningkatan ZoomBombing.

Masalah lain masih tetap ada, seperti enkripsi yang lemah dan situasi di mana panggilan dan kunci terenkripsi dialihkan melalui server Cina. "Kami sangat senang Stamos bergabung. Dia adalah penggemar platform kami dan tidak diragukan lagi akan membantu menerapkan kontrol dan praktik terbaik di kelasnya," kata Yuan di blog.

Sejak meninggalkan Facebook pada 2018, Stamos telah menjabat sebagai Direktur Observatorium Internet Stanford. Di tempat barunya itu Stamos dan timnya telah menerbitkan laporan tentang kampanye disinformasi yang dilakukan di berbagai jejaring sosial.

ZDNET






Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

10 jam lalu

Semakin Terang, Akan Seperti Apa Coca-Cola Phone Nanti

Kita telah mendengar tentang bakal ponsel dari Coca-Cola beberapa hari terakhir dan spekulasinya dengan Realme.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

13 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

16 jam lalu

Polres Tangsel Bantah Minta Rp2 Juta ke Korban Kecelakaan di Polsek Pamulang

Viral postingan di media sosial polisi meminta uang Rp 2 juta kepada pemilik mobil yang terlibat kecelakaan di Pamulang.


Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

19 jam lalu

Holland Bakery Diserbu Pembeli: Diskon 45 Persen dan Trending di Twitter

Holland Bakery diserbu pembeli, karena promo diskon 45 persen. Bermula dari instagram sampai trending di Twitter.


Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

23 jam lalu

Holland Bakery Jadi Trending Topic di Twitter karena Diserbu Warga yang Berburu Diskon 45 Persen

Holland Bakery diserbu warga karena memberikan promo 45 persen untuk semua item pada hari ulang tahunnya yang ke-45 hari ini.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Inilah 6 Aplikasi yang Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia 2022

1 hari lalu

Inilah 6 Aplikasi yang Paling Banyak Digunakan Orang Indonesia 2022

Whatsapp menjadi aplikasi paling populer yang digunakan masyarakat Indonesia, persentasinya mencapai 98,07 persen pengguna di Indonesia.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

1 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.