Rilis OPPO A52 di Indonesia: Harga 3 Juta, Baterai Siaga 500 Jam

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oppo a52. mobilecongress.org

    Oppo a52. mobilecongress.org

    TEMPO.CO, Jakarta - OPPO Indonesia resmi meluncurkan smartphone OPPO A52, Selasa 5 Mei 2020. Smartphone ini hadir dalam barisan produk baru OPPO yang diperkenalkan dalam acara online bernama Connect Clearly, di antaranya Reno3 Pro, A12, dan A92.

    Public Relation Manager OPPO Indonesia, Aryo Meidianto, menerangkan, OPPO A52 adalah perangkat yang khusus dipersiapkan untuk penjualan secara daring. “Jika A92 yang akan resmi meluncur pada 8 Mei mendatang merupakan pengganti A9 2020, posisi perangkat A52 hadir untuk mengantikan A5 2020,” ujar dia lewat keterangan tertulis.

    OPPO A52 diklaim hadir sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen mengenai keunggulan dari segi layar, kamera dengan kecerdasan buatan. Selain daya tahan baterai dengan kapasitas besar, 5000 mAh, yang disebut sanggup siaga 500 jam.

    Layarnya memakai NEO display beresolusi FHD+ 6.5 inci yang dilengkapi punch hole sebagai tempat kamera depan 16 MP. Sementara di belakang hadir empat kamera yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan yang terdiri dari 12 MP kamera utama, 8 MP ultra-wide angle, 2 MP portrait, dan 2 MP hitam-putih. "Ponsel hanya akan dijual melalui situs e-dagang," kata Aryo. 

    OPPO juga memasang fitus penguncian perangkat berjenis side fingerprint unlock pada A52. Sensor pemindai sidik jari ditempatkan pada sisi samping yang menyatu dengan tombol daya.

    Hadir dalam pilihan warna twilight black dan shining white, OPPO A52 yang dilengkapi dengan RAM 6/128 GB mulai dijual pada hari ini juga melalui platform belanja online Akulaku, Blibli, JD.ID, Lazada, Shopee dan Tokopedia. Harganya, Rp 2,999 juta.

    OPPO juga bekerja sama dengan IM3 Ooredoo yang memberikan tambahan paket spesial bundling berupa kuota internet 36 GB yang berlaku selama satu tahun,” kata Aryo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.