Bill Gates Peringatkan Trump Soal Bahaya Pandemi pada Akhir 2016

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Co-founder Microsoft Bill Gates, tetap menduduki posisi kedua orang kaya versi Forbes. Kekayaan Bill Gates naik dari tahun sebelumnya senilai US$ 96,5 miliar. REUTERS

    Co-founder Microsoft Bill Gates, tetap menduduki posisi kedua orang kaya versi Forbes. Kekayaan Bill Gates naik dari tahun sebelumnya senilai US$ 96,5 miliar. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada bulan Desember 2016, Bill Gates memperingatkan Presiden Donald Trump tentang ancaman yang ditimbulkan oleh pandemi di AS.

    Laporan The Wall Street Journal, Senin, 11 Mei 2020, sebagaimana dikutip Business Insider, menyebutkan bahwa selama pertemuan di Trump Tower dengan presiden terpilih saat itu, Gates membahas bahaya penyakit menular dan mendesak Trump untuk memprioritaskan upaya kesiapsiagaan negara. Saran itu juga dia sampaikan secara pribadi kepada kandidat presiden lainnya.

    Saran Gates untuk lebih banyak investasi kesehatan masyarakat bukanlah hal yang baru pada saat itu. Selama TED Talk 2015, Gates mengatakan virus menimbulkan risiko terbesar bencana global relatif terhadap ancaman lain.

    “Jika ada yang membunuh lebih dari 10 juta orang selama beberapa dekade ke depan, kemungkinan besar itu adalah virus yang sangat menular daripada perang. Bukan rudal, tetapi mikroba," kata Gates selama pembicaraan.

    Dia menambahkan bahwa negara-negara telah menghabiskan banyak uang untuk menghindari perang nuklir tetapi hampir tidak ada investasi pada sistem untuk menghentikan epidemi.

    Terlepas dari desakannya, Gates mengatakan kepada WSJ: "Saya berharap saya telah berbuat lebih banyak untuk memperhatikan bahaya."  

    Pendiri Microsoft dan organisasi amal, Bill & Melinda Gates Foundation, itu telah berkomitmen lebih dari US$ 300 juta untuk upaya bantuan virus corona.

    Gates tidak sendirian dalam ketakutannya tentang penyakit menular. Pejabat kesehatan masyarakat, komunitas intelijen AS, dan pejabat dari pemerintahan Obama yang akan meninggalkan pemerintahan semua berusaha untuk memperhatikan ancaman tersebut.

    Trump telah menghadapi kritik tajam atas langkah-langkah yang diambilnya sebelum pandemi virus corona melanda, termasuk pemotongan dana untuk lembaga-lembaga dan program-program pemerintah yang bertanggung jawab untuk mendeteksi dan merespons epidemi dan mengabaikan banyak peringatan wabah.

    Para kritikus juga mengatakan dia secara terbuka mengecilkan ancaman Covid-19, bahkan setelah ancaman itu menyebar luas di AS, dan merusak respons awal negara itu. Kini AS telah menjadi pusat pandemi, dengan lebih dari 1,3 juta kasus yang dikonfirmasi dan hampir 80.000 kematian.

    BUSINESS INSIDER | WALL STREET JOURNAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.