Facebook Beri Pilihan Karyawan Kerja dari Rumah Selamanya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

    Ilustrasi Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

    TEMPO.CO, JakartaFacebook Inc. berencana lebih banyak merekrut karyawan jarak jauh di area di mana tidak ada kantor Facebook. Sedang karyawan yang sekarang ada untuk bekerja dari rumah, work from home, selamanya jika mereka mau.

    Chief Executive Officer Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan rencana perekrutan karyawan jarak jauh besar-besaran ini akan dimulai segera dimulai di Amerika Serikat. Khususnya untuk perekrutan karyawan dengan keterampilan teknik rekayasa atau engineering.

    Berdasarkan survei internal karyawan, Zuckerberg percaya bahwa pekerja jarak jauh bisa menutupi 50 persen angkatan kerja di Facebook selama sepuluh tahun ke depan. Dia mengakui sempat khawatir bahwa produktivitas akan benar-benar jatuh.

    "Kami setidaknya sama produktifnya seperti sebelumnya, dan beberapa orang melaporkan bahkan lebih produktif," kata Zuckerberg dalam sebuah wawancara dilansir Bloomberg, Jumat 22 Mei 2020.

    Karyawan yang ingin bekerja dari jarak jauh, dan disetujui untuk melakukannya, akan dibayar berdasarkan lokasi baru mereka. I"Mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan sepanjang sisa tahun ini, tetapi pada akhir tahun mereka harus kembali ke Bay Area atau mereka perlu memberi tahu kami di mana mereka berada."

    Zuckerberg mengatakan keputusannya tidak didorong oleh permintaan karyawan, tetapi ada sejumlah manfaat lain untuk perekrutan jarak jauh. Menurutnya, ini akan memperluas "kumpulan bakat" orang yang dapat dipekerjakan Facebook dan dapat membantu Facebook meningkatkan keragaman tenaga kerjanya, baik secara ras, etnis, maupun ideologis.

    Ada juga manfaat lingkungan yang potensial, kata Zuckerberg, menunjukkan bahwa polusi dan emisi telah turun karena orang telah berhenti bepergian. Mungkin ada keunggulan produk juga. Misi Facebook adalah menciptakan produk yang membantu orang merasa lebih dekat bahkan ketika mereka terpisah secara fisik.

    "Ini akan memberi perusahaan kesempatan untuk menguji produknya sendiri," kata Zuckerberg.

    Facebook adalah perusahaan teknologi terbaru dan terbesar yang mengumumkan langkah penuh atau sebagian untuk pekerjaan jarak jauh yang lebih permanen di tengah pandemi Covid-19. Sebelumnya, Twitter Inc. dan Square Inc., keduanya dijalankan oleh CEO Jack Dorsey, telah mengumumkan yang sama.

    Perusahaan e-commerce Kanada Shopify Inc. mengatakan minggu ini akan mengizinkan lima ribu stafnya juga untuk bekerja dari rumah tanpa batas waktu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemendikbud, yang Diperhatikan Saat Murid Belajar dari Rumah

    Solusi menghambat wabah Covid-19 diantaranya adalah belajar dari rumah dengan cara menghentikan sekolah biasa dan menggantinya dengan sekolah online.