WHO Sangsi Wuhan Tempat Penularan Covid-19 dari Hewan ke Manusia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dr. Michael Ryan (kiri), Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berbicara dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, pada 18 Februari 2020. Kredit: Xinhua/Chen Junxia

    Dr. Michael Ryan (kiri), Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berbicara dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, pada 18 Februari 2020. Kredit: Xinhua/Chen Junxia

    TEMPO.CO, Jenewa - Meski klaster pneumonia atipikal pertama dilaporkan di Wuhan, Cina, hal tersebut bukan berarti di sana lah terjadi penularan penyakit Covid-19 dari hewan ke manusia, ujar seorang pakar senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin, 3 Agustus 2020.

    Dalam sebuah taklimat rutin Covid-19 pada Senin, Dr. Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, mengatakan bahwa "studi epidemiologi retrospektif yang lebih luas" harus dilakukan untuk sepenuhnya memahami kaitan antara kasus-kasus tersebut.

    Dia menekankan perlunya memulai penelitian terhadap klaster infeksi pada manusia yang dilaporkan pertama kali untuk dapat secara sistematis mencari "petunjuk pertama di mana batasan antara spesies hewan dan manusia terlintasi," sebelum beralih pada penelitian terhadap hewan.

    Tim ahli WHO, yang dikirim ke Cina untuk mempersiapkan misi internasional mengidentifikasi sumber zoonosis Covid-19, telah menyelesaikan misinya baru-baru ini, menurut pakar WHO tersebut. Penelitian selanjutnya akan didasarkan pada investigasi awal yang dilakukan oleh para pakar Cina di sekitar pasar makanan laut Wuhan.

    Ryan juga menyebut bahwa WHO melanjutkan dengan menyetujui tim internasional itu dan memastikan bahwa keahlian yang tepat akan tersedia untuk bekerja sama dengan rekan-rekan Cina guna merancang dan melaksanakan penelitian lebih lanjut.

    ANTARA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.