BMKG: Gelombang 2 Meter Lebih Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga beraktivitas di sekitar terpaan gelombang laut pesisir Pantai Utara Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu 13 Mei 2020. Gelombang laut setinggi sekitar 1-2,5 meter tersebut terjadi karena angin kencang dari laut menuju darat, warga dihimbau untuk tetap waspada. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    Warga beraktivitas di sekitar terpaan gelombang laut pesisir Pantai Utara Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu 13 Mei 2020. Gelombang laut setinggi sekitar 1-2,5 meter tersebut terjadi karena angin kencang dari laut menuju darat, warga dihimbau untuk tetap waspada. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi hingga mencapai lebih dari 2 meter di sejumlah perairan Indonesia, Kamis dini hari, 17 Desember 2020.

    Sebagaimana informasi yang diunggah dalam situs BMKG (www.bmkg.go.id), di perairan sekitar Bali, tinggi gelombang laut 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Samudra Hindia selatan Bali.

    Di perairan selatan Kalimantan Tengah, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1,25 meter dan 2 meter.

    Di Selat Lombok bagi selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, dan Selat Sape bagian selatan gelombang air laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih.

    Sementara Moderate Sea atau gelombang 1.25—2.5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Spermonde Makassar bagian barat, Perairan Sabalana, Perairan Kepulauan Selayar, dan Laut Flores.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.