Kostum Natal Ini Diduga Bunuh dan Infeksi Staf Rumah Sakit dengan Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • NBC Bay Area memperoleh gambar kostum pohon Natal tiup bertenaga udara, yang dikenakan sebentar oleh seorang karyawan pada hari Natal, diduga menjadi sumber wabah Covid-19 di Kaiser Permanente Medical Center di San Jose. Kredit: NBC Bay Area

    NBC Bay Area memperoleh gambar kostum pohon Natal tiup bertenaga udara, yang dikenakan sebentar oleh seorang karyawan pada hari Natal, diduga menjadi sumber wabah Covid-19 di Kaiser Permanente Medical Center di San Jose. Kredit: NBC Bay Area

    TEMPO.CO, Jakarta - Kostum pohon Natal, dengan hidung merah dan senyum lebar,  yang dikenakan oleh karyawan Kaiser di ruang gawat darurat California pada hari Natal dimaksudkan untuk menyebarkan keceriaan.

    Namun, kostum itu diduga membantu menyebarkan Covid-19, yang menginfeksi lebih dari 40 staf dan membunuh satu orang di Pusat Medis Kaiser Permanente San Jose, sebagaimana dilaporkan SFGate, 4 Januari 2020.

    Baca:
    4 Fakta Unik Pembuatan Film Mulan, Pakai 2 Ribu Kostum Hingga Pencarian 1 Tahun

    Reporter berita NBC Bay Area Marianne Favro membagikan gambar kostum tersebut di Twitter. Gambar itu menunjukkan pohon Natal tersenyum berhidung merah yang digantungi karangan bunga merah dan bola kuning dan bintang di atasnya.

    ADVERTISEMENT

    Kostum seperti ini bekerja melalui kipas yang dioperasikan dengan baterai yang menarik udara ke dalamnya dan memberinya bentuk. Kaiser sedang menyelidiki apakah kostum itu, yang dikenakan sebentar oleh staf pada 25 Desember, mungkin telah berkontribusi pada wabah dengan menyebarkan tetesan air di udara.

    “Setiap paparan, jika itu terjadi, akan benar-benar tidak bersalah, dan sangat tidak disengaja, karena individu tersebut tidak memiliki gejala Covid dan hanya berusaha mengangkat semangat orang-orang di sekitar mereka selama masa yang sangat menegangkan,” kata Wakil Presiden Senior Kaiser San Jose Irene Chavez, seraya menambahkan bahwa kostum liburan itu tidak disetujui sebelumnya oleh Kaiser.

    Chavez mengatakan 44 anggota staf departemen darurat telah dites positif terkena virus sejak 27 Desember; satu orang telah meninggal.

    Kaiser tidak merilis nama karyawan yang meninggal karena komplikasi Covid. "Untuk menghormati privasi pasien dan keluarga, kami tidak memiliki informasi tambahan untuk diberikan," kata Kaiser dalam sebuah pernyataan. "Pikiran dan doa kami bersama mereka yang terkena dampak kehilangan yang mengerikan ini. Kami memberikan dukungan kepada karyawan kami selama masa sulit ini."

    Bagian gawat darurat terbuka dan sedang menjalani pembersihan mendalam, kata Chavez. Hampir 40.000 pekerja perawatan kesehatan Kaiser Permanente di California Utara telah menerima vaksinasi Covid-19, katanya.

    Dr Bob Wachter, ketua Departemen Kedokteran di UCSF, berbicara tentang insiden tragis di Kaiser di Radio KCBS pada Senin pagi. "Gagasan bahwa mereka ingin membawa sedikit kegembiraan adalah hal yang mulia," kata Wachter. "Ini benar-benar hal yang menyedihkan dan mengerikan. Ini menekankan suatu hal berulang kali: Anda tidak dapat membedakan siapa yang mengidap Covid-19."

    Sumber: SFGATE


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.