Gajah Amuk Kebun dan Rumah Warga Translok di Nagan Raya Aceh

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunjukkan tanaman kelapa sawit yang dirusak kawanan gajah liar di Desa Seumantok, Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Senin, 24 Agustus 2020. Kredit: Antara Aceh/Syifa Yulinnas

    Warga menunjukkan tanaman kelapa sawit yang dirusak kawanan gajah liar di Desa Seumantok, Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Senin, 24 Agustus 2020. Kredit: Antara Aceh/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Suka Makmue - Sejumlah kebun milik masyarakat di Desa Tuwi Meuleusong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, rusak parah setelah diobrak-abrik seekor gajah pada Sabtu tengah malam, 23 Januari 2021, hingga Ahad dini hari.

    Baca:
    Bangkai Gajah Ditemukan di Perkebunan Warga Bener Meriah Aceh

    Tidak hanya itu, gajah tersebut juga merusak satu unit rumah warga transmigrasi lokal (translok) di Desa Ketubung Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

    “Alhamdulillah tidak ada warga yang menjadi korban jiwa dalam musibah ini,” kata Kepala Desa Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Arfandi di Suka Makmue, Ahad.

    Menurutnya, saat ini sebagian masyarakat yang bermukim di kedua desa tersebut masih ketakutan karena masih trauma dengan amukan gajah yang terjadi di pemukiman masyarakat setempat.

    Arfandi mengakui, selama ini konflik yang terjadi antara masyarakat dan gajah liar di daerah ini telah meresahkan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

    Dampak dari gangguan tersebut telah menyebabkan kerugian di kalangan masyarakat karena tanaman pertanian seperti padi dan aneka palawija yang ditanami petani, turut rusak akibat serangan gajah, katanya.

    “Kami berharap gangguan gajah di Kabupaten Nagan Raya ini segera diatasi pihak terkait, sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat secara terus-menerus,” kata Afrandi mengharapkan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.