CDC: Masker Ganda Efektif Kurangi Paparan Virus Covid-19 90 Persen Lebih

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pria yang mengenakan masker terlihat dalam dekorasi di sebuah pusat perbelanjaan menjelang Tahun Baru Imlek, di tengah pandemi COVID-19 di Jakarta, 11 Februari 2021. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    Pria yang mengenakan masker terlihat dalam dekorasi di sebuah pusat perbelanjaan menjelang Tahun Baru Imlek, di tengah pandemi COVID-19 di Jakarta, 11 Februari 2021. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    TEMPO.CO, Washington DC - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat baru-baru ini melakukan eksperimen untuk meningkatkan kesesuaian posisi pemakaian masker di tengah pandemi Covid-19, dan mengindikasikan bahwa kombinasi masker kain dan masker medis dapat mengurangi paparan virus yang dialami pemakainya hingga lebih dari 90 persen.

    Baca:
    Pengguna Bakal Bisa Buka iPhone dengan Face ID Tanpa Lepas Masker

    Pada Januari, CDC melakukan eksperimen untuk menilai dua cara meningkatkan kesesuaian posisi pemakaian masker medis, yaitu memakai masker kain di atas masker medis, dan mengikat tali telinga masker medis kemudian menyelipkan dan meratakan bagian bahan yang menempel pada wajah.

    Setiap modifikasi secara signifikan meningkatkan kontrol sumber dan mengurangi paparan yang dialami pemakainya, menurut laporan yang dirilis oleh CDC pada Rabu, 10 Februari 2021.

    Berdasarkan eksperimen yang mengukur efisiensi filtrasi berbagai masker kain dan masker medis, diperkirakan bahwa posisi lebih baik yang dicapai dengan menggabungkan kedua tipe masker ini, yaitu dengan mengenakan masker kain di atas masker medis, dapat mengurangi paparan virus yang dialami pemakainya hingga lebih dari 90 persen, kata laporan itu.

    Eksperimen berbasis laboratorium ini menyoroti pentingnya posisi pemakaian masker untuk mengoptimalkan fungsi masker.

    Hingga kekebalan populasi yang dipicu oleh vaksin tercapai, penggunaan masker secara universal adalah cara yang sangat efektif untuk memperlambat penyebaran SARS-CoV-2 bila dikombinasikan dengan langkah perlindungan lainnya, seperti menjaga jarak fisik, menghindari keramaian dan area indoor berventilasi buruk, serta menjaga kebersihan tangan dengan baik, menurut CDC.

    Presiden AS Joe Biden menandatangani serangkaian perintah eksekutif setelah pelantikannya, dengan perintah eksekutif pertama fokus pada tantangan untuk memakai masker di tengah pandemi Covid-19.

    Perintah eksekutif "100 Days Masking Challenge" mewajibkan penggunaan masker dan penerapan jaga jarak fisik di semua gedung federal, di seluruh lahan federal, dan oleh karyawan serta pegawai kontrak federal.

    Per 1 Februari, 14 negara bagian di AS dan Distrik Columbia memberlakukan perintah penggunaan masker universal, menurut CDC. Pemakaian masker juga diwajibkan melalui perintah eksekutif untuk properti federal AS serta kendaraan transportasi domestik maupun internasional.

    ANTARA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?