FKUI Masih yang Terbaik di Dalam Negeri, Bagaimana di Asia Tenggara?

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan IMERI-FKUI. Kredit: FKUI

    Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan IMERI-FKUI. Kredit: FKUI

    TEMPO.CO, Jakarta - Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia masih yang terbaik di tanah air tahun ini. FKUI mempertahankan posisi tersebut untuk ketiga kalinya berturut-turut berdasarkan pemeringkatan oleh Quacquarelli Symonds World University Rankings.

    FKUI menjadi satu-satunya fakultas kedokteran asal Indonesia yang menduduki ranking 215-300 dunia dalam daftar pemeringkatan terbaru yang dirilis tahun ini. “Hasil pemeringkatan ini membuktikan FKUI dinilai mampu untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sangat baik dalam bidangnya,” ujar Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) Saleh Husin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 13 Maret 2021.

    Di kawasan Asia Tenggara, FKUI ditempatkan di peringkat 6-7 bersama fakultas kedokteran Universiti Kebangsaan Malaysia. Mereka berada di bawah National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), Mahidol University, Universiti Malaya, dan Chulalongkorn University.

    Selain itu, posisi FKUI ini setara dengan fakultas kedokteran dari universitas bergengsi lainnya di Asia seperti University of Tsukuba di Jepang, Kaoshiung Medical University di Taiwan, dan berada di atas Kobe University di Jepang, Istanbul University di Turki, Universiti Putra Malaysia (UPM), Universitas Sains Malaysia (USM), dan University of The Philipine di Filipina.

    Pemeringkatan QS World University Rankings by Subject didasari atas penilaian terhadap situasi, produktivitas, dampak penelitian (h-index) dan hasil survei global yang dilakukan kepada pengguna lulusan dan kalangan akademisi. Di tingkat universitas pada pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2021, Universitas Indonesia (UI) berhasil mencatatkan 12 bidang studinya dalam jajaran pemeringkatan dunia.

    Baca juga:
    Dekan FKUI Jelaskan Pengaruh Covid-19 bagi Penderita Penyakit Saluran Pencernaan

    Selain dari bidang kedokteran, mereka tersebar di bidang Law and Legal Studies, Politics, dan Modern Languages. "Semoga FKUI semakin maju dan sukses dan terus melahirkan dokter-dokter tangguh yang kompeten, berkualitas dan profesional,” kata Saleh.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.