TNI AL Cari Kapal Selam yang Hilang dengan 53 Awak

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno menuruni tangga usai melakukan inspeksi ke dalam kapal selam KRI Nanggala-402 di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin, 6 Februari 2012. Kredit: ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/12.

    Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno menuruni tangga usai melakukan inspeksi ke dalam kapal selam KRI Nanggala-402 di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin, 6 Februari 2012. Kredit: ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/12.

    TEMPO.CO, Jakarta - TNI Angkatan Laut sedang mencari kapal selam yang hilang dengan 53 orang di dalamnya pada hari Rabu, 21 April 2021, dan sedang mencari bantuan dari negara tetangga Australia dan Singapura dalam pencarian tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters.

    Kapal selam buatan Jerman, KRI Nanggala-402, sedang melakukan latihan torpedo di perairan utara pulau Bali tetapi gagal menyampaikan hasil seperti yang diharapkan, kata seorang juru bicara TNI Angkatan Laut.

    "Kami masih mencari di perairan Bali, 96 kilometer dari Bali, (untuk) 53 orang," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kepada Reuters melalui pesan teks.

    Panglima membenarkan bahwa permintaan bantuan untuk pencarian kapal selam dan awak kapal yang hilang telah disampaikan pada Australia dan Singapura. Dia mengatakan bahwa kontak dengan kapal itu hilang pada pukul 4:30 pagi pada hari Rabu.

    Perwakilan dari departemen pertahanan Australia dan Singapura tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    KRI Nanggala-402 berbobot 1.395 ton dibuat di Jerman pada tahun 1978, menurut situs Sekretariat Kabinet Indonesia, dan menjalani dua tahun reparasi di Korea Selatan yang selesai pada tahun 2012.

    Indonesia di masa lalu mengoperasikan armada 12 kapal selam yang dibeli dari Uni Soviet untuk berpatroli di perairan kepulauan yang luas. Tapi sekarang hanya memiliki lima armada, termasuk dua kapal selam Type 209 buatan Jerman dan tiga kapal Korea Selatan yang lebih baru.

    Sumber: REUTERS

    Baca:
    Ada Sesar Ajibarang Dekat Banyumas, Potensi Gempa Magnitudo 6,6


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perkiraan Ukuran Tubuh Megalodon, Pemangsa Zaman Purba

    Setelah berbagai macam penelitian yang dilakukan para ahli, akhirnya mereka bisa menyimpulkan perkiraan ukuran tubuh Megalodon, sang hiu purba.