Pemkab Kupang: Kerugian Akibat Siklon Tropis Seroja Capai Rp 1,3 Triliun

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas memotong pohon yang tumbang menimpa salah satu rumah karena diterjang gelombang kencang akibat badai Siklon tropis Seroja di Kota Kupang, NTT, Kamis, 8 April 2021. ANTARA/Kornelis Kaha

    Sejumlah petugas memotong pohon yang tumbang menimpa salah satu rumah karena diterjang gelombang kencang akibat badai Siklon tropis Seroja di Kota Kupang, NTT, Kamis, 8 April 2021. ANTARA/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebutkan kerugian akibat bencana alam badai siklon tropis Seroja yang melanda daerah itu pada Minggu, 4 April 2021 lalu mencapai Rp1,3 triliun.

    Ketua Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Kupang, Obet Laha, mengatakan hal itu di Kupang, Rabu, 28 April 2021.

    Ia mengatakan kerugian sebesar Rp 1,3 triliun itu berdasarkan data kerusakan rumah penduduk di daerah itu yang mencapai 9.081 unit rumah terdiri dari rusak ringan 5.027 unit, rusak sedang 2.026 unit dan rusak berat 2.028 unit.

    Selain itu menurut dia, terdapat kerusakan pada sektor infrastruktur berupa jalan sepanjang 304 km dan tujuh unit jembatan yang ambruk akibat terjangan banjir bandang.

    Menurut Obet Laha, kerusakan juga terjadi pada sumber daya air berupa tiga unit embung rusak berat, 88 unit bendungan, sedangkan jaringan perpipaan yang mengalami kerusakan akibat badai siklon tropis seroja mencapai 11.666 meter.

    Ia juga menambahkan dampak kerusakan badai siklon tropis Seroja juga terjadi juga pada sektor kesehatan berupa rusaknya 32 unit layanan kesehatan, sedang fasilitas keagamaan yang rusak sebanyak 15 unit dan 124 unit sekolah juga rusak akibat terjangan badai seroja.

    Obet Laha mengatakan, pemerintah Kabupaten Kupang sudah melakukan validasi terhadap 5.197 unit rumah penduduk di Kabupaten Kupang untuk mendapat bantuan dari BNPB.

    ANTARA

    Baca:
    Usai Bencana Siklon Tropis Seroja, Satu Pulau Baru Muncul di NTT? 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.