FTUI Kembangkan Desain 3D Print Termometer untuk Screening Covid-19

Desain iThermowall (Infrared Thermometer on the Wall) yang dikembangkan Fakultas Teknik UI. Kredit: Humas UI

TEMPO.CO, Jakarta - Tim dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) mengembangkan desain termometer otomatis berbasis sensor suhu infrared yang tidak memerlukan operator, disebut dengan iThermowall (Infrared Thermometer on the Wall).
 
Mereka yakni Tomy Abuzairi dari Program Studi Teknik Elektro dan Nur Imaniati Sumantri, M. Biotech dari Program Studi Teknik Biomedik, dosen dan peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI).
 
 
Di masa pandemi Covid-19, termometer gun atau termometer handheld biasa digunakan untuk memeriksa suhu tubuh. Termometer ini dioperasikan dengan cara mendekatkan sensor ke arah kepala atau tangan serta menekan tombol on pada termometer dan tampilan suhu akan terlihat oleh operator termometer.
 
Akan tetapi, menurut penelitian, termometer jenis ini sangat bergantung pada subjektifitas seorang operator termometer. Selain itu, operator termometer juga rentan tertular Covid-19 karena jarak yang dekat dengan orang yang diukur suhu tubuhnya.
 
Untuk mengatasi masalah ini, kedua peneliti kemudian mengembangkan iThermowall. “iThermowall menggunakan sensor jarak untuk mendeteksi orang yang ada di depan termometer. Ketika jaraknya mencapai 5-10 cm, maka sensor akan mengkalkulasi suhu tubuh dan hasilnya ditampilkan di layar monitor. Termometer otomatis ini juga dirancang agar dapat di-charger ketika daya baterainya sudah habis,” ujar Tomi Abuzairi terkait desain iThermowall, Kamis, 29 April 2021.
 
iThermowall dilengkapi dengan sensor jarak, sehingga ketika jarak orang yang ingin diukur suhunya sudah dekat, maka sensor suhu akan mulai mengukurnya. Termometer ini juga dilengkapi dengan LED hijau dan merah untuk memberi tahu suhu tubuh. Jika suhu tubuh normal maka LED hijau menyala, sedangkan jika suhu tubuh tinggi maka LED merah dan alarm menyala selama lima detik.
 
Desain termometer ini dibuat menjadi open-source, di mana semua orang di mana pun di seluruh dunia, dapat mengakses file desainnya secara gratis. File open source yang dapat diakses secara gratis terdiri dari desain file casing 3D print, coding firmware microcontroller, skematik rangkaian, serta tutorial cara merakitnya.
 
Untuk masalah keakuratan, iThermowall telah divalidasi dan dikarakterisasi hasil pengukurannya. Hasil validasi dan karakterisasi dapat dibaca di makalah berjudul “Infrared thermometer on the wall (iThermowall): An open source and 3-D print infrared thermometer for fever screening” yang dipublikasikan di Jurnal HardwareX yang diterbitkan oleh Elsevier.
“Sejak mulai dipublikasikan secara open-source pada akhir Desember 2020, sudah banyak pihak yang mencoba membuat dan menduplikasikannya. Di antaranya, sebuah organisasi nirlaba di Oakland, USA yang berdikusi via email mengenai sensor suhu yang dipakai; siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari provinsi Nusa Tenggara Barat yang mencoba membuat dan menghubungi kami terkait hasil perakitan; serta yang terakhir adalah pemasangan empat unit iThermowall di Masjid Al Marjan Cipayung Depok, untuk screening jamaah pada pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih di bulan Ramadhan ini,” kata Nur Imaniati Sumantri.
 
Dekan FTUI, Hendri D. S. Budiono, mengatakan pihaknya terus berusaha untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama terkait dengan penanggulangan Covid-19 di Indonesia.
 
Desain iThermowall yang dikembangkan oleh kedua dosen dan peneliti FTUI merupakan bagian dari komitmen FTUI untuk menjadi bagian dari Indonesia yang mandiri dan mampu menciptakan inovasi yang dibutuhkan di bidang kesehatan. "Desain iThermowall dibuat menjadi open-source dengan harapan semua orang dapat mempelajari, membuat, serta menduplikasi termometer otomatis ini, sehingga manfaat dari teknologi ini dapat tersebar dengan luas dan menjadi amal jariah,” kata Hendri.

Baca:
Lawan Covid-19, FTUI Kembangkan Alat Purifikasi Udara Plasma Dingin PUVICON 

 
 





Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

11 jam lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

14 jam lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

17 jam lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

18 jam lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

20 jam lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Mahasiswa Vokasi UI Raih Medali Emas dalam Turnamen Hoki Es di Bangkok

20 jam lalu

Mahasiswa Vokasi UI Raih Medali Emas dalam Turnamen Hoki Es di Bangkok

Mahasiswa vokasi UI, Sangga Munggaran Putra, meraih medali emas dalam turnamen tahunan 2022 Movenpick Land of Smiles Ice Hockey Classic Tournament.


Banjir Beras di Atas Kertas

1 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

1 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu


Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

1 hari lalu

Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

China berencana melonggarkan kebijakan Covid. Sebelum diterapkan warga Beijing antre demi obat flu dan demam.


Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

2 hari lalu

Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

Dua sumber menyebut pada Reuters kalau Cina kemungkinan akan mengumumkan 10 poin aturan pelonggaran Covid-19 yang baru.