60 Warga Satu Kampung di Yogya Positif Covid-19 dari Beragam Penyebab

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di salah satu kampung Wirobrajan, Yogyakarta, pascakasus penularan Covid-19. Satu RT di kampung tak jauh dari Malioboro ini terpaksa di-lockdown sementara. (Dok. Kampung Tangguh Bencana Wirobrajan)

    Suasana di salah satu kampung Wirobrajan, Yogyakarta, pascakasus penularan Covid-19. Satu RT di kampung tak jauh dari Malioboro ini terpaksa di-lockdown sementara. (Dok. Kampung Tangguh Bencana Wirobrajan)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pergerakan klaster baru penularan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta hingga akhir pekan ini diketahui tak hanya menerjang tiga kabupaten yakni Bantul, Sleman dan Gunungkidul. Terbaru, Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta juga mendeteksi penularan massal.

    Sebuah pesan berantai viral menyebut sebanyak 60 orang terpapar Covid-19 di sebuah kampung Bausasran, Kecamatan Danurejan atau sekitar Stasiun Lempuyangan Yogya. Dampaknya, satu RT mengalami lockdown atau tutup akses.

    Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi tak menampik pesan bahwa saat ini tengah terjadi penularan massal di pusat kota itu. Namun dia menambahkan, penularan massal yang terjadi di kampung itu penyebabnya berbeda-beda. Sebagian besar tidak berkaitan.

    "Ada yang tertular dari aktivitas di kantor tempatnya bekerja. Setidaknya ada tiga tempat berbeda yang seperti ini dan berada di luar Kota Yogyakarta," kata Heroe yang juga Wakil Wali Kota Yogyakarta, Sabtu 12 Juni 2021.

    Penyebab lain adalah dugaan tertular pasca kedatangan tamu dari luar kota, dari seputaran Jawa Tengah. Lalu ada yang terpapar dari keluarga karena kontak erat dengan kasus pasien positif dari Kabupaten Sleman.

    "Jadi sebenarnya kasusnya terpisah-terpisah hanya kebetulan berada dalam satu wilayah kampung di Kecamatan Danurejan itu," kata Heroe.

    Total kasus positif di kampung itu, kata Heroe, jika dihitung sejak awal bulan ini sudah ada 43 orang. Tetapi dari jumlah itu kemudian ada tambahan selama tiga hari terakhir yaitu 27 kasus. "Dan sebagian besar penularan terjadi dalam satu rumah," kata Heroe.

    Atas munculnya kasus di kampung itu, Heroe membenarkan penutupan akses ke luar masuk wilayah dua RT di kampung itu alias lockdown secara mikro.Sembari Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogya disebutnya melakukan tracing dan testing.

    Heroe mengatakan dengan kasus penularan massal yang berasal dari berbagai macam sebab dan kebetulan berada dalam satu wilayah itu menunjukkan bahwa potensi penularan Covid-19 di Kota Yogya masih cukup tinggi.

    Sepanjang hari ini, angka tambahan kasus baru penularan Covid-19 di DIY secara keseluruhan masih di atas 400. Ini menambah panjang lonjakan kasus sepanjang sepekan ini setelah sebelumnya catatan kasus baru harian DIY sempat di kisaran angka 100. 

    "Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini di DIY sebanyak 436 kasus, sehingga total menjadi 48.285 kasus," kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih, Sabtu 12 Juni 2021.

    Dari total kasus terkonfirmasi Covid-19 itu, sebanyak 43.651 sudah sembuh sedang yang meninggal sebanyak 1.267 orang. Jumlah kematian itu sudah termasuk tambahan 10 orang sepanjang Sabtu.

    Baca juga:
    3 Hari Tambah 1.176 Kasus Covid-19, DIY Perketat Hajatan dan Takziah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.