BEM Unair Ciptakan Aplikasi Bantu Mahasiswa

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekelompok mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengembangkan sebuah robot medis yang mampu mensterilkan kamar operasi atau kamar bedah. Robot dengan nama LUVIZER (Line Ultraviolet Sterilizer) tersebut merupakan gabungan dari robot line follower dengan alat sterilisasi manual yang dapat dikontrol jarak jauh secara digital menggunakan controller arduino.Komunika Online

    Sekelompok mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengembangkan sebuah robot medis yang mampu mensterilkan kamar operasi atau kamar bedah. Robot dengan nama LUVIZER (Line Ultraviolet Sterilizer) tersebut merupakan gabungan dari robot line follower dengan alat sterilisasi manual yang dapat dikontrol jarak jauh secara digital menggunakan controller arduino.Komunika Online

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Media dan Informasi (Medinfo) BEM Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya baru saja meluncurkan aplikasi ASA UNAIR secara offline di Aula Amerta Gedung Rektorat Kampus C, pada Senin pekan lalu, 7 Juni 2021. ASA UNAIR merupakan akronim dari Aplikasi Bersama Arek UNAIR.

    "Aplikasi ini pertama kali tercetus karena realita mahasiswa yang kebingungan bagaimana melaksanakan kegiatan organisasi mereka semasa perkuliahan online. Oleh karenanya, timbul pemikiran untuk menciptakan sebuah wadah berupa aplikasi yang mampu memberikan informasi,” kata Menteri Medinfo BEM, Rahmat Bayu, seperti dikutip dari laman resmi UNAIR.

    Menurut Rahmat, aplikasi ini diciptakan untuk menjawab keresahan para mahasiswa yang ada di UNAIR sekaligus merealisasikan gagasan terkait pembuatan aplikasi. Dalam pembuatannya, kata dia, Medinfo BEM UNAIR melibatkan banyak pihak untuk bekerja sama.

    “Kami juga melibatkan Direktur Sistem Informasi (DSI) UNAIR untuk pengarahan dan peminjaman alat. Selain itu, kami bekerja sama dengan vendor untuk pengaplikasiannya,” ujarnya.

    Rahmat menyebutkan aplikasi ASA UNAIR menampilkan fitur-fitur berupa beasiswa, magang, lowongan kerja, informasi akademik, informasi ormawa, serta marketplace.

    “Bukan sekedar memfasilitasi, aplikasi ASA UNAIR juga mampu membantu mahasiswa dalam pengembangan dan menjalin kerja sama terkait project. Karena aplikasi ini juga menampilkan informasi akademik seperti project ilmiah dan karya ilmiah mahasiswa UNAIR. Sedangkan untuk fitur ormawa, mereka dapat memaparkan program kerja ataupun mempromosikan organisasi mereka,” katanya.

    Adapun berkaitan dengan promosi, dia menambahkan, fitur marketplace ditujukan kepada para mahasiswa yang memiliki usaha atau sedang merintis usaha agar dapat mempromosikan usahanya di ASA UNAIR.

    Dengan begitu, kata dia, aplikasi ini tidak hanya menampilkan informasi, tapi sekaligus bonus yang menguntungkan sekaligus terfasilitasi bagi mahasiswa dan register ASA UNAIR.

    Rahmat mengatakan saat ini Aplikasi ASA UNAIR sudah dapat didownload di playstore bagi pengguna android. Sedangkan bagi pengguna iphone, aplikasi ini masih diproyeksikan ke depannya agar semua mahasiswa baik android maupun IOS dapat menikmati fitur-fitur ASA UNAIR. 

    LUAILIYATUL MAHMUDAH

    Baca: Mahasiswa Unair Ciptakan Selaput Penutup Organ Pencernaan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.