Bisa Memata-matai dan Mencuri Data, Apa Sebenarnya Spyware Itu?

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spyware pegasus. Thequint.com

    Spyware pegasus. Thequint.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dunia tengah dihebohkan dengan penemuan spyware canggih buatan Israel yang bernama Pegasus. Perbincangan yang terjadi di dunia maya sebagian besar mengkhawatirkan kemampuan Pegasus yang mampu memata-matai orang yang menjadi sasarannya tanpa disadari.

    Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, di beberapa negara, Pegasus ditengarai telah digunakan untuk memata-matai aktivis, politisi, jurnalis, hingga pejabat pemerintah. 

    Hal tersebut dibuktikan dengan laporan dari Forbes. Sekitar 50.000 gawai di dunia diperkirakan telah disadap oleh Pegasus. Meskipun demikian, Pegasus hanyalah salah satu jenis perangkat mata-mata atau spyware yang ada dunia. Lantas, apa sebenarnya spyware itu? 

    Spyware, sebagaimana dilansir dari CSO Online, merupakan salah satu jenis malicious software (malware) atau perangkat jahat. Seperti layaknya malware lain, spyware biasanya digunakan untuk melakukan suatu kejahatan. Bedanya dengan malware lain, spyware bekerja dengan cara menyusup ke suatu perangkat secara diam-diam dan tidak diketahui pengguna perangkat. 

    Dilansir dari Kaspersky, setelah berhasil menyusup ke suatu perangkat, spyware akan berusaha untuk mengumpulkan data-data pribadi pengguna perangkat. Setelah data-data yang dicari telah berhasil dikumpulkan, spyware akan mencuri data tersebut dengan cara mengirimkannya ke pihak ketiga tanpa diketahui oleh pengguna perangkat yang datanya dicuri.

    Secara spesifik, langkah-langkah yang umumnya ditempuh oleh spyware ketika mencuri data adalah sebagai berikut:

    1. Infiltrate

    Spyware akan masuk ke dalam perangkat, biasanya menggunakan suatu link atau pranala yang bisa diklik oleh pengguna perangkat. 

    2. Monitor and capture data

    Beberapa mekanisme, seperti metode screenshot layar dan keystroke atau menekan tombol secara acak, biasa digunakan untuk mencari data pengguna perangkat. 

    3. Send stolen data

    Spyware akan mengirim data kepada penggunanya. Data tersebut biasanya digunakan untuk kepentingan pribadi atau bisa juga dijual ke orang lain. 

    Beberapa cara kerja dan definisi tersebut memperlihatkan bahwasanya spyware sangatlah berbahaya. Selain itu, cara kerjanya yang dilakukan dengan cara menyusup dan menggunakan mekanisme sembunyi-sembunyi membuatnya sulit dideteksi. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? 

    Beberapa upaya pencegahan dapat dilakukan untuk mengatasi bahaya spyware. Dilansir dari Barracuda Network, berikut adalah beberapa upaya pencegahan untuk mengatasi spyware:

    Tingkatkan kesadaran

    Kesadaran mengenai cara menggunakan internet yang akan perlu ditingkatkan. Hindari kebiasaan untuk meng-klik link sembarangan. Selain itu, identifikasi setiap pesan dan email yang masuk, pastikan pengirimnya jelas dan tidak mencurigakan. 

    Gunakan pelindung browser

    Spyware dapat menyusup dengan mudah melalui browser. Karena itu, gunakan pelindung browser yang biasanya tersedia di beberapa jenis browser tertentu. 

    Gunakan firewall

    Firewall mampu menyaring informasi yang masuk dari internet ke dalam perangkat. Karena itu, spyware pun juga bisa disaring oleh firewall. 

    BANGKIT ADHI WIGUNA 

    Baca juga: Apa Itu Spyware Pegasus dan Bagaimana Ponsel Anda Bisa Diretas?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.