Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rumah Warga Sulsel Rusak Diterjang Angin, Covid-19

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kondisi rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Sinjai Sulawesi Selatan. Kredit: ANTARA/HO-Humas BNPB

    Kondisi rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Sinjai Sulawesi Selatan. Kredit: ANTARA/HO-Humas BNPB

    TEMPO.CO, Jakarta - Top 3 Tekno Berita Hari Ini dimulai dari topik tentang tiga unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan serta empat kepala keluarga (KK) ikut terdampak setelah angin kencang menerjang pemukiman warga di wilayah Sinjai, Sulawesi Selatan.

    Berita terpopuler selanjutnya tentang satu dari delapan vaksin Covid-19 lokal di Iran, Fakhravac Covid, mengumumkan diri stop produksi. Sebabnya, ketiadaan permintaan atas produk vaksin itu seiring volume impor vaksin dari negara itu yang meningkat. Iran dalam dua bulan belakangan memang dilaporkan mendatangkan puluhan juta dosis vaksin Sinopharm dan juga Astrazeneca.

    Selain itu, raksasa media sosial Facebook berencana mengubah citra perusahaan dengan nama baru yang fokus membangun dunia maya atau metaverse. Sumber orang dalam perusahaan menyebutkan bahwa hal itu akan dilakukan pekan depan dalam acara konferensi tahunan perusahaan, Connect, pada 28 Oktober 2021.

    Berikut tiga berita terpopuler di kanal Tekno.

    1. Rumah Warga di Sulawesi Selatan Rusak Berat Diterjang Angin Kencang

    Sebanyak tiga unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan serta empat kepala keluarga (KK) ikut terdampak setelah angin kencang menerjang pemukiman warga di wilayah Sinjai, Sulawesi Selatan.

    "Kejadian ini berawal dari curah hujan tinggi disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa pukul 03.00 WITA," kata pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai melaporkan empat KK yang terdampak tersebut bermukim di Desa Bua, Kecamatan Tellu Limpoe. Namun, akibat kejadian itu hingga kini dilaporkan tidak ada korban jiwa.

    Usai kejadian, BNPB Kabupaten Sinjai langsung menurunkan tim ke lapangan untuk segera melakukan kaji cepat dan berkoordinasi melakukan penanganan darurat. Bantuan berupa sembako langsung diberikan kepada para warga terdampak.

    2. Covid-19 Iran: Pemerintahnya Genjot Impor, Satu Vaksin Lokal Stop Produksi

    Satu dari delapan vaksin Covid-19 lokal di Iran, Fakhravac Covid, mengumumkan diri stop produksi. Sebabnya, ketiadaan permintaan atas produk vaksin itu seiring volume impor vaksin dari negara itu yang meningkat. Iran dalam dua bulan belakangan memang dilaporkan mendatangkan puluhan juta dosis vaksin Sinopharm dan juga Astrazeneca.

    Ahmad Karimi, Kepala Proyek Fakhravac, mengungkap minimnya tingkat permintaan terhadap vaksinnya itu sekalipun satu juta dosis telah diproduksi, dengan batch pertama yang sudah siap digunakan. Fakhravac diproduksi Organisasi Riset dan Inovasi Pertahanan, Kementerian Pertahanan Iran, dan saat ini memasuki uji klinis fase tiga atau akhir setelah mengantongi izin penggunaan darurat awal September lalu.

    Karimi mengeluhkan proyek produksi vaksin Covid-19 yang namanya diambil dari nama ilmuwan nuklir yang tewas terbunuh pada November 2020, Mohsen Fakhrizadeh, tersebut yang hanya menerima pembayaran di muka dari pemerintahnya sebesar, dalam rupiah, hampir 170 miliar. Sedang pengembang vaksin domestik lainnya, disebutkan Karimi, menerima, masing-masing, empat kali lebih besar daripada Fakhravac.

    3. Facebook Akan Ubah Citra Perusahaan dengan Nama Baru pada 28 Oktober

    Raksasa media sosial Facebook berencana mengubah citra perusahaan dengan nama baru yang fokus membangun dunia maya atau metaverse. Sumber orang dalam perusahaan menyebutkan bahwa hal itu akan dilakukan pekan depan dalam acara konferensi tahunan perusahaan, Connect, pada 28 Oktober 2021.

    Namun, rencana itu bisa saja lebih cepat, dan dimaksudkan untuk menandakan ambisi raksasa teknologi yang dikenal lebih dari media sosial dan mengilangkan semua masalah yang menyertainya. “Perubahan merek kemungkinan akan memposisikan aplikasi Facebook sebagai salah satu dari banyak produk di bawah perusahaan induk,” ujar seorang juru bicara Facebook, 19 Oktober 2021.

    Seperti diketahui, saat ini media sosial besutan CEO Mark Zuckerberg itu mengawasi beberapa aplikasi lain seperti Instagram, WhatsApp, Oculus, dan banyak lagi. Simak Top 3 Tekno Berita Hari Ini lainnya di Tempo.co.

    Baca:
    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Masterplan Jembatan Kaca di TNBTS, Buah Nangkadak

    Selalu 
    update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.