Teknologi NexGen ESET Tangkal Zero Day

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita

    INFO TEKNO - Kerentanan zero-day adalah kerentanan perangkat lunak yang ditemukan oleh peretas sebelum vendor menyadarinya, sehingga peretas dapat dengan mudah mengeksploitasi kerentanan dengan mengetahui bahwa tidak ada pertahanan yang diterapkan. Ini membuat kerentanan zero-day menjadi ancaman absolut bagi setiap perusahaan di dunia.

    Serangan zero-day adalah ancaman tak kasat mata, sehingga sangat sulit untuk dihadapi. Dibutuhkan solusi terintegrasi yang didukung teknologi canggih dalam sebuah sistem perlindungan kolektif jaringan seperti ESET PROTECT.

    ESET PROTECT

    ESET PROTECT adalah alat manajemen keamanan jaringan jarak jauh multifungsi berbasis cloud untuk produk keamanan bisnis ESET di semua sistem operasi. ESET PROTECT memungkinkan penerapan keamanan satu klik dan memberi perusahaan visibilitas jaringan tanpa perlu membeli atau memelihara perangkat keras tambahan, sehingga mengurangi biaya perusahaan.

    Sistem manajemen di ESET PROTECT memungkinkan untuk menginstal solusi keamanan ESET pada komputer jarak jauh, fleksibel dalam meningkatkan perlindungan dengan kemampuan menambahkan teknologi deteksi terhadap ancaman terbaru atau belum dikenal dan cepat dalam merespons masalah.

    Sensor ESET PROTECT Rogue Detection (RD) mendeteksi komputer yang tidak dikelola yang ada di jaringan perusahaan dan mengirimkan informasinya ke Server ESET PROTECT. Ini memungkinkan perusahaan untuk menambahkan komputer klien baru ke jaringan dengan mudah. RD Sensor mengingat komputer yang telah ditemukan dan tidak akan mengirimkan informasi yang sama dua kali.

    ESET PROTECT dan NexGen

    ESET PROTECT mengelola teknologi next generation ESET seperti Endpoint Detection and Response (EDR) yang memanfaatkan threat intelligence, analisis perilaku, analisis mesin pembelajaran, dan teknik anti eksploitasi khusus yang dapat efektif melawan serangan zero day. Teknologi EDR ini ada pada:

    1. ESET Dynamic Thread Defense (EDTD)

    EDTD menggunakan 3 model mesin pembelajaran yang berbeda untuk mendeteksi jenis ancaman baru. Sampel yang diterima dijalankan dalam cloud sandbox dan dievaluasi oleh mesin pendeteksi malware canggih ESET, kemudian machine learning menggunakan kekuatan gabungan jaringan saraf dan algoritme yang dipilih sendiri untuk memberi label sampel yang masuk dengan benar sebagai bersih, tidak diinginkan, atau berbahaya.

    EDTD mampu menganalisis sampel dalam waktu 5 menit. Jika sampel telah dianalisis sebelumnya, hanya membutuhkan waktu beberapa detik hingga semua perangkat dalam perusahaan terlindungi.

    1. ESET Enterprise Inspector (EEI)

    EEI merupakan sistem EDR yang mencakup berbagai fitur seperti: deteksi insiden, manajemen dan respons insiden, pengumpulan data, indikator deteksi kompromi, deteksi anomali, deteksi perilaku, dan pelanggaran kebijakan, seperti pelanggaran penggunaan perangkat lunak tertentu seperti aplikasi torrent, penyimpanan cloud, browser Tor, atau perangkat lunak lain yang tidak diinginkan.

    EEI memungkinkan penerapan on-premise. Selain itu juga mendukung platform Windows dan macOS, yang menjadikannya pilihan sempurna untuk lingkungan multiplatform.

    Ancaman Zero Day merupakan ancaman paling berbahaya di dunia saat ini, ketidakmampuan mendeteksi kerentanan yang muncul menempatkan keamanan perusahaan di ujung tanduk. Perusahaan membutuhkan teknologi terkini untuk menangkalnya. infomasi: info@prosperita.co.id(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.