Ransomware lagi di AS, Data 400 Ribu Pasien Kesehatan Reproduksi Bocor

Ilustrasi virus ransomware

TEMPO.CO, Jakarta - Ransomware kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini dialamatkan ke fasilitas kesehatan Planned Parenthood, sebuah organisasi nirlaba berbasis di Los Angeles yang menyediakan layanan kesehatan reproduksi. Serangan berdampak pada data pribadi sekitar 400 ribu pasien di fasilitas itu, asal berbagai negara, bisa diakses hacker.

Sebuah surat yang dikirim ke pasien terdampak menjelaskan bahwa file tersebut berisi nama, alamat, informasi asuransi, dan tanggal lahir, serta informasi klinis, seperti diagnosis, prosedur, dan informasi resep. “Ransomware dipasang di jaringan kami beberapa waktu lalu, antara 9 sampai 17 Oktober,” bunyi keterangan Planned Parenthood, Kamis 2 Desember 2021.

Pada 17 Oktober, organisasi telah melihat penyusupan tersebut terjadi, yang membuat sistemnya offline. Mereka lalu menghubungi penegak hukum dan penyelidik keamanan siber. Kemudian, pada awal November, telah diketahui apa yang dapat diakses oleh peretas, tapi masih belum mengetahui identitas penyerang. 

Juru bicara Planned Parenthood menduga informasi itu tidak digunakan untuk tujuan penipuan, dan tampaknya bukan serangan yang ditargetkan. “Namun, data tersebut bisa berharga jika peretas memilih untuk menjualnya, mengingat sifatnya yang sangat sensitif,” kata dia sambil menambahkan bahwa data itu terbatas hanya ada di Planned Parenthood.

Serangan ransomware menjadi masalah besar tahun ini, dengan Departemen Keuangan Amerika Serikat melaporkan bahwa pembayaran dari serangan tersebut dapat mencapai satu miliar dolar. Sejumlah perusahaan yang sebelumnya diserang dan memutuskan membayar di antaranya adalah perusahaan minyak Colonial Pipeline, perusahaan distribusi daging JBS.

THE VERGE | WASHINGTON POST | CNN

Baca juga:
Banyak Perusahaan Menyerah kepada Ransomware, Kemenkeu AS Siapkan Sanksi


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

11 jam lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

13 jam lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.


Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

14 jam lalu

Teguk Buka Gerai di New York, 80 Persen Menunya Tak Ada di Indonesia

Teguk resmi membuka gerainya di 248 Mott Street, New York, Amerika Serikat.


Hacker Bobol Data 10 Juta Pelanggan Telekomunikasi Australia

17 jam lalu

Hacker Bobol Data 10 Juta Pelanggan Telekomunikasi Australia

Kebocoran data besar-besaran terjadi pada perusahaan telekomunikasi Australia, Optus.


Pakar Telematika Jelaskan Modus Peretasan yang Dialami Narasi

19 jam lalu

Pakar Telematika Jelaskan Modus Peretasan yang Dialami Narasi

Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat mengatakan modus peretasan yang dialami Narasi kemungkinan bukan berasal dari tautan yang diterima.


AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

1 hari lalu

AS: Ada Konsekuensi Bencana jika Rusia Nekat Gunakan Nuklir di Ukraina

Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Rusia menggunakan senjata nuklir di Ukraina untuk pertahankan wilayah yang dicaplok


Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

2 hari lalu

Mengenang Christopher Reeve, Pemeran Pertama Superman

Christopher Reeve adalah pemeran pertama superhero Superman. Tapi Reeve ternyata pahlawan betulan bagi penyandang disabilitas di dunia nyata.


Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

2 hari lalu

Soal Taiwan, Sergei Lavrov Ingatkan Amerika Sedang Main Api

Sergei Lavrov menyebut Amerika Serikat sedang main api terkait sikapnya pada Taiwan.


15 Film Hacker Terbaik Sepanjang Masa, Ada yang Diambil dari Kisah Nyata!

2 hari lalu

15 Film Hacker Terbaik Sepanjang Masa, Ada yang Diambil dari Kisah Nyata!

Simak rekomendasi film hacker terbaik sepanjang masa yang layak ditonton bagi penyuka dunia peretas.


Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

3 hari lalu

Otopsi: Pria Kulit Hitam Ini Tewas karena Suntikan Paramedis setelah Ditangkap Polisi

Elijah McClain, pria kulit hitam yang ditangkap polisi di Colorado, AS pada 2019, meninggal karena overdosis obat penenang ketamin dari paramedis