Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Ikut Melebur ke BRIN, Ini Kata Arkeolog

image-gnews
Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diluncurkan pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26. Kredit: ANTARA/HO-Humas BRIN
Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diluncurkan pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26. Kredit: ANTARA/HO-Humas BRIN
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi lembaga yang membidangi urusan pemerintahan di bidang riset dan teknologi. BRIN kini mewadahi gabungan dari lembaga non-kementerian, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman.

Namun, sekarang Pusat Penelitian Arkeologi Nasional juga ikut melebur ke dalam BRIN. Hal itu disampaikan oleh salah satu arkeolog dari Balai Arkeologi Papua—di bawah naungan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional sebelum melebur ke BRIN—Hari Suroto.

“Sejak Januari 2022 saya pindah ke BRIN, sudah dilantik tanggal 3 kemarin dengan status fungsional peneliti,” ujar dia saat dihubungi, Rabu, 5 Januari 2021.

Menurut Hari, ada 10 balai arkeologi yang kini terintegrasi dengan BRIN, termasuk tempatnya bekerja. 10 balai itu adalah Balai Arkeologi Sumatera Utara, Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Balai Arkeologi Jawa Barat, Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Arkeologi Bali, Balai Arkeologi Kalimantan Selatan, Balai Arkeologi Sulawesi Selatan, Balai Arkeologi Sulawesi Utara, Balai Arkeologi Maluku, dan Balai Arkeologi Papua.

Semua balai arkeologi itu berada di bawah Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, yang sebelumnya bagian dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan-Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Lulusan dari Universitas Udayana itu mengaku belum ditempatkan di organisasi riset yang ada di BRIN. Dia menerangkan bahwa hal itu masih diproses pihak BRIN apakah akan ditempatkan di organisasi riset yang sudah ada atau dibuatkan organisasi riset arkeologi tersendiri.

“Infonya arkeologi akan dibuatkan organisasi riset tersendiri, tapi masih dikaji dan menunggu persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tutur Hari.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat ini Hari dan arkeolog lainnya untuk sementara berdasarkan surat tugas yang ditandatangani Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, melaksanakan tugas jabatan untuk dilaksanakan secara work from office (WFO) atau work from home (WFH) sampai ketentuan lebih lanjut. Lokasi kerja dalam pelaksanaan tugas WFO atau WFH dapat dilaksanakan di kantor atau di luar kantor kedudukan pegawai bersangkutan.

Menurut Hari, dari opini yang berkembang di teman sesama peneliti balai arkeologi seluruh Indonesia, umumnya sebagai aparatur sipil negara ikut kebijakan pemerintah, tetapi untuk saat ini masih bingung terutama nasib jurnal ilmiah yang ada.

“Intinya perpindahan sekarang ini lebih membingungkan daripada waktu kami pindah dari Kementerian Kebudayaan Pariwisata ke Kementerian Pendidikan,” katanya.

Namun, dengan melebur ke BRIN, kata Hari, para peneliti di balai atau Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, ditawarkan untuk dapat memanfaatkan fasilitas laboratorium yang dimiliki BRIN. “Jadi yang selama ini analisis untuk sampel tertentu masih dikirim ke luar negeri bisa dilakukan di lab BRIN,” katanya.

Baca:
Dua Skema Pendanaan BRIN untuk Dukung Aktivitas Riset di Indonesia

Selalu 
update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BRIN Ajak 100 Generasi Muda di 13 Negara Hadiri Workshop SETI Mitigasi Perubahan Iklim

12 jam lalu

Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diluncurkan pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-26 pada Selasa 10 Agustus 2021. ANTARA/HO-Humas BRIN/am. (ANTARA/HO-Humas BRIN)
BRIN Ajak 100 Generasi Muda di 13 Negara Hadiri Workshop SETI Mitigasi Perubahan Iklim

Kegiatan tersebut juga selaras dengan upaya BRIN untuk terwujudnya science-based policy.


Sumber Energi Bersih, Apa Itu Hidrogen Hijau?

2 hari lalu

PLN Resmikan Plant pertama Green Energy Hydrogen. Dok: PLN
Sumber Energi Bersih, Apa Itu Hidrogen Hijau?

Hidrogen hijau merupakan sumber energi bersih yang hanya mengeluarkan uap air dan tak meninggalkan residu di udara atau menambah emisi karbon.


Mazda Bakal Pakai Teknologi AI untuk Memangkas Waktu Pengembangan Mobil

2 hari lalu

Mazda Logo
Mazda Bakal Pakai Teknologi AI untuk Memangkas Waktu Pengembangan Mobil

Mazda bekerja sama dengan Secondmind untuk memanfaatkan teknologi kecerdasaan buatan memangkas waktu desain dan pengembangan mobilnya.


Sri Mulyani Khawatir Kecerdasan Buatan Bisa Pengaruhi Kualitas Demokrasi

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers APBN KiTa di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. Kementerian Keuangan mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per 31 Juli 2019 sebesar Rp183,7 triliun atau 1,14 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). TEMPO/Tony Hartawan
Sri Mulyani Khawatir Kecerdasan Buatan Bisa Pengaruhi Kualitas Demokrasi

Menkeu Sri Mulyani Indrawati menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, AI berpotensi memengaruhi kualitas demokrasi di Indonesia.


OJK: Dunia Rugi US$ 8 Triliun Akibat Kejahatan Siber

3 hari lalu

Ilustrasi kejahatan siber (Pixabay)
OJK: Dunia Rugi US$ 8 Triliun Akibat Kejahatan Siber

Data IIA menunjukkan bahwa kerugian kejahatan siber di seluruh dunia pada 2023 mencapai US$ 8 triliun.


Perjalanan Harijono Djojodihardjo Majukan Penerbangan Tanah Air Lebih dari 61 Tahun

5 hari lalu

Harijono Djojodihardjo menerima anugerah Nurtanio Award 2023 atas andilnya dalam memajukan iptek dan riset Indonesia, khususnya di bidang dirgantara. Dok: TEMPO/ANNISA FEBIOLA.
Perjalanan Harijono Djojodihardjo Majukan Penerbangan Tanah Air Lebih dari 61 Tahun

Harijono Djojodihardjo mengabdi dalam berbagai aspek termasuk pendidikan pengajaran penelitian, ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa dan industri.


Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

6 hari lalu

Harijono Djojodihardjo menerima anugerah Nurtanio Award 2023 atas andilnya dalam memajukan iptek dan riset Indonesia, khususnya di bidang dirgantara. Dok: TEMPO/ANNISA FEBIOLA.
Raih Nurtanio Award 2023, Harijono Djojodihardjo: Ini Bisa Memacu Generasi Muda

Harijono Djojodihardjo, ahli penerbangan dan antariksa meraih anugerah Nurtanio Award 2023 dari BRIN.


Indonesia-Cina Perkuat Pertukaran Teknologi, Erick Thohir: Lapangan Kerja Bagi Insinyur Berbakat

7 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim Erick Thohir ketika memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian BUMN, Kamis, 23 November 2023. TEMPO/Riri Rahayu
Indonesia-Cina Perkuat Pertukaran Teknologi, Erick Thohir: Lapangan Kerja Bagi Insinyur Berbakat

Pemerintah Indonesia dan China meluncurkan pusat pengembangan profesional berkelanjutan. Erick Thohir sebut sebagai peluang para insinyur.


BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

7 hari lalu

Kepala Badan Riset Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
BRIN Berikan Nurtanio Award ke Ahli Penerbangan & Antariksa Profesor Harijono Djojodihardjo

BRIN memberikan penghargaan tertinggi kepada periset Indonesia yang berprestasi, dan kepada tokoh yang telah memberikan andil kemajuan iptek.


Sistem Hujan Stasioner Terpantau di Atas Jabodetabek 2 Hari Terakhir

8 hari lalu

Ilustrasi hujan. Physicsworld.com
Sistem Hujan Stasioner Terpantau di Atas Jabodetabek 2 Hari Terakhir

Sistem hujannya terus menerus terbentuk sehingga tidak luruh-luruh.