Viral NFT Swafoto Ghozali, Kenali Sekilas tentang NFT

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi NFT. Shutterstock

    Ilustrasi NFT. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Langkah seorang bernama Ghozali mengunggah swafoto dirinya sebagai produk non fungible token (NFT) di OpenSea menjadi viral. Foto tersebut mendapat banyak peminat hingga laku terjual hingga puluhan juta.

    Dari pantauan Bisnis, foto selfie yang diunggahnya di OpenSea itu telah laku terjual hingga 230 kali. Ghozali memilih untuk menjual swafotonya selama lima tahun terakhir sebagai produk NFT.

    "Hari ini (foto selfie) terjual lebih dari 230+ dan sampai sekarang aku nggak tahu kenapa ada yang mau beli #NFT foto milikku. Tapi aku berterima kasih kepada kalian semua untuk upaya 5 tahunku yang terbayar lunas," tulis Ghozali di akun Twitternya pada Selasa, 11 Januari 2022.

    Dari akun OpenSea miliknya, sebanyak 933 item NFT yang terdiri dari foto selfie pribadinya itu telah laris terjual. Satu foto milik Ghozali dihargai dengan harga terendah, yaitu 0,13 Ethereum atau sekitar Rp 6 juta. Untuk keseluruhannya, bisnis NFT Ghozali mencapai 8,5 Ethereum atau sekitar Rp 391 jutaan.

    Jika Anda ingin meraih keberuntungan seperti Ghozali dengan item NFT, tak ada salahnya untuk mengenali NFT lebih jauh.

    Secara istilah, NFT adalah singkatan dari non fungible token yang diterjemahkan sebagai token yang tidak dapat dipertukarkan. Bisa juga diartikan sebagai sesuatu yang unik, tidak bisa diduplikasi serta tidak bisa diganti dengan yang lain.

    NFT sepenuhnya didasarkan pada teknologi blockchain dan lebih khusus lagi, mereka didasarkan pada Ethereum Blockchain. Ethereum atau Ether adalah teknologi blockchain yang sangat istimewa karena mereka dapat menyimpan data atau informasi tambahan tentang token tertentu.

    Dengan didasarkan pada teknologi blockchain ini, NFT dapat memanfaatkan teknologi blockchain untuk menyimpan informasi tambahan tentang token mereka, seperti verifikasi kepemilikan, riwayat kepemilikan, harga, dan sebagainya.

    Dengan demikian, orang tidak dapat dengan bebas memperdagangkan token NFT karena setiap token NFT memiliki pemiliknya. Hanya pemilik yang memutuskan apakah dia ingin menjual tokennya atau menyimpannya bersamanya.

    Pada industri seni, fitur tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh pemilik karya seni yang telah diverifikasi, dapat dilacak keberadaannya dan tidak dapat diganti. Karena meskipun seseorang membeli karya seni NFT, ia hanya menjadi pemilik baru bukan sebagai pencipta asli dari karya tersebut.

    Bagaimana cara kerja NFT ?

    NFT sepenuhnya didasarkan pada Ethereum Blockchain, dan mengikuti metode yang disediakan oleh Jaringan Ethereum. Pada 24 Januari 2018, Ethereum menyelesaikan standar ERC-721 yang memungkinkan pengembang untuk menentukan aset unik, yaitu NFT.

    Standar ini memungkinkan pengguna untuk menetapkan nama dan simbol untuk NFT mereka, dan juga menyediakan file JSON yang menjelaskan properti unik NFT.

    Hari ini, kita bisa melihatnya sebagai nama karya, ID Token dari karya seni atau koleksi digital, deskripsi, dan sebagainya.

    Platform dan pasar NFT juga telah tersedia seperti OpenSea, Rarible, Nifty Gateway. Pengguna dapat membuat NFT mereka sendiri dari aset digital mereka. Proses mengubah aset digital menjadi NFT ditangani dan diurus oleh perusahaan tersebut.  Anda hanya perlu membuat dan mencantumkannya di marketplace mereka.

    Apakah karya seni NFT ?

    Karya seni NFT pada dasarnya adalah karya seni digital yang dapat dibeli pengguna dari pasar NFT seperti Rarible, OpenSea, dan banyak lainnya. Namun, Artwork NFT ini spesial karena telah di-token.

    Perhatikan kata "telah di-token”. Artinya seseorang mengubah karya seni atau lukisannya menjadi NFT.

    Dia pada dasarnya mengenkripsi data artwork di dalam blockchain tempat semua informasi tentang artwork disimpan. Dari sini, orang tersebut sekarang pada dasarnya mengubah karya seninya menjadi NFT karena ketika dia melakukan ini, dia juga mendapatkan ID Token.

    Semua proses ini disebut "pencetakan". Karya seni NFT dapat didaftar di pasar NFT. Selain itu, dapat pula didaftarkan untuk dijual, baik dengan jumlah harga dalam mata uang Eter atau ETH.  Karya Seni NFT juga dapat dilelang. Kolektor dapat menawar karya seni NFT dan siapa pun yang mencapai harga tertinggi akan memenangkan lelang dan mendapatkan NFT tersebut.

    THE VERGE | NFT STREET

    Baca:
    Mengenal NFT, di Balik Booming Barang Koleksi Digital

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?