Kepunahan Dinosaurus dalam Hipotesis Alvarez tentang Asteroid Menabrak Bumi

Reporter

Editor

Bram Setiawan

Ilustrasi dinosaurus pemakan tumbuhan Diamantinasaurus diserang oleh Australoventor yang baru ditemukan. Kredit: Travis Tischler

TEMPO.CO, Jakarta - Kepunahan dinosaurus di Bumi sudah lama menjadi perbincangan para ilmuwan. Kelompok hewan purbakala itu telah dinyatakan punah 66 juta tahun silam. Hipotesis fisikawan Luis Alvarez merupakan pandangan yang paling terkemuka menjelaskan kepunahan dinosaurus. Hipotesis Alvarez itu diterbitkan dalam jurnal Science berjudul Extraterrestrial Cause for the Cretaceous-Tertiary Extinction tahun 1980.

Mengutip Britannica, hipotesis Alvarez menjelaskan, sekitar 66 juta tahun yang lalu asteroid menghantam Bumi. Bencana dahsyat itu yang mengakibatkan kepunahan dinosaurus. Menurut Alvarez, bukti utama hipotesisnya terkait penemuan lapisan Kapur-Paleogen yang mengandung kadar iridium.

Lapisan itu berada di strata batuan zona batas geokronologi antara era Mesozoikum dan Neozoikum, sekitar 65,5 juta tahun lalu. Lapisan berkadar iridium itu sebagian besar menutupi lapisan batuan yang terdapat fosil dinosaurus. 

Menurut Alvarez, kandungan iridium itu sangat langka di kerak Bumi. Ia bependapat, kandungan itu berasal dari benda luar angkasa seperti asteroid. Alvarez pun menyimpulkan, dari penemuan bukti itu, maka 66 juta tahun asteroid menabrak Bumi yang mengakibatkan kepunahan dinosaurus. 

Mula hipotesis itu dipublikasikan menimbulkan kontroversi. Tapi,bertahap mendapat dukungan sebagai hipotesis yang bisa diterima untuk menjelaskan kepunahan dinosaurus yang tiba-tiba. Bukti yang mendukung salah satunya penelitian kawah kuno Chicxulub di Semenanjung Yucatan, Meksiko, pada 1991.

Penemuan kawah dengan ukuran lebar 149 kilometer dan kedalaman 20 kilometer ini mendukung pembuktian hipotesis Alvarez. Kritik yang mempertanyakan letak kawah, jika asteroid menabrak Bumi terjawab melalui penemuan Chicxulub.

Ahli geofisika Universitas Erlangen-Nurnberg, Peter Schulte menjelaskan, bahwa asteroid menabrak wilayah yang kaya sulfat yang melepaskan aerosol sulfur.  “Kami menyimpulkan kawah Chicxulub terbentuk dari benda asteroid besar penyebab utama kepunahan dinosaurus 66 juta tahun lalu,” kata Schulte dikutip dari situs web Berkeley Lab. 

HARIS SETYAWAN

Baca: Kawah Chicxulub Simpan Misteri Punahnya Dinosaurus






Asteroid Pernah Sebabkan Mega-tsunami di Mars, Jejaknya Terlacak

2 hari lalu

Asteroid Pernah Sebabkan Mega-tsunami di Mars, Jejaknya Terlacak

Sekitar 3,4 miliar tahun lalu, setelah asteroid datang menghunjam lautannya, sebuah tsunami raksasa menyapu wajah Mars.


Mengenali Joseph Louis Gay-Lussac, Kimiawan Penemu Sifat Gas

2 hari lalu

Mengenali Joseph Louis Gay-Lussac, Kimiawan Penemu Sifat Gas

Kimiawan Joseph Louis Gay-Lussac mengumumkan eksperimen yang dikenal sebagai hukum Gay-Lussac berkenaan sifat gas


Ahli Fisika Mendesain Urinoar Anti-Cipratan: Ukur Sudut, Amati Anjing

9 hari lalu

Ahli Fisika Mendesain Urinoar Anti-Cipratan: Ukur Sudut, Amati Anjing

Desain urinoar dihasilkan antara lain lewat observasi ahli fisika ini terhadap kebiasaan instingtif anjing mengangkat kaki saat kencing.


Rumah Lelang Christie Hong Kong Batal Jual T. Rex Shen, Kenapa?

11 hari lalu

Rumah Lelang Christie Hong Kong Batal Jual T. Rex Shen, Kenapa?

Kerangka T. rex yang batal dilelang untuk rencana penjualan pertama di Asia itu awalnya ditarget mendulang penjualan Rp 392 miliar.


Ternyata Cuaca Tidak Pengaruhi Terjadinya Tsunami, Ini Beberapa Faktor Gempa Berpotensi Tsunami

13 hari lalu

Ternyata Cuaca Tidak Pengaruhi Terjadinya Tsunami, Ini Beberapa Faktor Gempa Berpotensi Tsunami

Tsunami termasuk akibat dari sejumlah kejadian, seperti tanah longsor dan letusan gunung berapi, salah satunya penyebab utamanya, gempa bumi.


Mengenang 14 Tahun Meninggalnya Michael Crichton, Penulis Novel Populer Jurassic Park

34 hari lalu

Mengenang 14 Tahun Meninggalnya Michael Crichton, Penulis Novel Populer Jurassic Park

Crichton dikenal sebagai penulis jenius, dia banyak melahirkan karya novel yang bersifat ilmiah dan karyanya yang monumental yakni Jurassic Park.


Badai Tropis Nalgae Mendekati Filipina, 31 Orang Tewas

41 hari lalu

Badai Tropis Nalgae Mendekati Filipina, 31 Orang Tewas

Badai tropis Nalgae membawa hujan yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di Filipina. Sedikitnya 31 orang tewas dan ribuan lainnya dievakuasi.


Asteroid Berukuran 2 Kali Stadion GBK Melintas Dekat Bumi Sabtu Ini

49 hari lalu

Asteroid Berukuran 2 Kali Stadion GBK Melintas Dekat Bumi Sabtu Ini

Peneliti di Pusat Sains Antariksa BRIN menyampaikan bahwa asteroid tersebut akan melintas pada Sabtu tepat semenit sebelum tengah malam.


Asteroid Phaethon Berputar Semakin Cepat, Jepang Kirim Misi DESTINY+

52 hari lalu

Asteroid Phaethon Berputar Semakin Cepat, Jepang Kirim Misi DESTINY+

Jarang sekali putaran asteroid berubah dan Phaethon adalah asteroid ke-11 yang diketahui menunjukkan perubahan dalam periode rotasinya


6 Fakta Unik Ubur-ubur

56 hari lalu

6 Fakta Unik Ubur-ubur

Ubur-ubur miliki fakta yang menarik. Apa sajakah itu?