YouTube Uji Pengunduhan Video

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, San Francisco: YouTube hari Kami mengatakan pihaknya mencoba untuk mengizinkan pengunjung mengunduh video ke komputer sebagai alternatif menonton klip melalui Internet.

Pemilik video nantinya akan dapat menawarkan pengunduhan secara gratis atau dengan sedikit biaya melalui fasilitas Google Checkout, menurut manajer produk YouTube, Thai Tran.

"Banyak pencipta video di YouTube ingin pekerjaan mereka dilihat secara meluas," tulis Tran di blog YouTube.

"Mereka tidak keberatan berbagi pekerjaan mereka, asalkan mereka mendapatkan penghargaan yang sesuai."

YouTube telah mencari cara untuk mencari uang dari video di situsnya dan mendapat komplain dari studio film dan televisi yang mengkhawatirkan material bajakannya ditaruh di sana.

"Kami telah mulai bekerja dengan beberapa mitra yang ingin berbagi video mereka secara universal dan bahkan dapat menikmatinya tanpa koneksi Internet," kata Tran.

Pemilik hak cipta video akan dapat menyediakan izin Creative Commons yang memberi lisensi kepada anggota YouTube untuk menggunakan kembali kontennya dengan batasan tertentu.

"Kami juga menguji sebuah opsi yang memungkinkan pemilik video memberi izin pengunduhan video mereka dari YouTube," tulis Tran.

Video kuliah dari kelas-kelas universitas Amerika termasuk dari Stanford dan Duke juga ditawarkan sebagai pengunduhan gratis di YouTube sebagai uji coba pelayanan itu.

Saluran YouTube untuk Khan Academy, Household Hacker dan  Pogobat juga berpartisipasi dalam tes itu.

AFP | ERWIN Z






Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

27 September 2017

Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

Pihak berwenang Belgia akan mengambil sikap tegas terhadap peredaran situs yang diduga menawarkan pelacuran terselubung.


Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

27 Agustus 2017

Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome.


Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

10 Agustus 2017

Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

Salah satu cara yang dipilih generasi Millennial untuk mengekspresikan diri adalah mengunggah materi ke YouTube, tapi kenapa tak semua sukses?


Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

10 Agustus 2017

Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas, masih manjurkah?


Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

12 Juli 2017

Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

Perusahaan-perusahaan, seperti Google, Facebook, Spotify, Jumat lalu mengumumkan akan berpartisipasi dalam aksi 12 Juli untuk mendukung net neutrality


Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

7 Juli 2017

Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

Vlogging menjadi fenomena tersendiri saat ini. Banyak netizen, dari yang belum tekrenal sampai yang kondang macam Kaesang, meramaikan dunia vlog.