Kaspersky Luncurkan Toko Online Antivirus

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahaan antivirus Kaspersky Lab meluncurkan toko online pertamanya hari ini. Toko khusus untuk kawasan Asia Tenggara itu menjual segala macam solusi antivirus dan layanan konsumen.

Peluncuran toko yang beralamat di http://www.antivirus365.net itu dilakukan melalui suatu konferensi video di Jakarta, Kuala Lumpur, dan Bangkok. Acara tersebut menampilkan Harry Cheung, Managing Director Kaspersky Lab Asia Pasifik dan Mok Chee Yong, Direktur Antivirus365.net.

Toko online itu akan melayani konsumen Kaspersky di 11 negara di Asia Tenggara. Untuk sementara, ia tersedia dalam bahasa lokal di Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Pengunjung tak perlu melakukan apapun untuk mengakses situs berbahasa Indonesia, sebab toko online itu akan otomatis mengenalinya melalui alamat IP atau Internet Protocol pengguna.

“Ke depan akan semakin banyak bahasanya, sehingga semakin banyak yang menggunakannya,” kata Yong. “Kami yakin bisa meraih target 1 juta penjualan pada 2009.”

Pembelian di situs tersebut pun dilakukan dengan mata uang lokal. Pembayaran untuk sementara dilakukan dengan kartu kredit. Namun nantinya, akan menerima PayPal, transfer e-banking, pesan pendek, maupun pembayaran offline.

Selain berdagang, di situs itu pengunjung bisa mengajukan pertanyaan, baik via ruang chatting, e-mail, sampai telepon. Ada pula forum yang dikelola tim bantuan teknis.

Pengunjung juga bisa mengunduh software trial secara gratis. Lisensi bisa diperbaharui hanya dengan melakukan beberapa klik. Selain itu, tersedia installer untuk database pengenalan malware terbaru.

DEDDY SINAGA 






Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

27 September 2017

Situs Om Senang Mirip Nikahsirri.com Hebohkan Belgia

Pihak berwenang Belgia akan mengambil sikap tegas terhadap peredaran situs yang diduga menawarkan pelacuran terselubung.


Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

27 Agustus 2017

Google Chrome Bakal Memungkinkan Pengguna Membisukan Situs Web

Google menguji opsi baru yang memungkinkan pengguna membisukan situs web secara permanen di dalam browser Chrome.


Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

10 Agustus 2017

Ingin Sukses Cari Uang Lewat YouTube? Ada Kiatnya...

Salah satu cara yang dipilih generasi Millennial untuk mengekspresikan diri adalah mengunggah materi ke YouTube, tapi kenapa tak semua sukses?


Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

10 Agustus 2017

Bagaimana Menyusun Kata Sandi yang Anti Pembobolan?

Bill Burr, pernah merilis sebuah buku (pedoman) di tahun 2003 lalu berisi kata sandi yang tidak dapat diretas, masih manjurkah?


Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

12 Juli 2017

Google, Facebook, Spotify Akan Ikut Aksi Dukung Net Neutrality

Perusahaan-perusahaan, seperti Google, Facebook, Spotify, Jumat lalu mengumumkan akan berpartisipasi dalam aksi 12 Juli untuk mendukung net neutrality


Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

7 Juli 2017

Ingin Vlog Anda Sekondang Kaesang? Hindari Lima Hal Berikut Ini

Vlogging menjadi fenomena tersendiri saat ini. Banyak netizen, dari yang belum tekrenal sampai yang kondang macam Kaesang, meramaikan dunia vlog.