Hujan Es, Angin Kencang, dan Banjir Melanda Bandar Lampung

Ilustrasi hujan es. wikimedia

TEMPO.CO, Jakarta - Video hujan es di Bandar Lampung pada hari Senin, 19 September 2022, ramai di media sosial. Selain itu, di kota yang sama, juga terjadi banjir dan angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah dan kendaraan. 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Lampung melalui prakirawannya, Adi Saputra, membenarkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.40–18.00 WIB. 

“Awan cumulonimbus menimbulkan hujan lebat, hujan es, dan disertai angin kencang yang menyebabkan banjir dan pohon tumbang,” ujar Adi, Senin. Selain itu, curah hujan di wilayah kejadian banjir tercatat nilainya >100mm.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca Lampung tanggal 19 September 2022 pukul 10:30 WIB yang berpotensi terjadi hujan sedang-lebat dan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, termasuk ke wilayah Bandar Lampung. Peringatan kembali diulang pada pukull 17:30 WIB.

Berdasarkan analisis terkini dinamika atmosfer, terpantau gelombang Rossby aktif di wilayah Lampung dan diperparah dengan Dipole Mode (negatif) yang sudah lama aktif. Hal itu berdampak terhadap pembentukan awan-awan hujan selama periode musim kemarau sampai dengan saat ini. 

Berdasarkan analisis citra radar terpantau awan hujan mulai memasuki wilayah kejadian banjir dan pohon tumbang (Bandar Lampung) dari wilayah Lampung Timur menuju Kota Bandar Lampung pada pukul 11.40 WIB dan terus bergerak menuju ke wilayah Pesawaran.

Setelah itu awan cumulonimbus lainnya kembali masuk ke wilayah Bandar Lampung secara bergantian sampai dengan pukul 18.00 WIB yang menyebabkan hujan dengan intensitas sedang–lebat juga disertai dengan angin kencang. Menurutnya, kejadian banjir dan angin kencang menyebabkan kerugian materil yang tidak sedikit.

Waspada Hari Mendatang

Kepala Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, Kukuh Ribudiyanto, memberi rekomendasi  kepada masyarakat dan instansi yang terkait agar tetap waspada terhadap peningkatan potensi terjadinya angin puting beliung pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut ditandai dengan pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB yang mengakibatkan pembentukan awan konvektif dengan dasar awan yang gelap, puncak awan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan jenis Cumulonimbus).

Kukuh memberi catatan khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor agar tetap waspada khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut.

Menurutnya, prakiraan cuaca sampai akhir bulan September mendatang potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi karena fase pancaroba masih berlangsung.






Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

8 jam lalu

Menteri Basuki Minta Kebersihan Sungai Ciliwung Dijaga Biar Bisa Diwariskan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta masyarakat peduli pada kebersihan Sungai Ciliwung.


BMKG Sebut Ada 10 Lokasi Rawan Pergerakan Tanah di Jakarta, Heru Budi Hartono: Dampaknya Kecil

10 jam lalu

BMKG Sebut Ada 10 Lokasi Rawan Pergerakan Tanah di Jakarta, Heru Budi Hartono: Dampaknya Kecil

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan dampak pergerakan tanah di Jakarta tidak besar. Tak menyampaikan antisipasi atau mitasi pergerakan tanah.


Cuaca Hari Ini, BMKG: Aceh dan Sumatera Utara Siaga Bencana

16 jam lalu

Cuaca Hari Ini, BMKG: Aceh dan Sumatera Utara Siaga Bencana

Setelah kemarin Sumatera Barat, pada hari ini peringatan dini siaga bencana hidrometeorologi dipindah BMKG ke Aceh dan Sumatera Utara.


Cianjur Tambah 4 Gempa Susulan, Jawa Barat Tambah Gempa Tasikmalaya

16 jam lalu

Cianjur Tambah 4 Gempa Susulan, Jawa Barat Tambah Gempa Tasikmalaya

BMKG mencatat penambahan empat kali tambahan gempa susulan di Cianjur dalam 24 jam terakhir sejak pencatatan pada Sabtu pagi lalu.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Pangandaran, Jurusan 'Tersepi' di UI

19 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Pangandaran, Jurusan 'Tersepi' di UI

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 3 Desember 2022, dipuncaki artikel gempa Pangandaran. Ada juga penambahan 11 gempa susulan di Cianjur.


Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

1 hari lalu

Gerebek Lumpur Anies Baswedan Digencarkan sejak Jakarta Kerap Banjir

Gerebek lumpur mulai digencarkan di masa Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Pemerintah daerah fokus mengeksekusi program itu sejak Jakarta sering banjir


Gempa di Garut, Badan Geologi Amerika dan Jerman Sama Ukur M5,7

1 hari lalu

Gempa di Garut, Badan Geologi Amerika dan Jerman Sama Ukur M5,7

Wilayah yang diperkirakan terdampak gempa Garut hari ini umumnya berupa dataran pantai yang berbatasan dengan perbukitan bergelombang hingga terjal.


Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

1 hari lalu

Banjir Rendam 3 RT di Jakarta Selatan dan Jalan Depan Aeon Mall Tanjung Barat

BPBD DKI mencatat satu ruas jalan dan tiga RT di Jakarta Selatan tergenang banjir usai hujan


Gempa Garut M 6.1, BNPB: 1 Warga Luka Ringan, 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak

1 hari lalu

Gempa Garut M 6.1, BNPB: 1 Warga Luka Ringan, 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak

Berdasarkan laporan BMKG pusat gempa Garut berada di 7.51 LS dan 107.52 BT pada kedalaman 109 kilometer.


Info Gempa Terkini BMKG: Susulan di Garut dan Cianjur

1 hari lalu

Info Gempa Terkini BMKG: Susulan di Garut dan Cianjur

Gempa terkini juga dicatat BMKG di NTT dan Sulawesi Selatan.