Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mengenal Tramadol, Manfaat dan Efek Sampingnya dari Depresi hingga Kerusakan Saraf

Editor

Devy Ernis

image-gnews
Polisi menunjukkan barang bukti 310 butir pil tramadol yang disalahgunakan dalam rilis di Markas Polisi Wilayah Kota Bogor, 8 Mei 2015.  Lazyra Amadea Hidayat
Polisi menunjukkan barang bukti 310 butir pil tramadol yang disalahgunakan dalam rilis di Markas Polisi Wilayah Kota Bogor, 8 Mei 2015. Lazyra Amadea Hidayat
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan warga Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang Jawa Barat dari anak-anak, remaja hingga lansia kecanduan obat keras Tramadol dan Hexymer. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Mulyajaya Endang, usai dua pengedar obat keras tersebut ditangkap.

Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Surabaya Annisa Kartika Sari menjelaskan Tramadol adalah obat analgesik opioid yang pada awalnya diperkenalkan sebagai alternatif aman untuk morfin dan kodein. Namun, dengan meningkatnya kasus penyalahgunaan, dampak negatif dan bahaya kecanduan Tramadol harus menjadi  perhatian siapa saja.

“Tramadol adalah obat resep yang direkomendasikan untuk mengatasi rasa sakit sedang hingga berat. Namun, karena memberikan efek euforia, obat ini sering disalahgunakan sehingga dapat menyebabkan kecanduan,”ujar Annisa dilansir dari situs UM Surabaya pada Ahad, 13 Agustus 2023.

Menurutnya, efek samping dari penyalahgunaan Tramadol sangat beragam, mulai dari mual, pusing, mengantuk, hingga depresi pernapasan yang berpotensi fatal. Salah satu dampak jangka panjang dari penyalahgunaan Tramadol adalah kerusakan pada sistem saraf.

Annisa menegaskan, penggunaan Tramadol dalam jangka waktu lama dapat mengganggu fungsi neurotransmitter dan mempengaruhi keseimbangan kimia otak. Tidak hanya itu, kecanduan Tramadol juga dapat mempengaruhi fungsi hati dan ginjal.

Karena kedua organ ini bertanggung jawab untuk memetabolisme dan mengeluarkan obat dari tubuh, konsumsi Tramadol dalam jumlah berlebih dan jangka waktu panjang dapat membebani keduanya, meningkatkan risiko kerusakan kedua organ tersebut.

Kecanduan Tramadol tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental penggunanya. Depresi, kecemasan, dan gangguan tidur sering kali dikaitkan dengan penyalahgunaan Tramadol. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Individu yang kecanduan obat ini sering kali merasa tertekan dan kesulitan menjalin hubungan interpersonal yang sehat,” katanya lagi.

Menurut dia, banyak individu yang tergantung pada Tramadol juga karena masalah ekonomi. Biaya untuk membeli obat secara ilegal serta biaya perawatan kesehatan yang timbul akibat komplikasi kesehatan dapat membebani finansial pengguna.

Dampak sosial lainnya melibatkan hubungan keluarga dan teman. Dia menjelaskan banyak keluarga yang terpecah atau merasa tertekan karena salah satu anggotanya kecanduan dan dapat menyebabkan isolasi sosial serta kesulitan dalam menjalin hubungan yang harmonis.

“Pendidikan dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan. Program edukasi yang menyasar sekolah, universitas, dan masyarakat umum perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami risiko dan bahaya dari penyalahgunaan obat seperti Tramadol,” kata Annisa.

 Pilihan Editor: Daftar Musisi Papan Atas Dunia Jebolan Juilliard School, Sekolah Impian Putri Ariani

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Tol MBZ

10 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI I Ketut Sumedana saat pemeriksaan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika 2020-2022 di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Maret 2023 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek Tol MBZ

Kejagung menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (Tol MBZ).


Psikiater Bagi Tips Atasi Kecanduan Judi

14 hari lalu

Ilustrasi judi online.
Psikiater Bagi Tips Atasi Kecanduan Judi

Diskusi dengan psikiater atau psikolog klinis untuk mendapat psikoterapi bisa menjadi cara mengatasi kecanduan judi.


Psikiater Sebut Penyebab Orang Kecanduan Judi

16 hari lalu

Ilustrasi. TEMPO/Ramdani
Psikiater Sebut Penyebab Orang Kecanduan Judi

Spesialis kejiwaan menyebut penyebab orang tak bisa menghentikan keinginan alias kecanduan judi karena terjadi disregulasi di bagian otak.


Kasus DBD Jabar Terbanyak di Kota Bandung, Kematian Tertinggi di Karawang

17 hari lalu

Ilustrasi nyamuk demam berdarah (pixabay.com)
Kasus DBD Jabar Terbanyak di Kota Bandung, Kematian Tertinggi di Karawang

Jumlah kasus DBD terbanyak di Kota Bandung, yaitu sebanyak 1.281 orang.


5 Efek Samping Konsumsi Wortel Secara Berlebihan

22 hari lalu

Ilustrasi jus wortel. StyleCraze
5 Efek Samping Konsumsi Wortel Secara Berlebihan

Seperti makanan lainnya, konsumsi berlebihan wortel atau kondisi tertentu bisa menyebabkan beberapa efek samping.


Ketahui Soal Obat Bebas, Obat Bebas Terbatas, dan Obat Keras

28 hari lalu

Simbol obat keras. Istimewa
Ketahui Soal Obat Bebas, Obat Bebas Terbatas, dan Obat Keras

Obat bebas dan obat keras banyak dijumpai masyarakat di apotek terdekat. Lalu, apa saja merek yang banyak beredar, berikut beberapa contohnya?


Begini Cara Bedakan Obat Bebas dan Obat Keras, Perhatikan Tanda Ini

29 hari lalu

Petugas menunjukkan barang bukti obat keras yang disita dari sejumlah apotek di Tulungagung, Jawa Timur, 20 September 2017. Obat keras berbahaya yang dijual bebas tanpa resep dokter itu terungkap saat dinkes dan polisi menggelar razia obat keras jenis PCC di puluhan apotek yang beroperasi wilayah tersebut. ANTARA/Destyan Sujarwoko
Begini Cara Bedakan Obat Bebas dan Obat Keras, Perhatikan Tanda Ini

Ketahui perbedaan obat bebas dan obat keras, antara lain dengan memperhatikan tanda atau simbol pada kemasannya. Inni penjelasannya.


Delapan Desa di Karawang Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang

30 hari lalu

Ilustrasi kekeringan. (ANTARA/Mohammad Ayudha/dok)
Delapan Desa di Karawang Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang

Kekeringan atau krisis air bersih yang terjadi di delapan desa tersebut akibat kemarau panjang sebagai dampak dari fenomena El Nino.


Serba-serbi Obat Keras: 3 Penanda Kemasan Obat-obatan Berdasarkan Golonganbya

31 hari lalu

Polisi menunjukkan botol vitamin berisi obat keras ilegal di sebuah pabrik obat ilegal yang berada di tengah perumahan warga di Kabupaten Bandung, Jumat, 24 Juli 2020. Obat-obatan ilegal tersebut banyak digunakan sebagai obat penenang. TEMPO/Prima Mulia
Serba-serbi Obat Keras: 3 Penanda Kemasan Obat-obatan Berdasarkan Golonganbya

Terdapat 3 jenis penggolongan obat-obatan dengan logo yang berbeda untuk setiap golongan yaitu obat bebas, obat bebas terbatas, dan obat keras


Ketahui Apa Itu Obat Keras?

31 hari lalu

Petugas menata barang bukti saat konferensi pers kasus pengedaran obat dan suplemen palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2023. Tersangka juga memperdagangkan obat daftar G atau obat keras yang diduga tidak memiliki izin edar serta tanpa resep dokter dan memperdagangkan atau mendistribusikan obat untuk sakit asma merek ventilon inhaler yang diduga tanpa izin. TEMPO/ Febri Angga Palgunav
Ketahui Apa Itu Obat Keras?

Obat keras dikenal sebagai obat resep, ini jenis obat yang hanya dapat diperoleh dan digunakan atas dasar rekomendasi atau resep tertulis dari dokter.