Tambal Gigi dengan Asam Empedu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • asam empedu penambal gigi

    asam empedu penambal gigi

    gigiTEMPO Interaktif, Hongkong: Letak empedu dan gigi lumayan jauh. Yang satu berada di dalam rongga perut, sedangkan yang lain berada dalam rongga mulut. Namun siapa sangka, asam yang dihasilkan empedu ternyata dapat digunakan untuk menambal lubang pada gigi.

    Fungsi asam empedu sebagai bahan penambal alami ini diungkap oleh para ilmuwan di Kanada dan Cina yang berhasil mengembangkan sebuah material keras menggunakan asam empedu manusia. Material keras ini diharapkan dapat digunakan untuk menambal gigi berlubang.

    Saat ini, lubang pada gigi biasanya diisi dengan tambalan dari merkuri atau plastik meski kini penambal putih yang terbuat dari plastik lebih umum digunakan dokter gigi ketimbang bahan tambalan gigi tradisional berwarna perak yang mengandung merkuri. Material dari zat kimia anorganik, baik merkuri maupun plastik, memicu kekhawatiran karena berpotensi menimbulkan racun.

    gigiApalagi banyak bahan penambal dari plastik yang mengandung unsur kontroversial, semisal BisGMA, yang kerap dikaitkan dengan pecahnya tambalan secara prematur dan perlahan melepas bisphenol A, sebuah substansi yang dianggap bersifat toksik bagi manusia dan lingkungan.

    alam laporan yang dipublikasikan dalam jurnal ACS Applied Materials & Interfaces, para ilmuwan tersebut menggambarkan bagaimana mereka mengumpulkan asam empedu dan mengubahnya menjadi plastik keras dan tahan lama yang tampaknya memiliki kemampuan antiretak yang jauh lebih baik daripada material lain yang kini digunakan oleh para dokter gigi.

    Asam empedu adalah substansi alami yang dihasilkan oleh hati dan disimpan di dalam kantong empedu untuk membantu mencerna lemak. "Material baru ini kelihatannya jauh lebih kuat, juga lebih tahan lama, dengan berpotensi mengurangi rasa nyeri akibat penambalan retakan dan kunjungan darurat ke dokter gigi," kata Julian Zhu dari departemen kimia Shanxi University di Cina, yang mengepalai tim peneliti itu.

    TJANDRA | REUTERS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?