Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Diguyur Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Sergap Warga Cimahi Utara

image-gnews
Banjir Cilencang menyatu dengan limbah pabrik yang hampir surut usai hujan di Jalan Amir Machmud, Cimahi, Jawa Barat, 23 Juli 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Banjir Cilencang menyatu dengan limbah pabrik yang hampir surut usai hujan di Jalan Amir Machmud, Cimahi, Jawa Barat, 23 Juli 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Unit Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cimahi melaporkan kejadian banjir di beberapa lokasi dan longsor yang merusak rumah warga, Sabtu 6 Januari 2024. Seratusan warga dari puluhan keluarga terdampak bencana itu yang semuanya terjadi di wilayah Cimahi Utara.

Lokasi banjir terbanyak terjadi di Kelurahan Cipageran. Di Jalan Martasik RT 03 dan RT 05 RW 14 banjir terjadi sekitar pukul 17.00. “Debit air melebihi daya tampung drainase yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi,” kata Rohmat, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cimahi dalam laporannya, Sabtu, 6 Januari 2024. Jebolnya kirmir selokan mengakibatkan limpasan air masuk ke sawah milik warga.

Selain itu limpasan air ikut merendam rumah warga sekitar 30 hingga 90 sentimeter dan menjebol tembok pagar rumah warga. Air baru surut pukul 21.05 WIB. Nihil korban jiwa, enam keluarga berjumlah 21 orang terdampak. BPBD menilai jenis kerusakan tergolong ringan, namun masih berpotensi terjadi bencana susulan. 

Di Kampung Anggaraja, banjir merendam jalan hingga 70 sentimeter. Sebanyak empat rumah yang dihuni tujuh keluarga berjumlah 20 orang itu tergenang 40 sentimeter.

Banjir akibat saluran drainase tersumbat saat hujan dengan intensitas tinggi. Air baru surut pukul 21.15 WIB. Sementara di Kampung Warungmuncang, banjir terjadi pukul 18.00 akibat luapan air dari drainase yang tersumbat.

Dilaporkan 17 unit rumah yang dihuni 20 keluarga dengan 71 orang terendam air setinggi 120 sentimeter. Banjir itu juga menjebol dinding depan tiga rumah serta membuat sebuah lapangan futsal rusak berat. Nihil korban jiwa, bencana susulan dinilai masih berpotensi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Adapun di Kampung Nyalindung RT 05 RW 05 Kelurahan Citeureup, banjir akibat luapan air dari drainase saat hujan lebat juga merendam tiga rumah yang dihuni 14 orang setinggi 20-50 sentimeter.

Longsor yang terjadi di Gang Bapak Madi RT 04 RW 19 Kelurahan Cibabat mengancam dua rumah warga bertetangga. Bagian belakang sebuah rumah telah jatuh ke jurang sementara rumah lainnya berpotensi ambruk. Nihil korban jiwa, bencana susulan masih dimungkinkan terjadi. 

Pilihan Editor: Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Klaim Alumni Unhas Dukung Prabowo, Panelis Debat Capres dari Unhan

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

19 jam lalu

Tangkapan layar kawasan banjir di Kota Meizhou, Guangdong, Tiongkok, 17 Juni 2024.  (File image: Video obtained by Reuters)
Jembatan Cina Ambruk, 11 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Orang Hilang

Sedikitnya sebelas orang tewas dan lebih dari 30 orang masih hilang setelah sebuah jembatan di Cina utara ambruk di tengah hujan lebat


SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

1 hari lalu

Ilustrasi proyek migas SKK Migas. Foto: dok SKK Migas
SKK Migas Catat Lifting Minyak Semester I 2024 Capai 576 Ribu Barel per Hari

SKK Migas memprediksi lifting minyak pada semester II atau hingga akhir 2024 sebesar 595 ribu BOPD.


Toronto Terendam Banjir

3 hari lalu

Ilustrasi banjir. ANTARA/Pey Hardi Subiantoro
Toronto Terendam Banjir

Banjir di Toronton Kanada menyebabkan listrik padam, gangguan lalu lintas dan sejumlah penerbangan terlambat atau bahkan dibatalkan.


Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

3 hari lalu

Rapper Drake memperlihatkan kondisi dalam rumahnya yang tergenang air karena badai besar di Toronto. Foto: Instagram/@champagnepapi
Hujan Badai di Toronto, Rumah Mewah Drake Kebanjiran

Rapper Drake menunjukkan kondisi di dalam rumahnya yang terendam banjir akibat hujan badai melanda Toronto.


Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

3 hari lalu

Kondisi banjir di Kab Luwu Utara, Senin (15/7). Sumber video: BPBD Kab Luwu Utara
Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

Hujan deras sejak 15 Juli lalu membuat sejumlah sungai utama di Kabupaten Luwu Utara meluap dan melimpas ke pemukiman masyarakat.


Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

5 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau Rumah Pompa Air Sentiong di Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 29 Februari 2024. Dok. Pemprov DKI, beritajakarta.com
Konsistensi Heru Menambah RTB Pengendali Banjir

Selama 2024, ada delapan waduk/embung yang dibangun di Jakarta. Dua di antaranya adalah waduk baru.


Tanah Longsor Menerjang Timika Papua Tengah, 7 Orang Meninggal

5 hari lalu

Ilustrasi longsor. shutterstock.com
Tanah Longsor Menerjang Timika Papua Tengah, 7 Orang Meninggal

Tujuh orang meninggal akibat longsor di Wini Kali Kabur, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Ahad, 14 Juli 2024.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

5 hari lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

6 hari lalu

Wilayah yang masih terdampak banjir di Kota Gorontalo, per Sabtu, 13 Juli 2024, pukul 11.00 WITA. Lembaga Salam Puan
Mengenal Lebih Jauh Bencana Hidrometeorologi

bencana hidrometeorologi merupakan fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

7 hari lalu

Foto aerial rumah yang terendam banjir di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Viral #PrayforGorontalo di Medsos dan Hujan Tak Normal di Awal Juli

Hujan yang turun di Kota dan Kabupaten Gorontalo, serta Kabupaten Bone Bolango ibarat tak pernah jeda sepanjang awal Juli ini.