Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banyak Terjadi Gempa Bumi, Kenali 6 Sesar Aktif di Jawa Barat

image-gnews
Sesar Lembang sepanjang 22 km di utara Bandung, dilihat dari GoogleEarth
Sesar Lembang sepanjang 22 km di utara Bandung, dilihat dari GoogleEarth
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jawa Barat dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa bumi di Indonesia. Hampir setiap tahun, terjadi gempa yang mengguncang Jawa Barat secara berturut-turut mulai dari Sumedang, Pangandaran, Garut, Bogor, hingga terasa ke beberapa daerah lain, termasuk Bandung dan sekitarnya.

Dikutip dari situs berita Universitas Padjadjaran, banyaknya gempa yang terjadi dalam waktu berdekatan ini menandakan bahwa wilayah Jawa Barat menyimpan potensi sesar yang belum terpetakan.

Sesar aktif di Jawa Barat yang salah satunya menjadi penyebab gempa di Sumedang, dipicu oleh proses tumbukan lempeng tektonik Indo-Australia di selatan Jawa yang berlangsung terus-menerus.

Dosen Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran, Ismawan menjelaskan bahwa dampak tumbukan tersebut menghasilkan energi kinetik yang menyebar ke bidang-bidang lemah, di mana terjadi pergerakan sesar.

“Begitu ada bidang-bidang ‘lemah’, di situlah dia akan bergerak. Mungkin awalnya tidak bergerak karena masih bisa ditahan (oleh lempeng yang ada), begitu ada energi, jebol, di situlah terjadi gempa,” kata Ismawan.

Meskipun sejumlah sesar aktif dan sesar kecil di Jawa Barat telah terpetakan, masih banyak potensi sesar yang belum teridentifikasi, seperti yang terjadi pada gempa di Cugenang, Cianjur, 2022.

Sesar Sumber Gempa Jawa Barat

Dilansir dari laman Open Data Jabar, terdapat dua sumber gempa di Jawa Barat, yaitu dari laut dan daratan. Sumber gempa dari laut berasal dari subduksi, sesar dasar laut, zona megathrust, dan zona intraslab.

Sementara itu, sumber gempa bumi dari darat berasal dari enam sesar aktif, berikut adalah sesar-sesar tersebut.

1. Sesar Cimandiri

Sesar Cimandiri adalah sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Sesar ini memanjang dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang. Sejumlah gempa pernah terjadi dan terkait dengan sesar ini antara lain gempa di Pelabuhanratu, Sukabumi, Cianjur.

2. Sesar Cipamingkis

Sesar ini melalui bagian timur wilayah Sukabumi dan wilayah Cianjur. Patahan ini menjadi salah satu yang aktif sejak tahun 2018. Puluhan gempa kecil di sekitar Sukabumi dikaitkan dengan patahan itu.  

3. Sesar Lembang

Sesar ini melalui Kota Cimahi, Lembang, dan Kota Bandung. Sesar Lembang memanjang di Bandung bagian utara. Dengan panjang mencapai 29 kilometer, kekuatan gempa pada Sesar Lembang berkisar antara 6,4 hingga 7,0 magnitudo.

4. Sesar Garsela

Sesar Garsela atau Garut Selatan merupakan salah satu sesar aktif di selatan Jawa Barat. Dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017, Sesar Garsela terbagi menjadi dua bagian. Segmen Kencana sepanjang 17 kilometer berarah barat daya, adapun segmen Rakutai sejauh 19 kilometer membentang searah timur laut. Kedua segmen itu pada peta digambarkan tidak saling menyambung atau terputus. 

5. Sesar Baribis

Mengutip skripsi Kajian Struktur Geologi pada Zona Sesar Aktif Beribis di Segmen Sungai Cipanas Jawa Barat Bagian Utara, Universitas Gadjah Mada, Sesar Baribis merupakan salah satu zona sesar mayor di Jawa bagian barat yang mengikuti pola pulaunya. Ini membentang dari timur, jalurnya pun terbagi atas beberapa segmen bervariasi, seperti Sungai Cipanas, Ciremai, Jakarta di bagian selatan, dan Bekasi-Purwakarta di sisi timur.

Zona Sesar Baribis segmen sungai Cipanas membentang dari Kadipaten hingga Subang sepanjang 60 kilometer. Zona ini membentang sepanjang sungai Cipanas, Jawa Barat. Adapun di Jakarta bagian selatan membentang sepanjang 25 kilometer.

6. Sesar Citanduy

Sesar Citanduy merupakan patahan yang berada di dekat sungai Citanduy tepatnya berada di wilayah timur Jawa Barat. Sejumlah gempa pernah dikaitan dengan sesar itu, diantaranya gempa di Majenang, Ciamis dan Cilacap. 

Oleh karena banyaknya sesar yang aktif dan ada kemungkinan bisa bergeser kapan saja, maka masyarakat Jawa Barat masih perlu waspada dan mempersiapkan upaya mitigasi bencana.

PUTRI SAFIRA PITALOKA | INGE KLARA SAFITRI | ANWAR SISWADI 

Pilihan Editor: 7 Rumah Adat Tahan Gempa dari Sumatera hingga Papua

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

8 hari lalu

Gempa Magnitudo 3.0, pada Sabtu pagi, 13-Juli 2024. Pusat gempa berada di darat 6 km Barat Daya Batang. X/BMKG
Gempa Datang Bikin Resah Warga Batang, Sesar Mana yang Aktif?

Meski tak merusak seperti yang terjadi pada Ahad, 7 Juli, lalu, getaran gempa terkini membuat warga Batang dicekam kekhawatiran.


Info Terkini Gempa Dangkal Guncang Sumedang, Dirasakan pada Skala II MMI

16 hari lalu

Gempa tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dan sekitarnya pada hari Jumat, 05 Juli 2024, pukul 13:28:55 WIB. (BMKG)
Info Terkini Gempa Dangkal Guncang Sumedang, Dirasakan pada Skala II MMI

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah Sumedang.


Gempa Bumi di Laut Banda, BMKG: Akibat Deformasi Batuan Dalam Slab Lempeng Subduksi Banda

19 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bumi di Laut Banda, BMKG: Akibat Deformasi Batuan Dalam Slab Lempeng Subduksi Banda

Gempa bumi terjadi di Laut Banda, Maluku, 2 Juli 2024 pukul 09.46.03 WIB. BMKG menyatakan, gempa tidak berpotensi tsunami.


Info Terkini Gempa M5,2 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

19 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Terkini Gempa M5,2 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam slab lempeng subduksi Banda.


Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo Guncang Pesisir Peru

23 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Berkekuatan 7,2 Magnitudo Guncang Pesisir Peru

Gempa bermagnitudo 7,2 mengguncang Samudera Pasifik bagian selatan, 91 kilometer tenggara Kota San Juan de Marcona di Peru


Gempa Tektonik M5,5 di Teluk Tomini, BMKG: Terasa Hingga Kota Gorontalo

24 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Tektonik M5,5 di Teluk Tomini, BMKG: Terasa Hingga Kota Gorontalo

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif dasar laut.


Info Terkini Gempa M5,7 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

27 hari lalu

Gempa tektonik mengguncang wilayah pantai utara Maluku Barat Daya, Maluku, pada Senin, 24 Juni 2024, pukul 16.55.01 WIB. (BMKG)
Info Terkini Gempa M5,7 di Laut Banda Mengguncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya akibat deformasi batuan dalam slab lempeng subduksi Banda.


Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

37 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan ada gempa bumi tektonik di wilayah Pantai Barat Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat, 14 Juni 2024, pukul 02.44.01 WIB.


BRIN Teliti Jalur Sesar Kompleks Java Back-arc Thrust yang Membentang di Jawa

37 hari lalu

Ilustrasi gempa. freepik.com
BRIN Teliti Jalur Sesar Kompleks Java Back-arc Thrust yang Membentang di Jawa

BRIN meneliti Sesar Baribis dan Sesar Kendeng, dua sesar kompleks dan besar yang disebut Java Back-arc Thrust.


Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

45 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

Getaran gempa dirasakan di wilayah Sumedang bagian selatan dan Cimalaka.