Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Amerika Terinspirasi Pengendalian Kebakaran Hutan Desa Tuwung

Reporter

image-gnews
Seorang warga mencari kepiting di kawasan mangrove Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Kamis 14 Desember 2023. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Bahagia Giat Bersama melakukan pelestarian mangrove seluas 25 hektare untuk mempertahankan fungsi ekosistem mangrove Indonesia diakui dunia sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, perlindungan kawasan pesisir, pencegahan abrasi dan tempat hidup  biota laut serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat .ANTARA FOTO/Yudi
Seorang warga mencari kepiting di kawasan mangrove Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Kamis 14 Desember 2023. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Bahagia Giat Bersama melakukan pelestarian mangrove seluas 25 hektare untuk mempertahankan fungsi ekosistem mangrove Indonesia diakui dunia sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, perlindungan kawasan pesisir, pencegahan abrasi dan tempat hidup biota laut serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat .ANTARA FOTO/Yudi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Layanan Kehutanan Amerika Serikat Randy Moore berkunjung ke hutan Desa Tuwung di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada 24 Januari 2024. Layanan Kehutanan Amerika Serikat atau US Forestry Service (USFS) merupakan bagian dari Departemen Pertanian Amerika yang bertanggung jawab mengelola hutan seluas 780 ribu kilometer persegi.

Setelah melihat pengelolaan hutan desa itu, Randy Moore mengaku terinspirasi. “Apa yang dilakukan masyarakat di sini bisa menjadi inspirasi untuk kami replikasi di Amerika Serikat mengenai pengendalian kebakaran hutan berbasis masyarakat,” kata Moore, seperti dikutip rilis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Desa Tuwung merupakan desa yang dikepung oleh ekosistem rawa gambut. Pada 2019, masyarakat desa ini mendapat persetujuan pengelolaan hutan melalui perhutanan sosial seluas 1.297 hektare untuk 206 keluarga. Setiap tahun, gambut di hutan produksi ini selalu terbakar.

Dengan berbekal persetujuan perhutanan sosial itu, masyarakat mengelola hutan dengan membentuk Masyarakat Peduli Api. Ada 60 orang yang tergabung dalam Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Tuwung. Anggota MPA melakukan patroli hutan dan sigap apabila terjadi kebakaran untuk dilakukan pemadaman. Dengan patroli itu, sejak 2019, gambut Desa Tuwung tak lagi terbakar.

Masyarakat juga melakukan restorasi dengan jenis tanaman asli pada areal perlindungan yang memiliki kedalaman gambut lebih dari 3 meter serta pada areal pemanfaatan yang memiliki kedalaman gambut 0-3 meter. Masyarakat memilih tanaman yang cocok dengan ekosistem gambut sesuai pengalaman yang mereka peroleh secara turun-temurun.

Memakai teknik agroforestri, tanaman endemik yang mereka tanam mengundang madu sehingga kini mereka mendapat penghasilan tambahan budi daya madu. Setiap tahun LPHD Tuwung memanen 88 liter madu dengan nilai penjualan Rp 22 juta. Selain itu juga ada peternakan babi dengan nilai penjualan daging sebesar Rp 52,7 juta dan budidaya lele yang menghasilkan 1.781 kilogram dengan nilai transaksi Rp 39,2 juta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Bambang Supriyanto yang menemani Menteri LHK Siti Nurbaya dalam kunjungan Randy Moore itu menambahkan bahwa rehabilitasi lahan kritis di area LPHD Tuwung mendapat dukungan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan dan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). 

Bambang Supriyanto juga mengapresiasi pendampingan mandiri oleh Borneo Nature Foundation kepada LPHD Tuwung. Dengan pendmapingan aktivis LSM tersebut, LPHD bisa membangun tata kelola kelembagaan, pemahaman pengelolaan hutan lestari, hingga pengembangan bisnis perhutanan sosial.

Rendy Moore mengatakan di California kawasan hutan juga sering terbakar ketika musim kemarau. Setelah melihat praktik pengendalian kebakaran di Desa Tuwung, ia mengatakan, pengendalian kebakaran oleh masyarakat jauh lebih efektif. Sehingga, kata dia, negara bagian California bisa meniru cara pemerintah Indonesia bekerja sama dengan masyarakat dalam mengelola hutan negara.

Menteri Siti Nurbaya menambahkan bahwa penilaian Randy Moore merupakan apresiasi terhadap praktik pengelolaan hutan lestari oleh LPHD Tuwung. “LPHD Tuwung in bisa menjadi contoh penanganan kebakaran hutan dan lahan bersama masyarakat secara nasional,” katanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Perusahaan Konservasi Memenangkan Gugatan atas Pencabutan Izin KLHK

18 jam lalu

Kondisi Pepohonan yang ada di dalam kawasan Hutan Harapan. TEMPO/Syaiful Bukhori
Perusahaan Konservasi Memenangkan Gugatan atas Pencabutan Izin KLHK

Majelis hakim PTUN Jakarta mengabulkan pembatalan pencabutan izin restorasi ekosistem atau konservasi PT Rimba Raya Conservation.


Pemerintah Ingin Kembangkan Bioetanol, Ini Risiko Pengadaan Bahan BBN Bagi Kelestarian Hutan

1 hari lalu

Foto kebun singkong di food estate Gunung Mas Kalteng, yang ditanami jagung di atas polybag. X.com@GreenpeaceID
Pemerintah Ingin Kembangkan Bioetanol, Ini Risiko Pengadaan Bahan BBN Bagi Kelestarian Hutan

Penggunaan BBN seperti bioetanol untuk gantikan BBM berpotensi menyebabkan perambahan hutan. Ini risikonya jika tiak terkontrol dengan baik.


Peta Ini Ungkap Deforestasi oleh Tambang Meningkat Kembali, Batu Bara 'Juara'

9 hari lalu

Sejumlah
Peta Ini Ungkap Deforestasi oleh Tambang Meningkat Kembali, Batu Bara 'Juara'

Tren peningkatan deforestasi karena tambang kembali terlihat 2021-2023. Angkanya tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan awal milenium.


Siti Nurbaya Jabarkan Laju Deforestasi Indonesia di Oslo Tropical Forest Forum 2024

19 hari lalu

Menteri LHK Siti Nurbaya ketika panel pleno Menteri di Oslo Tropical Forest Forum 2024, Norwegia, Selasa 25 Juni 2024.
Siti Nurbaya Jabarkan Laju Deforestasi Indonesia di Oslo Tropical Forest Forum 2024

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu menyebut bahwa laju deforestasi di Indonesia 2022 dan 2023 hanya 0,13 juta hektar per tahun.


Menyusuri Puzzlewood Hutan Kuno Lokasi Syuting Film dan Ramah untuk Keluarga

24 hari lalu

Puzzlewood, Coleford, Inggris. Unsplash.com/Tom Wheatley
Menyusuri Puzzlewood Hutan Kuno Lokasi Syuting Film dan Ramah untuk Keluarga

Kalau travelig ke Inggris sempatkan ke Puzzlewood, destinasi alam yang ramah anak-anak


KLHK Limpahkan Empat Pengusaha Tambak Udang Tersangka Perusakan Lingkungan Karimunjawa ke Kejaksaan

32 hari lalu

Foto udara tambak udang vaname intensif di sekitar area hutan mangrove tepi pantai Desa Kemujan, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Senin, 18 September 2023. Menurut data yang dihimpun komunitas pegiat lingkungan Lingkar Juang Karimunjawa sebanyak 33 titik tambak udang intensif tak berizin di wilayah Karimunjawa telah merusak ekosistem lingkungan hidup, mengganggu sektor ekonomi masyarakat nelayan, petani rumput laut serta pariwisata akibat pencemaran sisa limbah dan deforestasi. ANTARA FOTO/Aji Styawan
KLHK Limpahkan Empat Pengusaha Tambak Udang Tersangka Perusakan Lingkungan Karimunjawa ke Kejaksaan

Limbah tambak udang dinilai merusak perairan Karimunjawa sehingga berdampak pada aktivitas wisata dan terumbu karang.


Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

40 hari lalu

Perwakilan masyarakat suku Awyu Papua dan suku Moi menggelar doa dan ritual adat di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, 27 Mei 2024. Mereka menuntut Mahkamah Agung menjatuhkan putusan hukum dan membatalkan izin perusahaan sawit untuk melindungi hutan adat di Papua. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

Kedua suku ini tengah menjadi sorotan setelah viral aksi melawan pemerintah dan perusahaan sawit demi mempertahankan hutan di Papua.


Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

41 hari lalu

Perwakilan masyarakat adat Suku Awyu membawa contoh hasil hutan yang berupa kulit pohon sagu, dalam sidang kasus pencabutan izin kawasan hutan diPTUN Jakarta, Selasa, 11 Juli 2023. Gugatan tersebut dilayangkan oleh dua perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Boven Digoel, PT. Kartika Cipta Pratama (KCP) dan PT. Megakarya Jaya Raya (MJR).TEMPO-Magang/Andre Lasarus Benny
Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

Ada sejumlah perusahaan yang diduga akan mengubah hutan Boven Digoel menjadi kebun kelapa sawit


All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

41 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

Apa yang terjadi di Hutan Boven Digoel? Seruan "All Eyes on Papua" menjadi viral sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Papua.


Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

42 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

Tagar 'All Eyes on Papua' ramai digunakan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Papua yang tengah berjuang untuk menolak perkebunan sawit.