Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Angin Kencang Mengamuk di Sumedang, Dua Warga Terluka

image-gnews
Sejumlah warga mengangkut perabotan dari rumah yang rusak akibat bencana angin kencang di Desa Walidono, Prajekan, Bondowoso, Jawa Timur, Jumat, 19 Januari 2024. Hujan disertai angin kencang di wilayah tersebut yang terjadi pada Kamis (18/1), mengakibatkan 202 rumah, masjid rusak di dua desa, yaitu Walidono dan Cangkring. ANTARA FOTO/Seno
Sejumlah warga mengangkut perabotan dari rumah yang rusak akibat bencana angin kencang di Desa Walidono, Prajekan, Bondowoso, Jawa Timur, Jumat, 19 Januari 2024. Hujan disertai angin kencang di wilayah tersebut yang terjadi pada Kamis (18/1), mengakibatkan 202 rumah, masjid rusak di dua desa, yaitu Walidono dan Cangkring. ANTARA FOTO/Seno
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bencana angin kencang dilaporkan menyapu Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada pukul 16.00 WIB, Rabu, 21 Februari 2024. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang menyebut peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya 10 rumah warga setempat mengalami kerusakan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyatakan, kerusakan rumah yang paling banyak terjadi yakni atap rumah warga yang terserak roboh terbawa angin. "Bencana ini terjadi di Kampung Situbuntu, Desa Mangunraga, Kecamatan Cimanggung, dan turut mengakibatkan dua warga luka-luka," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu, 21 Februari 2024. 

Kata Muhari, ketika angin kencang melanda desa tersebut, hujan lebat mengguyur sebagian besar wilayah Sumedang. Pohon-pohon disebut bertumbangan yang dikabarkan menimpa kendaraan dan rumah warga. Hanya saja, Muhari belum mendapatkan laporan secara lengkap. 

Data sementara yang dimiliki Muhari, sedikitnya 19 kepala keluarga atau 48 warga mengalami dampak dalam kejaian ini. BNPB turut mendata di Kecamatan Jatinangor yang disebut-sebut turut terimbas. Data keseluruhan jumlah korban di masing-masing daerah masih didata oleh Muhari. 

Selain di Sumedang, kejadian sama juga dirasakan masyarakat di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, yaitu Kecamatan Rancaekek, Cicalengka dan Cileunyi. Hingga kini belum ada laporan dampak dari BPBD setempat. Dia menduga cuaca ekstrem yang beberapa kabupaten di Jawa Barat merupakan bagian dari fenomena iklim.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

BPBD Kabupaten Bandung dan Sumedang lantas melakukan upaya-upaya penanganan darurat dan memastikan keselamatan warga. Mereka mengirim personel untuk berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa terdampak. 

Menghadapi cuaca ekstrem—angin kencang dan hujan lebat—Muhari mengimbau warga melakukan upaya-upaya pencegahan dan mitigasi. Misalnya dengan melakukan pengecekan struktur atap bangunan untuk memastikan kondisi kokoh. Sekaligus dapat memotong ranting-ranting pohon di sekitar rumah. 

Baca: Sejumlah Dusun di Mentawai Terendam Banjir, Efek Hujan Sehari Penuh

Lihat: Angin Puting Beliung Terjang Sumedang dan Bandung, Tampak Material Bangunan Beterbangan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

4 hari lalu

Ilustrasi tanah longsor. Tempo/Imam Hamdi
BNPB: Longsor di Mimika, Tujuh Warga Meninggal

Menurut BNPB, hujan lebat tiga hari menyebabkan tanah longsor di Mimika, Papua Tengah, 14 Juli 2024. Tujuh warga meninggal dunia.


Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

4 hari lalu

Kondisi banjir di Kab Luwu Utara, Senin (15/7). Sumber video: BPBD Kab Luwu Utara
Banjir di Luwu Utara Akibat Luapan Empat Sungai, Jalan Trans Sulawesi Ikut Terdampak

Hujan deras sejak 15 Juli lalu membuat sejumlah sungai utama di Kabupaten Luwu Utara meluap dan melimpas ke pemukiman masyarakat.


BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

6 hari lalu

Warga mengungsi dengan menggunakan perahu di Tilango, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat, 12 Juli 2024. Pemerintah setempat mendata 9.370 warga dari delapan desa di Kecamatan Tilango terkena dampak banjir luapan Danau Limboto, Sungai Tapodu dan Bulango. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
BNPB: 7.000 Lebih Warga Mengungsi Imbas Banjir di Kota Gorontalo

Banjir ini menjadi yang terparah di Gorontalo pada pertengahan tahun 2024


Mengenal Gerbang Neraka Turkmenistan, Lubang Api yang Menyala Sejak 1971

9 hari lalu

Gerbang Neraka Turkmenistan menjadi salah satu fenomena alam yang paling unik di dunia. Berikut ini asal-usul munculnya Gerbang Neraka Turkmenistan. Foto: Canva
Mengenal Gerbang Neraka Turkmenistan, Lubang Api yang Menyala Sejak 1971

Gerbang Neraka Turkmenistan menjadi salah satu fenomena alam yang paling unik di dunia. Berikut ini asal-usul munculnya Gerbang Neraka Turkmenistan.


BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

9 hari lalu

Ilustrasi banjir. Dok. TEMPO/M. Iqbal Ichsan
BNPB: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Seram Bagian Barat

BNPB menyatakan, hujan selama beberapa hari menyebabkan banjir di lima kecamatan di Seram Bagian Barat, Maluku.


Puluhan Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Tambang di Bone Bolango Terganjal Cuaca Buruk

10 hari lalu

Tanah longsor yang melanda Desa Tulabolo, Kecamatan Suwaw, wilayah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Minggu 7 Juli 2024. Sumber: Istimewa.
Puluhan Masih Hilang, Pencarian Korban Longsor Tambang di Bone Bolango Terganjal Cuaca Buruk

Pencarian korban yang tertimbun longsor tambang di Kabupaten Bone Bolango terhambat guyuran hujan. Alat berat sulit bergerak.


Banjir di Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku, BNPB Sebut Layanan Publik Masih Terganggu

10 hari lalu

Banjir di Dusun Loki, Seram. Cuplikan video. X/@Valdinho74
Banjir di Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku, BNPB Sebut Layanan Publik Masih Terganggu

Tiga jembatan penghubung antar desa di Kabupaten di Seram Bagian Barat terdampak banjir.


Viral #PrayforGorontalo di Medsos, Ada Seruan 'God! Please Stop The Rain'

10 hari lalu

Banjir setinggi dada orang dewasa melanda Wilayah Kota Gorontalo menggenangi enam kecamatan, pada Kamis, 11 Juli 2024. ANTARA/HO-Irawati Ambo
Viral #PrayforGorontalo di Medsos, Ada Seruan 'God! Please Stop The Rain'

Bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor munculkan #Prayforgorontalo di media sosial saat ini.


Banjir Kota Gorontalo Meluas, Satu Pengungsi Diterjang Tanah Longsor

10 hari lalu

Dua warga mengevakuasi barang miliknya menggunakan perahu ketika banjir merendam di Desa Buhu, Kecamatan Telaga jaya, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Rabu, 10 Juli 2024. Dua desa yaitu Buhu dan Hutadaa terendam air luapan Danau Limboto hingga ketinggian mencapai 1,5 meter akibat hujan deras mengguyur daerah itu. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Banjir Kota Gorontalo Meluas, Satu Pengungsi Diterjang Tanah Longsor

Menurut BPBD, banjir disebabkan curah hujan tinggi yang memicu meluapnya dua sungai plus aliran dari Danau Limboto. Semua bertemu di Kota Gorontalo.


BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Beberapa Provinsi, Waspadai Banjir Rob

11 hari lalu

Ilustrasi hujan badai petir. Pixabay
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Beberapa Provinsi, Waspadai Banjir Rob

Potensi peningkatan hujan dipicu oleh adanya beberapa dinamika atmosfer yang masih aktif berada di wilayah Indonesia.