Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bencana Banjir Besar di Hulu Mahakam, Apakah Kawasan IKN Aman?

image-gnews
Kondisi banjir besar di Mahakam Ulu. Foto : X
Kondisi banjir besar di Mahakam Ulu. Foto : X
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ramai perbincangan di media sosial saat banjir besar melanda wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Banjir hingga setinggi atap rumah di kawasan hulu Sungai Mahakam yang bertopografi pegunungan itu mengejutkan banyak kalangan.

Sebagian melebar mempertanyakan sebab banjir itu dan mengaitkannya dengan deforestasi ataupun proyek strategis nasional Ibu Kota Nusantara. Juga mempertanyakan nasib IKN ke depannya, akankah bisa digulung bencana banjir serupa.

Menjawab itu, peneliti Sungai Mahakam dari Universitas Sriwijaya, Stevanus Nalendra Jati, memastikan kawasan IKN tak berada di daerah aliran sungai (DAS) yang sama dengan Mahakam Ulu. Karenanya banjir kiriman dari hulu Mahakam diyakininya tak akan berimbas sampai ke IKN.

"Banjir tetap mungkin terjadi di IKN tapi dampak pembukaan lahan karena pengembangan wilayah di sana, bukan kiriman," katanya pada Minggu, 19 Mei 2024.

3 Danau Pelindung Samarinda

Untuk banjir kiriman dari Mahakam Ulu, Nalendra memprediksi 'hanya sampai' Kabupaten Kutai Barat. Lonjakan debit diperkirakannya tak sampai dialami Samarinda, sebagai kota dengan tensi politik tinggi karena dekat IKN, yang berada lebih ke hilir. 

Alasannya, dia menyebutkan, adanya tiga danau alami yang terbentuk di sub-DAS Mahakam Sentral. Ketiganya adalah Danau Jempang (Kabupaten Kutai Barat), serta Melintang dan Semayang di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang bersama disebut sebagai Kaskade Mahakam.

Peta DAS Mahakam sepanjang 920 kilometer. Aliran sungai dari hulu mengarah ke tenggara, sempat berbelok ke timur laut di bagian tengah yang membentuk tiga danau alami sebelum kembali ke arah tenggara. Istimewa

"Itu seperti barrier-nya," kata Nalendra sambil menerangkan ketiga danau besar alami yang terbentuk akibat kelokan-kelokan sungai itu berperan sebagai bendungan alami untuk wilayah tepian Mahakam yang lebih ke hilir/muara. "Jadi kecil kemungkinan bencana banjir besar Mahulu sampai ke Samarinda," kata Nalendra lagi.

Peta lokasi Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. wikipedia.org

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ketiga danau berada di sepanjang 63 kilometer anomali aliran Sungai Mahakam yang mengarah ke timur laut. Padahal, secara umum, Sungai Mahakam sepanjang 920 kilometer dari hulu di Tinggian Kuching hingga muara di Samaarinda mengalir ke arah tenggara. 

Banjir Kiriman Sampai di Kutai Barat 

Terpisah, dalam keterangannya pada Minggu malam lalu, Kepala Basarnas Kalimantan Timur Dody Setiawan mengatakan kalau penanganan banjir telah bergeser dari Kabupaten Mahakam Ulu ke kawasan hilir di Kabupaten Kutai Barat. Banjir di beberapa wilayah di Kutai Barat pada hari itu sudah mencapai ketinggian dua meter.

Pantauan udara banjir di Kabupaten Kutai Barat, Minggu (19/5/2024). ANTARA/HO-Basarnas Kaltim

"Data yang kami terima, banjir di Kubar melanda 24 kampung/kelurahan," kata Dody saat itu, dikutip dari Antara.

Kebutuhan Sistem Peringatan Dini

Sehari sebelumya, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik meminta Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Timur untuk menyiapkan sistem peringatan dini banjir dari Sungai Mahakam. "Belajar dari pengalaman bencana banjir di Kabupaten Mahakam Ulu, kita perlu menyiapkan early warning system," kata Akmal saat meninjau bencana itu di Mahakam Ulu, juga dikutip dari Antara

Akmal berharap ke depannya petugas bisa mendeteksi pergerakan air dari Long Apari di Mahakam Ulu. Menurutnya, banjir yang terjadi telah menjadi siklus tahunan. Sekalipun pada tahun ini disebutkannya sangat parah. 

"Kita tidak bisa melawan alam, untuk itu dengan early warning system memberikan peringatan kepada warga sehingga bisa menyelamatkan diri dan harta benda lebih awal," kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu. 

Pilihan Editor: BPBD Bandung Barat Selidiki Heboh Dentuman Misterius dari Dalam Tanah

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Begini Presiden Jokowi Menjawab Isu IKN: Tunda Ngantor, Cari Investasi, dan HGU 190 Tahun

3 jam lalu

Jokowi Sebut Akan Pindah ke IKN Saat Infrastuktur Telah Rampung
Begini Presiden Jokowi Menjawab Isu IKN: Tunda Ngantor, Cari Investasi, dan HGU 190 Tahun

Presiden Jokowi berbicara soal upaya menarik investasi asing hingga kemudahan bagi pemodal.


Terkini: Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad, Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan

4 jam lalu

Presiden Jokowi setelah melakukan peresmian dimulainya revitalisasi SD Negeri di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, yang dilaksanakan Astra melalui YPA-MDR, Rabu (1/11/2023) (ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan)
Terkini: Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad, Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Bisa Asal Diterapkan

Presiden Jokowi membeberkan alasan di balik keputusannya memberikan HGU 190 tahun bagi investor yang ingin menanamkan modal di IKN.


Soal HGU 190 Tahun di IKN: Jokowi Buka Suara dan Pengamat Nilai Lebih Parah dari VOC

5 jam lalu

Presiden Joko Widodo bersama rombongan berjalan di kebun kopi Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Jumat, 12 Juli 2024. Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, yang memiliki sekitar 1,2 juta hektare lahan produksi yang tersebar di seluruh negeri. Foto: Sekretariat Presiden
Soal HGU 190 Tahun di IKN: Jokowi Buka Suara dan Pengamat Nilai Lebih Parah dari VOC

Presiden Jokowi untuk pertama kalinya menjelaskan secara terbuka alasan di balik pemberian hak guna usaha atau HGU lahan hingga 190 tahun


Pembangunan IKN Molor, Jokowi: Karena Hujan Deras

7 jam lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Pembangunan IKN Molor, Jokowi: Karena Hujan Deras

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) molor gara-gara hujan deras.


Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad: Kita Ingin OIKN Betul-betul Diberi Kewenangan..

8 jam lalu

Presiden Jokowi bertolak ke Uni Emirat Arab dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 19 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Beberkan Alasan Obral HGU IKN Hampir Dua Abad: Kita Ingin OIKN Betul-betul Diberi Kewenangan..

Jokowi membeberkan alasan di balik keputusannya memberikan Hak Guna Usaha (HGU) 190 tahun bagi investor di IKN.


Jokowi Sebut IKN Mimpi Besar: Jangan Bayangkan 17 Agustus Jadi Semua

8 jam lalu

Presiden Jokowi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung Kantor PT Bank Mandiri (Persero) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, hari ini, Kamis, 29 Februari 2024. Foto: dokumentasi Biro Pers Sekretariat Presiden.
Jokowi Sebut IKN Mimpi Besar: Jangan Bayangkan 17 Agustus Jadi Semua

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pembangunan IKN memang tidak akan selesai dalam waktu dua atau tiga tahun.


Batal Ngantor di IKN Bulan Ini, Jokowi: Hujan Deras Banget

10 jam lalu

Presiden Jokowi bertolak ke Uni Emirat Arab dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 19 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Batal Ngantor di IKN Bulan Ini, Jokowi: Hujan Deras Banget

Presiden Jokowi mengakui bahwa dia masih melihat kesiapan infrastruktur terkait rencana untuk berkantor di IKN pada bulan ini.


Ini Tempat Menginap Paskibraka hingga Tamu Upacara 17 Agustus di IKN

10 jam lalu

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2024 di Cibubur, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 13 Juni 2024. Foto Humas BPIP
Ini Tempat Menginap Paskibraka hingga Tamu Upacara 17 Agustus di IKN

Sejumlah bangunan Kementerian Koordinator di IKN disiapkan untuk tempat menginap Paskibraka hingga tamu.


Terkini Bisnis: Trem Otonom Akan Beroperasi di IKN Agustus Mendatang, Kadin Siapkan White Paper Usulan Pelaku Usaha

10 jam lalu

Potret pembangunan infrastruktur inti di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 6 Mei 2024. TEMPO/Riri Rahayu
Terkini Bisnis: Trem Otonom Akan Beroperasi di IKN Agustus Mendatang, Kadin Siapkan White Paper Usulan Pelaku Usaha

Rangkaian trem otonom dijadwalkan tiba di Ibu Kota Nusantara atau IKN pada akhir Juli 2024.


IKN Akan Gunakan Kereta Otonom Tanpa Rel atau ART Asal Cina, Apa Itu?

14 jam lalu

Kereta otonom tanpa rel (autonomous rail transit/ART buatan Cina. (X@crrc)
IKN Akan Gunakan Kereta Otonom Tanpa Rel atau ART Asal Cina, Apa Itu?

Rangkaian kereta otonom tanpa rel (autonomous rail transit/ART) buatan Cina dijadwalkan tiba di Ibu Kota Nusantara atau IKN