Copernicium Unsur Kimia Terbaru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Unsur kimia terbaru akan segera menambah panjang tabel periodik pada buku-buku ajar kimia. Unsur itu rencananya akan diberi nama "copernicium" sebagai penghargaan kepada astronom Nicolaus Copernicus.

    Copernicus, yang hidup dari 1473 sampai 1543, menemukan kalau Bumi mengorbit Matahari, dan bukan sebaliknya. “Temuan ini menata dasar cara pandang modern manusia terhadap alam semestanya,” kata Sigurd Hofmann, ketua tim penemu unsur itu di GSI Helmholtz Centre for Heavy Ion Research, Jerman.

    Copernicium atau 'Cp' dengan nomor atom 112 ditemukan setelah tim ilmuwan GSI membombardir ion-ion zinc (seng) ke arah timah dalam akselerator partikel. Karena unsur baru itu meluruh tidak sampai sedetik kemudian, keberadaannya cuma bisa dibuktikan dengan metode analisis yang ekstrem cepat dan sensitif.

    Meski eksperimen sudah dilakukan 13 tahun lalu, Uni Kimia Murni dan Terapan Internasional (IUPAC) baru memberi konfirmasi resminya beberapa pekan lalu. Dalam enam bulan ke depan lembaga ini diharapkan sudah mencantumkan unsur itu sebagai anggota baru dalam tabel periodik kimia.

    Termasuk Copernicium, GSI telah menyumbang temuan enam unsur kimia baru sejak 1981. Unsur-unsur itu mulai dari yang bernomor atom 107.
    (LIVESCIENCE)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?