Facebookers Galang Dukungan Mengecam Komisi III DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Situs jejaring Facebook sekali lagi dijadikan ajang perlawanan. Kali ini pengguna Facebook mengumpulkan pendukung kecaman bagi Komisi Hukum alias Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Hingga pukul 18.00 sore ini, anggotanya telah mencapai 4.721 orang.

    Judul laman kelompok ini lumayan panjang, yakni Gerakan Sejuta Facebookers Kecam Komisi 3 DPR RI Yang Mendukung Gerakan Buaya. "Ini keprihatinan terhadap sikap anggota Komisi III yang secara terbuka justru bertindak seperti Humas Kapolri dan membela Kapolri," ujar Arif Hidayat, pencipta kelompok tersebut, via telepon, Minggu (8/11).

    Menurut dia, pernyataan anggota Komisi Hukum saat rapat dengar pendapat dengan Kepolisian seperti yang ditayangkan langsung di televisi hari Kamis malam hingga Jumat dini hari itu bertentangan dengan kondisi di masyarakat. "Kini masyarakat sedang gencar menyorot Polri terkait dengan kriminalisasi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Masyarakat tadinya berharap anggota Komisi III bisa menempatkan fungsinya sebagai pengawas, tapi rapat tersebut justru memperlihatkan dagelan dan sandiwara," tuturnya.

    Wiraswastawan yang tinggal di Jakarta tersebut berpendapat itulah wajah sebenarnya dari parlemen yang tidak menginginkan pemberantasan korupsi terjadi di Indonesia.

    Untuk menunjukkan masyarakat bisa bersikap kritis, ia berinisatif membuat Grup Facebook itu Jumat (6/11) lalu pukul lima sore. Ia berharap parlemen bisa membaca bahwa publik tak sepakat dengan sikap yang ditunjukkan dalam rapat itu. "Dalam pemilihan umum lalu masyarakat ingin ada perubahan yang dilakukan oleh anggota DPR. Tapi setelah melihat proses rapat dengar pendapat, ternyata harapan itu masih jauh," ucapnya dengan nada kesal.

    Mengingat kesuksesan kelompok Facebook pendukung Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, pria kelahiran Sumbawa itu optimistis target sejuta anggota bagi kelompok pengecam Komisi Hukum ini bisa tercapai pula. Sebabnya, pengguna Facebook kini sadar bahwa suara di dunia maya bisa pula mempengaruhi kebijakan penguasa.

    Salah seorang anggota kelompok ini, Suhaidi Adi Agus, menyatakan Komisi Hukum hanya mencari perhatian. "Tapi malah makin ketahuan kualitasnya, hahaha," tulisnya dalam laman Gerakan.

    Selain gerakan ini, di Facebook ada pula kelompok lain yang mengecam Komisi Hukum. Kelompok bertajuk Gerakan 1.000.000 Facebookers Mosi Tidak Percaya Kepada Komisi III DPR-RI tersebut baru beranggotakan 584 orang.

    BUNGA MANGGIASIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?