Telkomsel Hadirkan Opera Mini 5 di Ponsel Pelanggan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Barcelona - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menjalin kerjasama dengan Pengembang piranti lunak Opera Software untuk layanan Opera Mini di Indonesia. Telkomsel akan segera mengenalkan layanan ini kepada pelanggannya.

    Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dan CEO Opera Software Lars Boilesen menandatangani kerjasama tersebut disela-sela Mobile World Congress 2010 di Barcelona Spanyol.

    "Dengan layanan opera mini dalam waktu dekat ini, pelanggan bisa menikmati pengalaman browsing dengan ponsel,” ujar Sarwoto dalam siaran persnya, Rabu (17/2).

    Opera mini merupakan layanan mobile browser yang ditujukan bagi pelanggan untuk menikmati pemanfaatan teknologi kompresi untuk memperkecil jumlah data yang ditransfer ke ponsel dengan harga terjangkau. Dengan halaman web yang terkompresi, layanan opera mini mampu meningkatkan kecepatan berselancar, kecepatan pencarian, dan bersosialisasi di jejaring sosial dengan cepat. Kemampuan kompresi Opera Mini hingga mencapai 90 persen.

    Sarwoto mengatakan Telkomsel akan menghadirkan Opera Mini 5 khusus bagi pelanggan Telkomsel. Layanan Opera Mini Telkomsel yang sudah disesuaikan ini menyediakan menu pengaturan toolbar, integrasi billing, konten halaman muka web, dan sebagainya. Telkomsel juga akan menawarkan paket hemat layanan Opera Mini agar pelanggan dapat menikmati aktivitas mobile browsing dengan harga yang terjangkau.

    Indonesia menjadi negara pengguna Opera Mini terbanyak kedua di dunia dengan lebih dari sembilan juta pengguna. Pertumbuhan jumlah pengguna Opera Mini di Indonesia, kata Sarwoto, meningkat secara signifikan setiap bulannya.

    “Tentu ini menjadikan Opera Mini sebagai salah satu aplikasi mobile browser paling populer di Indonesia,” ujarnya.

    Dalam waktu dekat Telkomsel dan Opera Software akan mengembangkan layanan Opera Mini khas Telkomsel. Layanan ini telah dilengkapi dengan berbagai fitur menarik dan unik bagi pelanggan Telkomsel.

    DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.