Pengguna Twitter Tertua Meninggal di Usia 104  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ivy Bean. AP/ Bob Collier, PA

    Ivy Bean. AP/ Bob Collier, PA

    TEMPO Interaktif, London - Dari rumah perawatan dua lantai di di Kota Bradford, Ivy Bean, 104 tahun, menyapa hampir 57 ribu pengikut Twitternya di seluruh dunia tentang apa yang dia lakukan setiap hari - dari makan ikan dan keripik hingga duduk di taman.

    Kehangatan dan keramahan Bean datang di dalam setiap pesannya, dan dia secara teratur berhubungan dengan pengikutnya. Bahkan ketika ia mengalami hari yang buruk, ia tidak pernah berdiam di sana untuk waktu yang lama.

    Sisi nakalnya kadang-kadang muncul, seperti ketika dia men-tweet bahwa beberapa orang di rumah perawatan minum bir bukan air saat mereka duduk di luar di bawah sinar matahari.

    Bean pernah men-tweet bintang pop muda Peter Andre, dan dia mendapat begitu banyak perhatian bahwa Andre mendengarkannya dan tersentuh. Andre pun mengunjungi Bean, dan foto dirinya mencium kening Bean saat ia jatuh pingsan menjadi gambar profilnya di Twitter.

    Dua minggu lalu, Bean masuk rumah sakit karena penyakit kuning, dan manajer rumah perawatan Pat Wright mengambil alih tweeting pada account Bean. Wright mengungkapkan bahwa Andre menelepon fan terbesarnya itu setiap hari dan bahkan mengirim bunga pada hari pertama ia jatuh sakit.

    Dalam beberapa hari terakhir, Bean kembali ke rumah perawatan Hillside Manor, tapi dia tidak pernah sembuh total dari penyakitnya. Wright menginformasikan pengikut Twitter Bean hari Rabu bahwa dia meninggal dengan damai pada pukul 12:08 AM.

    "Maafkan saya butuh lama untuk memberi tahu Anda, tapi itu hal yang sangat sulit untuk dilakukan," tulisnya.

    Wright tidak mengungkapkan penyebab kematian Bean.

    Aktivitas online Bean menjadi berita utama dalam beberapa tahun terakhir karena usianya, dan dia dinobatkan sebagai pengguna Twitter tertua di dunia, meskipun hal itu sulit untuk diverifikasi. Dia menjadi anggota Facebook pada usia 102, tapi ia dengan cepat bermigrasi ke Twitter karena lebih mudah, katanya, dan karena ia bisa memiliki pengikut lebih banyak.

    Dia telah melewati batas teman di Facebook. Awal tahun ini, Bean men-tweet bahwa ia memiliki 25.000 permintaan teman yang tertunda.

    Bean mengatakan kepada CNN dalam sebuah wawancara tahun lalu bahwa ia tahu orang berpikir menakjubkan bahwa dia begitu aktif online, tapi ia menganggap hal itu sebagai cara yang baik untuk tetap berhubungan dengan orang-orang.

    Bagi mereka yang sulit untuk melompat ke Twitter, Bean menawarkan nasihat ini: "Terus berada di dalamnya."


    CNN | EZ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.