Storage Penutup Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • IBM Storwize V7000 (Foto: IBM)

    IBM Storwize V7000 (Foto: IBM)

    TEMPO Interaktif, Jakarta – Setelah menelurkan berbagai produk sistem penyimpanan, di penghujung tahun ini IBM kembali meluncurkan sebuah storage untuk beban kerja analitik real-time dan pemrosesan transaksi. Adalah IBM Storwize V7000 yang menjadi produk andalan sebagai penutup tahun 2010.

    Setelah memperkenalkan IBM Scale-out Network Attached Storage (SONAS) pada Februari lalu, diikuti piranti lunak IBM System Storage Easy Tier dan IBM Long Term File System (LTFS) pada April, disusul teknologi kompresi data real-time dan XIV pada kuartal kedua tahun ini, IBM merilis sistem penyimpanan Storwize V7000 di Indonesia, Selasa lalu.

    Sistem penyimpanan disk yang dibidik untuk kelas menengah ini mampu menyederhanakan pekerjaan administratif, seperti pengaturan dan pengelolaan sistem. Dalam Storwize V7000 sudah termasuk serangkaian piranti lunak yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi penyimpanan sehingga pengguna tidak perlu membeli perangkat secara terpisah yang memakan banyak biaya.

    Contry Manager Systems and Technology Group IBM Indonesia, Fetra Syahbana mengatakan sistem penyimpanan ini menjadi solusi bagi perusahaan yang mengalami kesulitan dalam menghadapi perubahan volume dan sifat data yang terkumpul. “Sistem IBM Storwize V7000 dapat membuktikan teknologi penyimpanan data yang paling inovatif,” kata Fetra di Jakarta, kemarin.

    Storage yang pertama kali dirilis di Amerika Serikat pada 7 Oktober lalu ini menawarkan virtulisasi storage, optimalisasi SSD dan teknologi “thin provisioning” yang dibangun untuk pemanfaatan penyimpanan dan mengaktifkan sistem yang akan dikonfigurasi ulang. Untuk pasar Indonesia, Fetra mengatakan Storwize V700 sudah dapat dibeli mulai bulan ini.

    Sales Specialist IBM System Storage System and Technology Group Charles Kurniawan mengatakan IBM menyediakan dua model sistem penyimpanan, yakni berkapasitas 12 dan 24 disk drive. Adapun besarnya memori yang bisa disimpan dalam storage ini, kata dia, mencapai 480 Terrabita. Dilengkapi dengan dual pasokan listrik dan komponen pendinginan, Storwize dibanderol dengan harga US$ 25 ribu atau sekitar Rp 225 juta. “Nilai yang sesuai dengan kemampuan dan keuntungan yang bisa diperoleh pengguna,” kata Charles.

    IBM Storwize V7000 dirancang dengan dua rak (2U) yang mampu menyimpan sebanyak 24 drive ukuran 2,5 inci dan 12 drive ukuran 3,5 inci. Dalam pengoperasiannya, Charles mengatakan sistem penyimpanan ini menggunakan piranti lunak IBM System Storage Easy Tier yang mampu meningkatkan performa hingga 200 persen. Easy Tier juga secara otomatis memindahkan data yang paling aktif ke solid-state drive (SSD) yang lebih cepat untuk diprioritaskan.

    Ada pula teknologi deduplikasi IBM ProtecTIER yang membantu pelanggan untuk membuat salinan data dan secara signifikan meningkatkan efisiensi penyimpanan. Dengan menggunakan teknologi IBM real-time Conmpression Appliances untuk mengurangi kebutuhan penyimpanan rak fisik, storage ini diklaim dapat mengurangi ruang rak penyimpanan hingga 67 persen. Pengguna juga dapat mengkombinasikan penyimpanan data berbentuk pita dan disk yang terlindungi dalam jangka waktu yang lama.

    Storage yang ditujukan untuk pengusaha kelas menengah ini, menurut Charles, cocok untuk digunakan dalam bidang perbankan, manufaktur, telekomunikasi hingga media massa. “Kami harap produk ini akan tumbuh dua kali lipat dari market yang ada,” katanya.

    Rini Kustiani


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.