Akun Twitter Andi Arief Dibajak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akun Twitter milik Staf Khusus Presiden Andi Arief

    Akun Twitter milik Staf Khusus Presiden Andi Arief

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Akun Twitter milik Staf Khusus Presiden bidang Bantuan SosialAndi Arief tampak meracau. Akun Twitter yang biasanya diisi dengan info-info terbaru seputar bencana alam seperti Merapi meletus, gunung Bromo yang aktif, atau gempa di Mentawai, Kamis (25/11) pagi diisi dengan pesan-pesan aneh bin ajaib.

    Pada pukul 4.30 pagi misalnya, tiba-tiba muncul tulisan mengagetkan: "Besok Jakarta tsunami." Pesan itu membikin kaget bagi para pengikut akun Twitter Andi Arief.

    Sebelumnya, juga ada pesan-pesan yang meracau seperti "Kkkkkkk" atau "Rasain lu stafsus" atau "Mau diapain lu stafsus biang bencana ha".

    Pesan-pesan aneh itu baru muncul sekitar pukul 4 pagi. Sebelumnya, pesan-pesan Andi Arief tampak normal. Misalnya pada pukul 12 malam dia mengabarkan adanya penggelembungan tubuh Gunung Bromo, Jawa Timur.Ada tiga pesan beruntun pada saat itu:

    1. Awas Bromo:24 Nop 2010 pk. 00:00-18:00. Visual: Asap putih tebal kekuningan, mencapai ketinggian 150-200 m dari bibir kawah.

    2. 2.Seismik: 37 Vulkanik dangkal dan tremor menerus Amplituda maximim. 3-5 mm.

    3. Deformasi Tiltmeter:13-24 Nop 2010 inflasi komponen radial 8 mikroradian (penggelembungan).

    Ketiga pesan dalam Twitter itu dikirim via BlackBerry. Setelah itu akun tersebut vakum pesan. Empat jam kemudian baru muncul pesan-pesan aneh.

    "Apakah akun Twitter Andi Arief diambil orang?" begitu beberapa orang bertanya di Twitter. Soal ini pun mulai ramai dibicarakan di dunia maya.

    Hingga berita ini diturunkan, Andi Arief belum bisa dihubungi. Akuat Supriyanto, orang dekat Andi Arief membenarkan soal tersebut.

    "Subuh ini akun twitter Andi Arief dihack orang. Banyak pesan yang tidak benar yang ditulis hacker tersebut," demikian penjelasan Akuat dalam akun Twitternya. "Mohon teman-teman ikut menginformasikan soal ini."

    BS



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.