Hacker Curi Data Pelanggan McDonald's  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/The Jackson Sun, Katie Brake

    AP/The Jackson Sun, Katie Brake

    TEMPO Interaktif, Washington - Database McDonald's dibobol hacker. Para peretas itu mengambil data pelanggan waralaba makanan cepat saji itu.

    "Kami mengetahui kebocoran ini dari sebuah perusahaan rekanan kami, Arc Worldwide," kata juru bicara McDonald's melalui surat elektronik seperti dikutip dari PC World, hari ini.

    Arc Worldwide merupakan perusahaan yang disewa McDonald's untuk mengkoordinir distribusi surat elektronik sekaligus mengelola database pelanggan. Di sinilah diduga informasi konsumen itu dicuri. Oleh karenanya McDonald's mewanti-wanti supaya seluruh karyawannya mewaspadai penggunaan email dan pesan-pesan di situs.

    Data yang dicuri adalah profil para konsumen McDonald's yang diminta secara sukarela. Namun di dalamnya tidak ada informasi mengenai nomor kartu kredit atau informasi keuangan yang sensitif.

    "Data yang ada terbatas pada usia pelanggan, cara menghubungi pelanggan, preferensi dan informasi umum lainnya," kata juru bicara tadi. Artinya, informasi yang dikumpulkan dari konsumen meliputi nama lengkap, nomor telepon, alamat pos dan alamat e-mail.

    "Jangan tanggapi apabila ada yang menghubungi Anda dan mengaku dari McDonald's kemudian meminta informasi pribadi atau keuangan," katanya. Selain data pelanggan yang ada di Amerika Serikat, tak jelas data konsumen dari negara mana saja yang telah dicuri dan berapa jumlahnya. Untuk melacak pembobolan database ini, McDonald's sudah meminta polisi untuk menyelidikinya.

    PC World|Rini K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?