Rekam Momen Bahagia dengan Kamera 3D  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FinePix Real 3D W3. onecall.com

    FinePix Real 3D W3. onecall.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Barang kuno bukan tak mungkin disulap menjadi baru atau daur ulang. Itu juga yang terjadi dengan foto tiga dimensi (3D). Tentu, teknologi yang ada saat ini sudah jauh melompat ketimbang era pertama kali foto 3D beredar.

    Mungkin sebagian dari Anda masih ingat mainan View-Master. Berwarna merah dengan dua lensa. Film dibungkus karton berbentuk lingkaran. Untuk melihat foto 3D, Anda harus memasukkan film melalui bagian atasnya. Mengagumkan.

    Ya, saat itu tak terbayang oleh kita bagaimana foto keluarga, misalnya, diambil dalam format 3D. Mungkin prosesnya rumit dan harganya mahal. Tapi jangan khawatir. Sebab, era foto 3D kini sudah di depan mata.

    Salah satu produsen yang memamerkan kamera digital 3D di International Consumer Electronics Show 2011 di Las Vegas adalah Fuji Film. Produsen asal Jepang ini memajang Fuji Film FinePix Real 3D W3 berwarna hitam.

    Seperti pada View-Master, FinePix Real 3D juga dilengkapi dengan dua lensa. Bedanya, kamera ini memiliki dua charge coupled device (CCD) berukuran 10 megapiksel sebagai pengganti film.

    Untuk melihat foto 3D, Anda cukup menengok layar liquid crystal display (LCD) seluas 3,5 inci di bagian belakang kamera. Jika belum puas, Anda bisa melihatnya melalui televisi high definition 3D di rumah.

    Fuji Film baru mengeluarkan Real 3D W3 versi hitam. Bentuknya condong horizontal dengan panel geser di bagian depan. Panel ini sekaligus berfungsi sebagai pengganti tombol hidup/mati dan penutup lensa ketika kamera tak dipakai.

    Ukurannya segenggam tangan dengan spesifikasi 12,4 x 6,6 x 2,7 cm dan berat sekitar 0,25 kilogram, yang membuat kamera ini terasa kukuh dan kuat. Ketika panel depan dibuka, lampu berwarna biru menyala, yang artinya mode 3D siap digunakan.

    Dua lensa yang terdapat di bagian depan kamera terpisah dengan jarak 75 mm. Ini sama dengan jarak dua mata manusia. Kamera ini juga dilengkapi dengan dua mikrofon dan lampu kilat. 

    Tapi jangan berharap Anda bisa memainkan zoom seperti pada kamera digital umumnya. Sebab, FinePix Real 3D hanya memiliki 3x optical zoom atau setara dengan 35-105 mm. Fungsi zoom tak bisa digunakan ketika mengambil video 3D.

    Layar 3,5 inci di bagian belakang kamera memiliki rasio 1,1 megapiksel. Dengan Auto-stereoscopic Display, Anda bisa langsung mengecek hasil jepretan 3D Anda tanpa kacamata khusus.

    Sayangnya, kamera ini tak dilengkapi dengan Image Stabilization, padahal harga yang ditawarkan cukup tinggi, yakni US$ 450 atau lebih dari Rp 4 juta. Selain itu, kamera ini tak memiliki Autofocus Assist Lamp.

    Salah satu keunggulan kamera FinePix Real 3D adalah Anda dapat dengan cepat mengganti mode 3D ke 2D. Cukup dengan menekan tombol "3D" pada bagian bawah kamera.

    Pada akhirnya foto 3D yang dihasilkan bergantung pada keahlian Anda sendiri. Jika hasilnya belum sesuai harapan, mungkin Anda harus banyak berlatih menggunakan kamera 3D. Jangan mau dibilang kuno karena inilah era kamera 3D.

    POIN PLUS

    - Display Stereoscopic yang bagus
    - Charge coupled device kembar, dua lensa
    - Tangguh dan nyaman digenggam
    - Terdapat pilihan untuk mengubah ke mode 2D

    POIN MINUS

    - Harga masih terlalu tinggi
    - Tak ada Image Stabilization
    - Zoom tak berfungsi saat mengambil video 3D


    DIGITALTRD | CES2011 | FIRMAN

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.