Natal, Microsoft Beri 20 Gigabita Memori Cloud  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemegang saham Nokia yang diperkirakan akan menyetujui penjualan bisnis ponsel untuk Microsoft(19/11). REUTERS/Dado Ruvic

    Pemegang saham Nokia yang diperkirakan akan menyetujui penjualan bisnis ponsel untuk Microsoft(19/11). REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk merayakan Natal, Microsoft memberikan hadiah berupa memori layanan komputasi awan (cloud) SkyDrive sebesar 20 gigabita bagi pengguna Windows Phone. Ini adalah kabar baik, mengingat Microsot tengah mengembangkan ekosistemnya, terutama dalam layanan penyimpanan data.

    Cara tersebut, seperti dilansir dari Venture Beat, Kamis, 26 Desember 2013, juga dinilai cerdas. Selain akan menambah jumlah pengguna, pemberian hadiah sekaligus dapat mempertahankan pengguna. Pemberitahuan mengenai hadiah ini disampaikan lewat surat elektronik. 

    Hadiah tersebut merupakan tambahan kapasitas karena di SkyDrice sudah terdapat memori sebesar 7 gigabita. Microsoft juga sudah memberikan gratis penyimpanan data sebesar 200 gigabita bagi pengguna tablet Surface 2 dan Surface Pro 2. 

    Sayangnya, penyimpanan yang diberikan ini hanya berumur setahun. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup mengklik tautan yang diberikan lewat surat elektronik tersebut sebelum tanggal 31 Januari 2014. (Baca: HP Luncurkan Printer Arsitektur Berbasis Cloud)

    Windows Phone menjadi platform dengan pertumbuhan tertinggi, meski secara kuantitas belum mampu menandingi sistem operasi Android dan iOS. Survei di Eropa menyebutkan sistem operasi ini memiliki pangsa pasar yang cukup baik. Di Inggris, Windows Phone menguasai 12 persen pangsa pasar ponsel cerdas, menyusul di Prancis (10,8), Jerman (9,5), Italia (8,8), dan Spanyol (2,2). 

    Pemberian gratis penyimpanan data sebelumnya juga dilakukan oleh Google. Raksasa mesin pencarian ini menawarkan gratis penyimpanan sbesar 25 gigabita bagi sejumlah ponsel cerdas HTC. Gratis data diberikan secara eksklusif dan memiliki masa berlaku hingga dua tahun.

    Berbeda dari Microsoft, menghadirkan gratis layanan data bukanlah strategi menarik pengguna bagi Google. Sebelumnya mereka juga pernah memberikan fasilitas penyimpanan, yang diberi nama Dropbox. 

    VENTURE BEAT | SATWIKA MOVEMENTI

    Berita Terpopuler:
    Masuk Rutan, Atut Disoraki Para Napi
    Natal, Megawati dan Jokowi Kunjungi Ahok
    Di Rutan, Atut Juga Disuruh Nyanyi
    Jimly: Kemendagri Tak Peduli Demokrasi
    Kader PPI yang Disomasi Ternyata Tim Sukses SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.