5 Tren Teknologi yang Mempengaruhi Konsumen di 2017

Reporter

Editor

Erwin prima

Tren teknologi yang mempengaruhi konsumen di 2017 menurut perusahaan riset GfK. Kredit: GfK

TEMPO.CO, Jakarta - Laporan terbaru Tech Trends oleh perusahaan periset pasar GfK menyoroti lima tren teknologi kunci yang berpotensi untuk memberikan dampak yang signifikan pada kehidupan konsumen tahun ini.

Baca: 10 Tren Teknologi Penguasa CES 2017

“Kami mengamati dari lima tren teridentifikasi, pembayaran melalui ponsel, rumah pintar dan wearables memiliki daya tarik yang signifikan di Asia Tenggara,” kata Karthik Venkatakrishnan, Direktur Regional GfK Asia, Jumat 19 Mei 2017.

“Menyadari bahwa teknologi-teknologi tersebut mendorong tren dan dengan konsumen kini yang semakin terhubung secara digital, sangat penting bagi brand untuk sepenuhnya mengerti proses belanja para pembeli, channel-channel yang menghubungkan merek dengan konsumen dan pengalaman penggunaan teknologi untuk memenangkan konsumen secara efektif,” tambahnya.

Kelima tren tersebut adalah:

1. Pembayaran melalui ponsel

Pembayaran melaui ponsel tengah membuat terobosan besar di Asia Tenggara, seiring dengan aplikasi belanja yang semakin populer. Di Singapura, terdapat 30.000 titik ritel yang menerima pembayaran non-tunai, seperti Apple Pay, Android dan Samsung Pay. Sementara di Indonesia, negara dengan populasi terpadat di Asia Tenggara dengan 250 juta penduduk, sebagian besar penyedia ritel tradisionalnya kini tengah menerapkan wadah e-commerce mereka sendiri.

Sebuah studi GFK, The Connected Asian Consumer, melaporkan bahwa konsumen di Singapura dan Indonesia cukup sering menggunakan aplikasi-aplikasi belanja online (masing-masing mencapai 37 dan 35 persen) sementara aplikasi tersebut paling banyak digunakan di India (54 persen) dan Tiongkok (48 persen) dengan hampir setengah dari populasi menggunakan aplikasi online lebih dari 1 kali dalam seminggu.

2. Rumah pintar (smart home)

Selain TV pintar, terdapat juga penyerapan positif secara global untuk AC digital yang terhubung dengan WIFI, dengan penjualan global mencapai US$ 42 juta di 2016. Di Asia, utamanya adalah Taiwan, diikuti oleh Australia, Selandia Baru, sementara Thailand dan Vietnam juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup besar.

Tiongkok, dengan meledaknya kelas menengah dan ekosistem manufaktur dan teknologi yang kuat akan memimpin dalam adopsi masal atas rumah pintar ini. Jepang adalah pemain kuat yang kedua karena bukan hanya sudah terhitung sebagai salah salah satu dari lima pasar global terkemuka, namun juga mempunyai populasi menua yang akan mendorong berkembangnya solusi kesehatan dan kesejahteraan pintar.

Selain dua pasar utama tersebut, Korea Selatan, Taiwan dan Singapura juga diperkirakan akan berkontribusi besar pada pertumbuhan rumah pintar dengan besarnya proporsi rumah tangga berpendapatan tinggi dan konektivitas data pada negara-negara tersebut.

3. Produk teknologi yang dapat ditempelkan pada tubuh manusia (wearable)

Dalam sebuah studi oleh GfK di 16 negara, sepertiga (33 persen) dari responden mengatakan bahwa mereka melacak atau memonitor kesehatan atau kebugaran mereka melalui aplikasi online atau mobile seperti gelang fitness atau jam pintar. Tiongkok memimpin tren ini dengan 45 persen, diikuti oleh 29 persen di Amerika Serikat dan Brasil, 28 persen di Jerman dan 26 persen di Prancis.

Pasar perangkat wearables ini memperlihatkan pertumbuhan sehat dua digit dengan peningkatan sebesar 45 persen yang mencapai volume penjualan sebanyak 13 juta perangkat dari Januari hingga Desember 2016.

4. Realitas maya dan realitas tertambah (Virtual dan augmented reality – VR/AR)

(Virtual dan augmented reality – VR/AR) akan mulai tumbuh di industri ritel dan industri lainnya seiring kesadaran para pelaku bisnis atas kemampuan teknologi tersebut.

5. Kendaraan pintar (Automomous vehicles)

Kendaraan pintar (Automomous vehicles) sudah mulai diadopsi pasar secara massal.

ERWIN Z






Niagahoster Gandeng Komunitas Tingkatkan Keahlian IT

15 hari lalu

Niagahoster Gandeng Komunitas Tingkatkan Keahlian IT

Niagahoster menggandeng berbagai komunitas IT untuk kembangkan keahlian dan pengetahuan mengenai website dan dunia digital.


Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

26 hari lalu

Mengenali Ciri Pelaku Catfishing atau Penipuan Online Berkedok Asmara

Pelaku penipuan catfishing pasti tidak akan menunjukkan wajah aslinya


Catfishing, Kiat Mencegah Penipuan Media Sosial Berkedok Asmara

26 hari lalu

Catfishing, Kiat Mencegah Penipuan Media Sosial Berkedok Asmara

Catfishing merujuk penipuan online atau daring


Strategi Lintasarta Hadapi Kesenjangan Digital di Indonesia

28 hari lalu

Strategi Lintasarta Hadapi Kesenjangan Digital di Indonesia

Lintasarta ikut serta dalam pembangunan koneksi internet, penyediaan fasilitas satelit komunikasi khususnya di area Indonesia Timur serta penyediaan 150 ribu titik internet yang sudah dimulai sejak 2015.


Menkominfo Johnny G. Plate: Pemerintah Siapkan Akses Internet di 150.000 Fasilitas Umum Daerah 3T

29 September 2022

Menkominfo Johnny G. Plate: Pemerintah Siapkan Akses Internet di 150.000 Fasilitas Umum Daerah 3T

Menkominfo, Johnny G. Plate ungkap bahwa Indonesia ikutserta dalam mencapai konektivitas universal, antara lain siapkan akses internet di daerah 3T.


Beasiswa Bootcamp Digital Skill dari Rumah Amal Salman Bandung, Ini Informasinya

10 September 2022

Beasiswa Bootcamp Digital Skill dari Rumah Amal Salman Bandung, Ini Informasinya

Beasiswa senilai Rp 10 juta per orang ini disediakan bagi para lulusan Teknologi Informasi dari berbagai kampus untuk mencetak talenta digital.


Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

8 September 2022

Aksara Kawi Segera Rilis di Unicode September 2022

Tujuan didaftarkannya aksara Kawi ke Unicode agar bisa masuk dalam standar pengkodean aksara internasional untuk perangkat digital.


Cara BPJS Kesehatan Jalankan Efisiensi Biaya Operasional

8 September 2022

Cara BPJS Kesehatan Jalankan Efisiensi Biaya Operasional

Pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi layanan jadi kunci keberlanjutan proses bisnis BPJS Kesehatan.


Singapura Permudah Pemberian Visa Kerja untuk Profesional

30 Agustus 2022

Singapura Permudah Pemberian Visa Kerja untuk Profesional

Singapura mengumumkan aturan visa kerja baru untuk menarik talenta asing ketika mereka meningkatkan pemulihannya dari pandemi Covid-19.


Cerita Anak Pedagang Kerupuk Raih Beasiswa SEMESTA, Kuliah Gratis dan Digaji

11 Agustus 2022

Cerita Anak Pedagang Kerupuk Raih Beasiswa SEMESTA, Kuliah Gratis dan Digaji

Islam Nurul Yaqin, siswa SMK Plus YSB Suryalaya Tasikmalaya berhasil mendapat beasiswa SEMESTA untuk kuliah di Binus University. Simak kisahnya.