Gerhana Matahari Bikin 4 Satwa Ini Berubah Tingkah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Efek cincin saat berakhirnya gerhana matahari total do Madras, Oregon, 21 Agustus 2017.   Courtesy Aubrey Gemignani/NASA/Handout via REUTERS

    Efek cincin saat berakhirnya gerhana matahari total do Madras, Oregon, 21 Agustus 2017. Courtesy Aubrey Gemignani/NASA/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana matahari ternyata berdampak pada perilaku satwa. Aneh? Memang. Sebab, gerhana matahari seolah-olah memberikan suasana "kejutan" bagi beberapa hewan.

    Apa saja? Berikut daftar hewan yang akan berperilaku aneh saat gerhana matahari datang, seperti dikutip dari laman berita The Verge, Selasa, 22 Agustus 2017:

    Baca: Cerita Prasejarah tentang Gerhana Matahari

    1. Kuda Nil
    Astronom dari University of Cambridge, Paul Murdin, meneliti hewan bertubuh tambun ini saat gerhana matahari melewati Zimbabwe pada 2001. Saat gerhana, ia melihat sekelompok kuda nil menghabiskan waktu sorenya dengan menyelam di sekitar sungai. Anehnya, perilaku tersebut tidak dilakukan hewan pemilik nama latin Hippopotamus amphibius ini pada keesokan harinya.

    2. Serangga
    Boston Society of Natural History, pada 1932, meminta bantuan kepada masyarakat untuk melakukan pengamatan terhadap fenomena alam tersebut. Tak disangka, menurut laporan masyarakat, jangkrik (famili Gryllidae) yang sebelumnya tidak bersuara saat matahari masih bersinar, tiba-tiba bersuara.

    Nyamuk, menurut pengamatan Murdin pada gerhana Zimbabwe 2001, lebih aktif. Sebaliknya, lebah malah dilaporkan tidak beraktivitas layaknya malam hari.

    Baca: Kisah Fotografer Pertama Pemotret Gerhana Matahar

    3. Burung
    Selain kuda nil, nyamuk, Murdin juga melaporkan burung hantu sempat bersuara dan merpati diam saat gerhana matahari total terjadi. Bahkan, burung kuntul kecil (Egretta alba) menghentikan aktivitasnya mencari makan dan kembali ke sarangnya. Ada juga laporan sekelompok burung yang sedang terbang tiba-tiba mendarat bersamaan.

    4. Kelelawar
    Jordan Shroyer, peneliti biologi dari University of Missouri, melaporkan kelelawar langsung aktif ketika matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan saat gerhana terjadi. Dia mengungkap hal tersebut menggunakan alat yang dapat menangkap gelombang ultrasonik dari kelelawar.

    Namun, tampaknya, hal ini terjadi pada kelelawar pemakan serangga. Sebab, pada pengamatan gerhana pada 1991, peneliti Meksiko yang meneliti kelelawar vampir tidak melaporkan adanya aktivitas hewan pengerat tersebut saat gerhana.

    Baca: Kontroversi Planet Nibiru: Tanda Kiamat Setelah Gerhana Matahari?

    Simak artikel menarik lainnya tentang gerhana matahari dan satwa hanya di kanal Tekno Tempo.co.

    THE VERGE | AMRI MAHBUB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.