Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perhutani Parengan Jadi Contoh Pengembangbiakan Rusa

image-gnews
Sejumlah Rusa Timor (Cervus Timorensis) berada di penangkaran milik Pertamina RU VI Balongan, Bumi Patra, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (28/6). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Sejumlah Rusa Timor (Cervus Timorensis) berada di penangkaran milik Pertamina RU VI Balongan, Bumi Patra, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (28/6). ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Iklan

TEMPO.CO, Bojonegoro -  Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan dijadikan pilot project atau percontohan pengembangbiakan rusa (Rusa timorensis). Penangkaran rusa ini berlokasi di Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Malo, Kecamatan Malo, Bojonegoro.

Baca: Berita Viral: Satwa Langka Rusa Putih Tertangkap Kamera
Baca: Heboh, Ilmuwan Temukan Rusa Pemakan Bangkai Manusia

Menurut Administratur KPH Parengan Badarudin, usulan KPH Parengan dijadikan pilot project pemeliharaan dan pengembangbiakan Rusa Jawa diputuskan dalam waktu dekat ini.

Alasannya, selain areal hutan, juga lokasi hutan Parengan yang cocok untuk pengembangbiakan rusa. ”Ya, hutan kita jadi pilot project pengembangan Rusa Jawa," ujarnya pada Tempo, Kamis, 19 Juli 2018.

Secara administratif, KPH Parengan berada di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban. Di antara hutan, ada lokasi penangkaran Rusa Jawa di BKPH Malo.

Penangkaran Rusa Jawa, awalnya hanya memelihara 11 ekor rusa kiriman dari KPH Blitar, KPH Ngawi dan KPH Kudus, pada tahun 2014 silam. Penangkaran Rusa Jawa ini bagian dari kerja sama tiga lembaga, yaitu Perhutani KPH Parengan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan PT Pertamina.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam kurun waktu empat tahun, jumlah Rusa Jawa yang dipelihara bertambah menjadi 49 ekor, dengan rincian 41 ekor ditangkarkan di BKPH Malo dan delapan ekor dirawat di Wisata Prataan, sebuah tempat rekreasi air panas di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. ”Kita kembangkan,” papar Badarudin.

Menurutnya, ke depan akan ada kerja sama dengan Pemerintahan Desa dan komunitas Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Bojonegoro. “Mereka memelihara rusa atas pengawasan Pemerintah Desa,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Seksi II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Jawa Timur di Bojonegoro, Andi Sumarsono, mengatakan bahwa Perhutani KPH Parengan telah berhasil mengembangkan rusa. “Ya, cukup berhasil,” ujarnya saat dihubungi Tempo. Dia menyebut, binatang rusa dilindungi karena hewan endemik di Pulau Jawa, Bali dan Timor.

Andi Sumarsono mengatakan, KPH Parengan sudah punya izin pengedar atau bisa menjual hasil keturunan rusa. Misalnya, KPH telah menjual rusa peliharaannya ke Semen Tuban sebanyak dua ekor. Nantinya, juga akan dilepasliarkan sebanyak empat ekor di Taman Hutan Rakyat R Suryo Malang pada Hari Cinta Satwa pada 5 November 2018. “Kita lepaskan empat ekor di Malang,” imbuhnya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


4 Pekerjanya Tertimbun Tanah Longsor Tebing Sungai, Tambang Pasir di Lumajang Dijanjikan Akan Ditata

12 hari lalu

Sebuah truk tertimbun material longsor di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa, 4 Juni 2024. Tanah longsor yang terjadi di area penambangan pasir tersebut menyebabkan satu orang orang meninggal dunia dan tiga lainnya masih dalam pencarian. ANTARA/Irfan Sumanjaya
4 Pekerjanya Tertimbun Tanah Longsor Tebing Sungai, Tambang Pasir di Lumajang Dijanjikan Akan Ditata

Tanah longsor menimbun tambang pasir terjadi dari tebing di pinggir sungai di kawasan hutan milik Perhutani, Selasa, 4 Juni 2024.


200 Ha Lahan di Tangerang Masuk Plotting Proyek Strategis Nasional PIK 2, 100 Ha di Antaranya, Kawasan Lahan Perhutani dan KKP

33 hari lalu

Persawahan di Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang telah diuruk untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Jumat, 10 Mei 2024. Foto: TEMPO/Ayu Cipta
200 Ha Lahan di Tangerang Masuk Plotting Proyek Strategis Nasional PIK 2, 100 Ha di Antaranya, Kawasan Lahan Perhutani dan KKP

Sekitar 200 hektar tanah di Desa Lontar Kecamatan Kemeri Kabupaten Tangerang, masuk dalam plotting lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK 2


Swasembada Gula dan Bioetanol, Kementerian BUMN Gabungkan Danareksa-Perhutani

47 hari lalu

Pabrik Bioetanol PTPN X di Mojokerto, Jatim. (ANTARA/Eric Ireng.)
Swasembada Gula dan Bioetanol, Kementerian BUMN Gabungkan Danareksa-Perhutani

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan keterlibatan Kementerian BUMN dalam proyek percepatan swasembada gula dan bioetanol.


Petani Desa Pakel Banyuwangi Desak Hakim PT Surabaya Bebaskan 3 Rekan Mereka yang Dikriminalisasi

13 Desember 2023

Peserta aksi mogok makan menuntut pembebasan tiga petani pakel yang ditangkap secara paksa, aksi ini berlangsung di depan Kementerian Agraria dan tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional, Jakarta Selatan, Senin, 20 Februari 2023. Mulai pukul 10:30, massa mulai aktif membentangkan poster tuntutan sampai memajang surat pernyataan dari beberapa elemen yang terlibat. TEMPO/MAGANG/MUHAMMAD FAHRUR ROZI.
Petani Desa Pakel Banyuwangi Desak Hakim PT Surabaya Bebaskan 3 Rekan Mereka yang Dikriminalisasi

Ratusan petani Desa Pakel, Banyuwangi, berunjuk rasa di depan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya di Jalan Sumatera, Surabaya, Rabu, 13 Desember 2023.


22 Remaja Tersesat 6 Jam di Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Berikut Keistimewaan Tempat Ini

20 September 2023

Wisatawan memasuki kawasan Cagar Alam Pananjung, Pangandaran, Jawa Barat, 30 Januari 2016. Hutan yang masih alami, goa alam, pasir putih, dan bunker pertahanan tentara Jepang di masa Perang Dunia II menjadi atraksi wisata edukasi yang menjadi andalan kawasan tersebut. TEMPO/Prima Mulia
22 Remaja Tersesat 6 Jam di Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Berikut Keistimewaan Tempat Ini

22 remaja tersesat 6 jam di Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Jawa Barat. Apa saja keistimewaan tempat ini?


Jokowi Bagikan Ribuan Surat Perhutanan Sosial: Masyarakat Harus Produktif

18 September 2023

Presiden Jokowi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial dan SK Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) pada Senin, 18 September 2023. Penyerahan dilakukan di Indonesia Arena kawasan Gelora Bung Karno dalam acara Puncak Festival LIKE. TEMPO/Yohanes Maharso Joharsoyo
Jokowi Bagikan Ribuan Surat Perhutanan Sosial: Masyarakat Harus Produktif

Jokowi menyerahkan surat keputusan Perhutanan Sosial dan surat keputusan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada perwakilan dari kelompok masyarakat


Hari Ini Jokowi Bagikan SK Perhutanan Sosial, Kelompok Petani Berkumpul di GBK

18 September 2023

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberikan pengarahan seusai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Presiden menyerahkan 41 SK Perhutanan Sosial untuk 20.890 kepala keluarga di Provinsi Riau. ANTARA/Sigid Kurniawan
Hari Ini Jokowi Bagikan SK Perhutanan Sosial, Kelompok Petani Berkumpul di GBK

Kelompok Tani Hutan Nusantara hari ini berkumpul di GBK untuk merespons kebijakan Presiden Jokowi memberikan SK Perhutanan Sosial kepada masyarakat.


Wana Wisata Ranca Upas Dibuka Lagi, Kegiatan Off Road Masih Terlarang

14 Maret 2023

Pita kuning garis polisi membentang di akses menuju rawa gunung dan hutan lindung, di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Ahad,  12 Maret 2023. Pihak pengelola wisata Ranca Upas Eqonique Perhutani Alam Wisata melarang semua bentuk kegiatan trail dan offroad di dalam hutan. TEMPO/Prima Mulia
Wana Wisata Ranca Upas Dibuka Lagi, Kegiatan Off Road Masih Terlarang

Lokasi dan fasilitas Wana Wisata Ranca Upas bisa kembali digunakan secara normal oleh pengunjung l.


Kericuhan Acara Motor Trail di Ranca Upas, IMI Jabar Akui Ada Kesalahan Prosedur

13 Maret 2023

Tangkapan layar video kegiatan motor trail yang dikecam karena merusak lingkungan di Ranca Upas, Kabupaten Bandung, Minggu 5 Maret 2023. Video viral di media sosial.
Kericuhan Acara Motor Trail di Ranca Upas, IMI Jabar Akui Ada Kesalahan Prosedur

Pengurus IMI Jabar meminta penjelasan dua anggotanya yang menjadi COF dan observer dalam kericuhan acara motor trail di Ranca Upas.


Walhi Jawa Barat: Ranca Upas Lebih Cocok untuk Wisata Alam dan Edukasi

9 Maret 2023

Wisatawan memberi makan seekor rusa sebuah wortel saat berkunjung ke area wisata penangkaran rusa di Kampung Cai Ranca Upas, Desa Alamendah, Bandung, Jawa Barat, 14 Maret 2017. Untuk masuk ke Ranca Upas, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp 10.000 dan biaya camping Rp 10.000 per orang. TEMPO/Fardi Bestari
Walhi Jawa Barat: Ranca Upas Lebih Cocok untuk Wisata Alam dan Edukasi

Perhelatan acara komunitas motor trail di Ranca Upas belakangan viral di media sosial setelah menimbulkan kericuhan dan kerusakan lahan bunga Rawa.