Qiscus Kenalkan Layanan Chat untuk Perusahaan

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi in-app messaging Qiscus. Foto: Qiscus Pte Ltd.

    Ilustrasi in-app messaging Qiscus. Foto: Qiscus Pte Ltd.

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan aplikasi chat untuk bisnis, Qiscus, menyediakan Chat Software Development Kit (SDK) guna mendukung kepentingan bisnis bagi para enterprise.

    Baca juga: Smartphone Anda Raib? Coba Cari Pakai 3 Aplikasi Ini

    "Kelebihan dari chat SDK adalah fleksibilitas sistemnya dapat secara bebas mengintegrasikan chat-nya dengan sistem-sistem lain yang mendukung bisnis mereka, seperti chatbot, payment gateway, ataupun CRM," ujar CEO dan Co-Founder Qiscus Delta Purna Widyangga dalam keterangan yang diterima Tempo, Rabu, 25 Juli 2018.

    Industri di Indonesia, kata dia, seperti healthcare atau perbankan, masih terikat aturan yang ketat dalam penggunaan server on-cloud. Hal tersebut, menurut Delta, menghambat implementasi software, yang umumnya menggunakan cloud server ke dalam bisnis mereka.

    Baca juga: Ini Aplikasi AR untuk Menghibur Anak Penderita Kanker

    Dengan SDK, perusahaan dapat membuat chat menggunakan server sendiri. "Kami menawarkan solusi on-premise deployment yang tidak dimiliki oleh penyedia chat SDK lain," ujarnya.

    Saat ini, SDK telah melayani lebih dari 300 bisnis di 15 negara di seluruh dunia. Penggunaan aplikasi messaging terus meningkat dari tahun ke tahun. Data dari We Are Social menyebutkan, pada 2018, aplikasi messaging menempati urutan tiga teratas dengan pengguna terbanyak di dunia setelah aplikasi media sosial Facebook dan YouTube.

    "Keberadaan software engineer Qiscus di Indonesia juga menjadi keuntungan tersendiri karena lebih mudah melakukan integrasi dan dibantu oleh para ahli di bidang teknologi komunikasi real time," ucap Delta. "Para engineer kami mendedikasikan diri tidak hanya pengembangan produk, tapi juga layanan proses integrasi di sisi konsumen."

    Baca juga: Ribuan Aplikasi Android Bisa Akses Kamera dan Mikrofon Tanpa Izin

    Sedangkan Wall Street Journal menyebutkan rata-rata pengguna Internet di Indonesia menginstal 4,2 aplikasi messaging di telepon selulernya. Selain itu, sebagai konsumen, mereka lebih memilih menggunakan chat dibanding saluran komunikasi lain.

    Kehadiran chat SDK dari Qiscus diharapkan dapat menjadi solusi strategis bagi bisnis dalam melakukan ekspansi. Ke depan, Delta menambahkan, Qiscus akan terus melakukan peningkatan layanan, khususnya aspek skalabilitas, untuk menjangkau pasar enterprise yang melakukan digitalisasi.

    Baca juga: Ini 4 Aplikasi Nyeleneh di Play Store: Santet hingga Pelet

    Simak kabar terbaru dari Qiscus hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.