Mayoritas Warga Rusia Tak Percaya NASA Mendarat di Bulan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang disiarkan Reuters hari ini (14/7) memperlihatkan astronot Edwin E. Aldrin Jr. melakukan aktivitas di bulan  pada Juli 1969. 21 Juli nanti adalah peringatan 40 tahun pendaratan pertama di bulan. Foto: REUTERS/Handout

    Foto yang disiarkan Reuters hari ini (14/7) memperlihatkan astronot Edwin E. Aldrin Jr. melakukan aktivitas di bulan pada Juli 1969. 21 Juli nanti adalah peringatan 40 tahun pendaratan pertama di bulan. Foto: REUTERS/Handout

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah jajak penapat yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Opini Publik Rusia atau biasa disebut Rusia VCIOM mengungkap bahwa 57 persen warga Rusia tidak mempercayai bahwa misi Lembaga Antariksa Amerika, NASA, pernah mendarat di Bulan, sebagaimana dilansir laman Sputnik News, 27 Juli 2017.

    Baca: NASA Luncurkan Misi Menyentuh Matahari pada Awal Agustus
    Baca: Iker Casillas Tak Percaya NASA Pernah ke Bulan, Ini Alasannya

    Misi NASA yang dikenal sebagai program Apollo dilakukan mulai Juli 1969. Hal tersebut telah menarik banyak perhatian di kalangan ahli teori konspirasi yang menyatakan bahwa hal itu tipuan.

    Jajak pendapat tersebut melibatkan 2.000 responden dewasa acak di seluruh Rusia, dan menemukan bahwa hanya 24 persen dari mereka yang disurvei percaya bahwa astronot Amerika mendarat di bulan, 19 persen lainnya mengatakan itu sulit untuk dijawab. 69 persen dari mereka memiliki pendidikan menengah dan 63 persen dari mereka memiliki pendidikan teknis sekunder.

    Hasil jajak pendapat mengatakan mereka tidak percaya pendaratan itu terjadi. Sedangkan 49 persen dari mereka yang memiliki pendidikan tinggi mengatakan mereka tidak percaya bahwa pendaratan itu terjadi.

    Pendaratan tersebut diyakini warga Rusia dipalsukan oleh pemerintah Amerika, mulai dari video, foto dan bukti material lain mengenai ekspedisi 1969.

    Jajak pendapat tersebut berfokus pada kepercayaan warga dalam komunitas ilmiah, juga termasuk pertanyaan lain tentang tema yang sama. Misalnya, 18 persen responden mengatakan bahwa mereka percaya bahwa alien telah mengunjungi Bumi, tapi pihak berwenang menyembunyikan informasi ini dari publik. Sedang 27 persen mengatakan alien telah mengunjungi Bumi, tapi tetap tersembunyi bagi umat manusia.

    Sementara 42 persen mengatakan bahwa pengunjung dari peradaban ekstraterestrial tidak pernah mengunjungi Bumi, atau tidak ada. sedangkan 13 persen merasa sulit untuk menjawab pertanyaan itu.

    Para pendukung konspirasi telah menunjukkan keanehan dalam foto dan film, masalah mekanis, data yang hilang, batasan teknologi, serta kematian mendadak misterius dari sejumlah astronot dan anggota program Apollo. Namun, NASA menerbitkan lembar fakta pada tahun 1977 dan 2001 membongkar banyak klaim ini.

    Simak artikel menarik lainnya tentang penelitian warga Rusia yang tidak percaya NASA pernah mendarat di bulan

    SPUTNIK NEWS | RT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.